Hati-hati Inilah 7 Penyebab Dada Terasa Sesak Selain Penyakit Jantung!

Dada terasa sesak juga dapat disebabkan karena kecemasan dan depresi
Sejumlah kondisi kesehatan fisik dan mental, bisa mengakibatkan dada Anda terasa sesak.

Dada yang terasa berat, dan tidak nyaman dapat digambarkan sebagai sesak napas. Gejala lain yang mungkin terjadi pada dada Anda ketika terasa sesak yaitu sakit, sensasi terbakar atau tertusuk, dan seperti ditindih atau remuk.

Dada terasa sesak dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan mental dan fisik. Sebagian besar orang menganggap masalah dada sesak disebabkan oleh penyakit jantung. Akan tetapi, hal tersebut tidaklah selalu benar. Sebab, kondisi tersebut dapat pula disebabkan oleh hal lainnya.

[[artikel-terkait]]

7 Penyebab dada terasa sesak

Dada sesak biasanya terjadi bersama dengan sesak napas. Berikut ini penyebab dada terasa sesak yang harus Anda ketahui.

1. Kecemasan

Kecemasan merupakan gangguan kesehatan mental yang dapat menyebabkan Anda merasa gelisah, tegang, dan khawatir. Selain itu, kondisi ini dapat pula menyebabkan banyak gejala fisik.

Dada terasa sesak adalah salah satu gejala kecemasan. Adapun gejala lainnya yang dapat terjadi secara bersamaan, yaitu:

  • Sesak napas
  • Napas cepat
  • Pusing
  • Berkeringat
  • Badan gemetar
  • Jantung berdebar
  • Kegugupan
  • Ketegangan otot

Hal tersebut dapat berlangsung selama 10-20 menit. Kecemasan akan semakin parah bila Anda mengalami serangan panik. Jika belum pernah mengalami serangan panik sebelumnya, maka Anda mungkin akan keliru menganggapnya sebagai serangan jantung.

Oleh sebab itu, Anda harus menenangkan diri Anda jika hal ini terjadi.

2. Depresi

Dada terasa sesak dapat pula disebabkan oleh depresi. Jika mengalami depresi, Anda dapat mengalami gejala fisik karena depresi dapat mempengaruhi seseorang untuk merasakan sakit.

Berdasarkan suatu teori, depresi memengaruhi neurotransmitter yang dapat mengatur suasana hati dan rasa sakit.

Peningkatan stres yang dirasakan selama mengalami depresi, juga dapat membuat Anda merasa sesak dada. Adapun tanda dari depresi yaitu, putus asa, merasa bersalah atau tidak berharga, dan rasa sakit yang sulit dijelaskan.

3. GERD

Penyakit refluks asam lambung atau sering disebut GERD terjadi ketika asam lambung bergerak kembali dari lambung ke kerongkongan (tabung yang menghubungkan mulut dan perut). GERD lebih dikenal dengan istilah asam lambung naik.

Sebagian besar orang pernah mengalami asam lambung naik. Naiknya asam lambung dapat membuat dada Anda terasa sesak. Tak hanya itu, GERD juga dapat menimbulkan gejala lain yang meliputi:

  • Kesulitan menelan
  • Seperti ada benjolan di tenggorokan
  • Dada sakit
  • Sensasi terbakar di dada

Gejala-gejala ini dapat terjadi satu atau dua minggu sekali. Anda dapat mengatasi GERD dengan obat-obatan yang dijual bebas, dan menjalani gaya hidup sehat. Jika GERD berangsur memburuk, segera periksakan diri Anda ke dokter.

4. Ketegangan otot

Sesak dada dapat disebabkan oleh ketegangan otot, terutama otot-otot interkostal. Ketegangan otot biasanya terjadi ketika Anda meregangkan dan menarik otot tersebut, sehingga menekan tulang rusuk. Selain sesak dada, gejala lain yang dapat timbul bersamaan yaitu:

  • Nyeri
  • Pembengkakan
  • Sulit bernapas

Sebelum memeriksakan diri ke dokter, Anda dapat melakukan terapi fisik di rumah. Ketegangan otot akan sembuh dalam beberapa waktu. Namun, untuk mempercepat proses penyembuhan, Anda harus mengurangi stres.

5. Angina

Angina terjadi ketika otot jantung tidak mendapat cukup darah, sehingga menyebabkan dada terasa sesak. Ini merupakan gejala dari penyakit arteri koroner.

Tak hanya menyebabkan dada terasa sesak, angin juga dapat menyebabkan nyeri di leher, bahu, rahang, punggung, dan lengan.

6. Pneumotoraks

Pneumotoraks terjadi ketika salah satu paru-paru Anda kolaps, sehingga udara bocor ke ruang antara paru-paru, dan dinding dada. Kondisi tersebut dapat membuat Anda merasa sesak dan nyeri dada.

Selain itu, kondisi ini dapat pula membuat Anda mengalami sesak napas. Sebagian besar pneumotoraks disebabkan oleh cedera dada traumatis, meski juga bisa dipicu oleh kerusakan akibat penyakit tertentu.

7. Emboli paru

Dada yang terasa sesak dapat pula disebabkan oleh emboli paru. Kondisi ini terjadi ketika adanya penyumbatan di arteri paru-paru.

Penyumbatan tersebut biasanya berupa gumpalan darah, dan dapat mengancam keselamatan jiwa Anda. Tak hanya menyebabkan dada sesak, emboli paru juga dapat mengakibatkan:

  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat
  • Pusing
  • Sakit dan bengkak pada kaki
  • Demam
  • Berkeringat

Ketika dada terasa sesak, akan lebih baik bila Anda memeriksakan diri ke dokter. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keadaan Anda baik-baik saja, dan mencari penyebab dada sesak yang Anda rasakan.

Healthline. https://www.healthline.com/health/tight-chest#other-conditions
Diakses pada 14 Mei 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324537.php
Diakses pada 14 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed