Berbagai Manfaat Bermain Game untuk Cegah Virus Corona

Manfaat bermain game untuk cegah virus corona sangatlah banyak.
Manfaat bermain game selama virus corona tidak hanya sekadar "membunuh" kebosanan.

Selama ini, tidak sedikit masyarakat yang meremehkan manfaat bermain game. Padahal, banyak studi yang telah membuktikan sederet manfaat bermain game untuk kesehatan.

Terutama di tengah peliknya pandemi virus corona atau Covid-19. Bermain game bisa menjadi motivasi untuk tetap berada di rumah rumah, untuk memutus rantai penularan virus corona atau Covid-19.

Badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) dan beberapa perusahaan video game dunia, menggaungkan tagar #PlayApartTogether supaya masyarakat mau melakukan physical distancing dan bermain video game kesukaan mereka. Hal ini dilakukan guna mencegah meningkatnya penyebaran virus corona.

Manfaat bermain game untuk kesehatan

Kebosanan menjadi “musuh” terbesar masyarakat, yang harus tinggal di rumah guna mencegah penularan virus corona. Untungnya, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk membunuh kebosanan. Salah satunya bermain game.

Jangan salah, manfaat bermain game untuk kesehatan, sangatlah banyak. Kalau tidak percaya, pahamilah penjelasannya ini.

1. Meningkatkan kemampuan mengingat

Main game
Manfaat main game bisa membantu mengingat

Manfaat bermain game yang pertama adalah meningkatkan kemampuan mengingat. Dalam sebuah riset yang dirilis di The Journal of Neuroscience, para peneliti di California, Amerika Serikat meminta 69 partisipan untuk bermain game.

Di sini, game yang dimainkan cukup spesifik, yakni dengan genre 3D seperti game Mario Bros. Para partisipan kemudian secara rutin memainkan game itu selama 3 minggu.

Setelah masa uji coba selesai, mereka diminta untuk melakukan sebuah ujian. Hasilnya, mereka yang main game 3D lebih pandai dalam mengingat, dibandingkan dengan yang tidak main game sama sekali.

2. Meredakan nyeri

Sebuah penelitian yang dirilis tahun 2010 menyatakan manfaat bermain game yang dapat menjadi “obat” pereda nyeri, terutama game dengan genre virtual reality. Dalam riset itu, tidak hanya rasa sakit yang bisa diredakan, tapi juga rasa cemas.

Fokus dari riset itu adalah “mengalihkan” pikiran para pasien, dari rasa sakitnya. Dengan melihat berbagai macam visualisasi yang beragam di dalam game, mereka seakan “lupa” dengan rasa sakit.

3. Membantu anak dengan disleksia untuk membaca

Main game
Manfaat main game untuk anak disleksia

Disleksia adalah kondisi medis yang membuat anak-anak kesulitan dalam belajar, terutama membaca dan menulis. Ternyata, sebuah penlitian berhasil membuktikan bahwa manfaat bermain game dapat membantu anak-anak dengan disleksia untuk membaca lebih baik!

Para peneliti yakin, setiap gerakan intens yang ada di dalam video game, bisa membantu anak dengan disleksia meningkatkan rentang perhatian mereka.

Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk membuktikan kemampuan video game dalam menolong anak dengan disleksia.

4. Meredakan gejala trauma

Tidak semua game di daftar manfaat bermain video game ini harus “mahal” dan modern. Buktinya, game Tetris yang kuno itu juga memiliki manfaatnya tersendiri, yakni meredakan gejala trauma.

Hal ini dibuktikan lewat sebuah rumah sakit di Oxford, Inggris. Kala itu, beberapa pasien kecelakaan lalu lintas diminta untuk bermain game Tetris selama 20 menit. Hasilnya, mereka berhasil meredakan gejala trauma dan bisa melupakan sedikit demi sedikit kecelakaan yang dialami, hingga 62%.

5. Meningkatkan kepandaian

Sebuah studi yang dirilis dalam PLoS ONE pada tahun 2013, berani menyatakan bahwa manfaat bermain game bisa meningkatkan kepandaian.

Para peneliti dalam studi itu meminta 5 grup yang terdiri dari beberapa partisipan. Mereka pun bermain game di ponsel selama 1 jam setiap harinya. Riset ini berlangsung 4 minggu.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa setiap game yang dimainkan, bisa meningkatkan fungsi kognitif para partisipan. Hal ini dibuktikan lewat ujian dan tes mengingat.

6. Meningkatkan kesehatan otak

Manfaat bermain game yang terakhir adalah meningkatkan kesehatan otak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry, menemukan bahwa manfaat bermain game dapat meningkatkan beberapa ukuran wilayah di otak, khususnya bagian otak yang bertanggung jawab dalam orientasi spasial, pembentukan memori, perencanaan strategis, dan keterampilan motorik halus.

Para responden di dalam penelitian itu diminta untuk main game selama 30 menit per harinya. Saat mereka main game, mereka diawasi lewat mesin magnetic resonance imaging (MRI).

Tidak main-main, mesin MRI menunjukkan adanya beberapa peningkatan di hippocampus kanan, korteks prefrontal kanan, dan otak kecil.

Virus corona

Gejala flu biasa dan virus corona tidak sama, kenali perbedaannya ini.

Ingin tes virus corona? Ketahui dulu prosedurnya ini.

Apa benar obat HIV bisa sembuhkan pasien virus corona? Ketahui jawabannya di sini.

Risiko bermain game terlalu lama

Apapun yang berlebihan, bisa menimbulkan kerugian. Sama halnya dengan main game. Walaupun disarankan untuk tinggal di rumah dan bermain game, untuk mencegah virus corona, bukan berarti Anda boleh bermain game terus-terusan.

Carilah aktivitas seru lainnya yang bisa menghilangkan kebosanan di dalam rumah, seperti berolahraga di depan televisi. Sebab, tanpa olahraga dan aktivitas fisik, Anda berisiko mengalami obesitas, apalagi kalau cuma main game dan makan terus-menerus.

Bermain game terlalu banyak juga bisa membuat Anda menjadi antisosial alias ansos. Di masa pandemi virus corona ini, Anda tetap disarankan untuk bertegur sapa dengan keluarga dan teman-teman, walaupun hanya lewat teknologi Internet.

Catatan dari SehatQ:

Walaupun WHO telah menyarankan Anda untuk bermain game selama di dalam rumah, bukan berarti Anda bisa menjadikannya alasan untuk malas-malasan. Ingat, gaya hidup yang sehat juga menjadi kunci dari pencegahan virus corona. Tetaplah aktif dan menggerakkan tubuh, untuk mencegah berbagai macam penyakit datang.

Digital Trends. https://www.digitaltrends.com/gaming/who-video-games-playaparttogether/
Diakses pada 2 April 2020

Science Alert. https://www.sciencealert.com/6-scientific-benefits-of-playing-videogames
Diakses pada 2 April 2020

Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/video-gaming.html
Diakses pada 2 April 2020

Artikel Terkait