logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

11 Manfaat Bermain Game yang Tidak Boleh Disepelekan

open-summary

Berbagai manfaat bermain game di antaranya meningkatkan daya ingat, meredakan gejala trauma, mengasah kemampuan sosialisasi, hingga memotivasi anak untuk olahraga.


close-summary

3.75

(4)

2 Apr 2020

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Manfaat bermain game

Manfaat bermain game lebih dari sekadar menghilangkan kebosanan.

Table of Content

  • Manfaat bermain game untuk kesehatan
  • Bahaya bermain game terlalu berlebihan
  • Catatan dari SehatQ:

Selama ini, banyak orang yang meremehkan manfaat bermain game. Padahal, banyak studi yang telah membuktikan sederet manfaatnya untuk kesehatan.

Advertisement

Mulai dari meningkatkan kemampuan mengingat, meredakan rasa nyeri, membantu anak dengan disleksia untuk membaca, hingga meredakan gejala trauma. Berbagai dampak positif game ini tentunya tidak boleh diremehkan.

Manfaat bermain game untuk kesehatan

Kebosanan mungkin menjadi salah satu alasan terbesar masyarakat untuk bermain game. Selain itu, masih ada banyak dampak positif game online yang bisa didapatkan, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Berikut adalah penjelasan lengkap yang bisa Anda simak.

1. Meningkatkan kemampuan mengingat

Main game
Manfaat main game bisa membantu mengingat

Manfaat bermain game yang pertama adalah meningkatkan kemampuan mengingat. Dalam sebuah riset yang dirilis di The Journal of Neuroscience, para peneliti di California, Amerika Serikat meminta 69 partisipan untuk bermain game.

Di sini, game yang dimainkan cukup spesifik, yakni dengan genre 3D seperti game Mario Bros. Para partisipan kemudian secara rutin memainkan game itu selama 3 minggu.

Setelah masa uji coba selesai, mereka diminta untuk melakukan sebuah ujian. Hasilnya, mereka yang main game 3D lebih pandai dalam mengingat, dibandingkan dengan yang tidak main game sama sekali.

Fungsi game ini dipercaya dapat membantu anak yang kesulitan mengingat untuk bisa menghilangkan sifat pelupanya.

2. Meredakan nyeri

Sebuah studi yang dipresentasikan di dalam konferensi American Pain Society pada tahun 2010 menyatakan manfaat bermain game yang dapat menjadi “obat” pereda nyeri, terutama game dengan genre virtual reality. Dalam riset itu, tidak hanya rasa sakit yang bisa diredakan, tapi juga rasa cemas.

Fokus dari riset itu adalah mengalihkan pikiran para pasien dari rasa sakitnya. Dengan melihat berbagai macam visualisasi yang beragam di dalam game, mereka seakan lupa dengan rasa sakitnya.

3. Membantu anak dengan disleksia untuk membaca

Main game
Manfaat main game untuk anak disleksia

Disleksia adalah kondisi medis yang membuat anak-anak kesulitan dalam belajar, terutama membaca dan menulis.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Current Biology menjelaskan bahwa game untuk anak dapat membantu anak-anak dengan disleksia untuk membaca lebih baik.

Para peneliti yakin bahwa setiap gerakan intens yang ada di dalam video game, bisa membantu anak dengan disleksia meningkatkan rentang perhatian mereka.

Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk membuktikan dampak positif bermain game dalam menolong anak dengan disleksia.

4. Meredakan gejala trauma

Tidak semua game dalam daftar manfaat main game ini harus mahal dan modern. Buktinya, game Tetris yang kuno itu juga memiliki manfaatnya tersendiri, yakni meredakan gejala trauma.

Hal ini dibuktikan lewat sebuah rumah sakit di Oxford, Inggris. Kala itu, beberapa pasien kecelakaan lalu lintas diminta untuk bermain game Tetris selama 20 menit.

Hasilnya, mereka berhasil meredakan gejala trauma dan bisa melupakan sedikit demi sedikit kecelakaan yang dialami hingga 62 persen.

5. Meningkatkan kepandaian

Sebuah studi yang dirilis dalam PLoS ONE pada tahun 2013, menyatakan bahwa manfaat bermain game bisa meningkatkan kepandaian.

Para peneliti dalam studi itu meminta 5 grup yang terdiri dari beberapa partisipan. Mereka pun bermain game di ponsel selama 1 jam setiap harinya. Riset ini berlangsung 4 minggu.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa setiap game yang dimainkan, bisa meningkatkan fungsi kognitif para partisipan. Hal ini dibuktikan lewat ujian dan tes mengingat.

6. Meningkatkan kesehatan otak

Manfaat bermain game yang terakhir adalah meningkatkan kesehatan otak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry, menemukan bahwa manfaat bermain game dapat meningkatkan beberapa ukuran wilayah di otak.

Khususnya pada bagian otak yang bertanggung jawab dalam orientasi spasial, pembentukan memori, perencanaan strategis, dan keterampilan motorik halus.

Para responden di dalam penelitian itu diminta untuk main game selama 30 menit per harinya. Saat mereka main game, mereka diawasi lewat mesin magnetic resonance imaging (MRI).

Tidak main-main, mesin MRI menunjukkan adanya beberapa peningkatan di hippocampus kanan, korteks prefrontal kanan, dan otak kecil.

7. Meningkatkan minat baca anak

Dilansir dari Understood, ternyata game untuk anak dipercaya bisa meningkatkan minat baca mereka, meskipun tidak terlalu signifikan.

Sejumlah peneliti percaya bahwa hal ini terjadi karena anak-anak harus membaca instruksi saat sedang bermain game. Dampak positif bermain game ini tentu dapat berguna bagi anak-anak yang minat bacanya rendah.

Namun ingat, bukan berarti video game dapat menjadi pengganti buku. Sebab, buku tetap menjadi media utama bagi anak untuk membaca.

8. Mengasah kemampuan untuk menyelesaikan masalah

Dampak positif game online yang alur ceritanya susah dipecahkan akan menuntut anak untuk mengasah kemampuannya dalam menyelesaikan masalah.

Sejumlah ahli percaya bahwa manfaat game online seperti ini akan bisa meningkatkan kemampuan berencana, mengorganisasi, dan berpikir secara fleksibel.

Namun, belum ada studi yang bisa membuktikan bahwa manfaat game untuk anak ini dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan nyata.

9. Mengasah kemampuan sosialisasinya

Salah satu dampak positif game online yang tak boleh diremehkan adalah meningkatkan kemampuan sosialisasi anak.

Ada kalanya anak merasa malu untuk bersosialisasi di dunia nyata. Untuk mengasah kemampuan bersosialisasinya, bermain game online dapat memperkenalkannya dengan banyak teman baru.

Dampak positif dari game online ini dapat dirasakan saat anak berinteraksi dengan teman-teman dunia mayanya.

Di dunia nyata, game pun kadang menjadi perbincangan hangat sehingga, anak memiliki topik yang bisa ia bahas dengan teman-temannya.

Namun ingat, jika anak sedang berinteraksi dengan teman dunia mayanya, ada baiknya Anda tetap mengawasinya. Hal ini dilakukan agar anak aman dari bahaya orang-orang yang ingin berniat jahat.

10. Memotivasi anak untuk olahraga

Dampak positif bermain game online selanjutnya adalah memotivasi anak untuk olahraga. Sebab, beberapa game olahraga dapat dimainkan bersama teman-temannya.

Beberapa permainan olahraga, seperti FIFA hingga NBA, dapat menunjukkan berbagai gerakan olahraga pada anak. Dilansir dari situs Parents, hal ini bisa memotivasi anak untuk mencoba berbagai gerakan olahraga tersebut di dunia nyata.

Dengan meningkatnya motivasi untuk beraktivitas fisik, kesehatan anak diharapkan dapat terjaga. 

11. Meningkatkan kemampuan multi-tasking

Jangan salah, ternyata manfaat bermain game online dianggap bisa meningkatkan kemampuan multi-tasking anak, terutama game yang mengharuskan si kecil berkompetisi sambil mencari barang-barang tertentu di dalamnya.

Sebuah studi di dalam jurnal Nature Reviews Neuroscience menjelaskan, manfaat bermain game online ini bisa membantu anak untuk mengasah kemampuan multi-tasking atau melakukan banyak hal dalam satu waktu.

Bahaya bermain game terlalu berlebihan

Meskipun ada banyak manfaat bermain game yang positif, orangtua juga perlu membatasi waktu bermain game pada anak. Jika si kecil dibiarkan bermain berlebihan, ia dapat mengalami kecanduan.

Selain itu, dikutip dari Kids Health, terdapat beberapa bahaya bermain game berlebihan yang perlu diwaspadai, meliputi:

  • Jarang berolahraga karena terlalu asyik bermain game
  • Obesitas (berat badan berlebihan) karena jarang beraktivitas fisik
  • Terganggunya hubungan sosial dengan teman
  • Terganggunya nilai akademis dan fungsi kognitif yang lebih buruh di sekolah jika jarang belajar akibat game
  • Bersikap agresif akibat bermain game yang mengandung unsur kekerasan.

Maka dari itu, orangtua perlu membantu anak untuk memilih game apa yang baik untuk mereka serta membatasi waktu bermainnya.

Baca Juga

  • Manipulasi Adalah Taktik Mendominasi Secara Psikologis, Deteksi 9 Jurusnya
  • Satu Pesawat dengan Kasus Positif Covid-19, Tim Indonesia Batal Bertanding di All England
  • 10 Cara Mengatasi Ngantuk saat Belajar yang Patut Dicoba

Catatan dari SehatQ:

Meskipun terdapat banyak manfaat bermain game, orangtua disarankan untuk tetap membatasi jam bermain game untuk anak-anak. Sebab, apa pun yang dilakukan secara berlebihan dapat menimbulkan kerugian. 

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

kesehatan mentalkecanduan main gamecovid-19

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved