Inilah Penyebab Dada Sesak dan Terasa Berat Selain Penyakit Jantung!

(0)
08 Oct 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Dada sesak dan terasa berat bisa disebabkan oleh kecemasanSejumlah kondisi kesehatan fisik dan mental, bisa mengakibatkan dada Anda terasa sesak
Dada terasa berat dan tidak nyaman merupakan gambaran kondisi sesak napas. Gejala lain yang mungkin terjadi pada dada Anda ketika terasa sesak yaitu sakit, sensasi terbakar atau tertusuk, dan seperti ditindih atau remuk.Dada sesak dan terasa berat dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan mental dan fisik. Umumnya, kondisi dada terasa berat dan sesak dikaitkan sebagai gejala serangan jantung. Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba. Bahkan sebagian orang mengalami kematian akibat serangan jantung yang tak tertolong.Tak hanya serangan jantung saja, dada terasa berat juga dikaitkan dengan penyakit jantung lainnya. Akan tetapi, hal tersebut tidaklah selalu benar. Sebab, kondisi tersebut dapat pula disebabkan oleh masalah kesehatan lain. Apa saja, ya?[[artikel-terkait]]

8 Penyebab dada terasa sesak

Dada sesak biasanya terjadi bersama dengan sesak napas. Berikut ini penyebab dada terasa sesak yang harus Anda ketahui.

1. Kecemasan

Kecemasan merupakan gangguan kesehatan mental yang dapat menyebabkan Anda merasa gelisah, tegang, dan khawatir. Selain itu, kondisi ini dapat pula menyebabkan banyak gejala fisik.Dada terasa sesak adalah salah satu gejala kecemasan. Adapun gejala lainnya yang dapat terjadi secara bersamaan, yaitu:
  • Sesak napas
  • Napas cepat
  • Pusing
  • Berkeringat
  • Badan gemetar
  • Jantung berdebar
  • Kegugupan
  • Ketegangan otot
Hal tersebut dapat berlangsung selama 10-20 menit. Kecemasan akan semakin parah bila Anda mengalami serangan panik. Jika belum pernah mengalami serangan panik sebelumnya, maka Anda mungkin akan keliru menganggapnya sebagai serangan jantung.Oleh sebab itu, Anda harus menenangkan diri Anda jika hal ini terjadi.

2. Depresi

Salah satu penyebab dada terasa berat dan sesak adalah depresi
Depresi dapat menimbulkan gejala fisik berupa dada terasa berat dan sesak
Dada terasa sesak dapat pula disebabkan oleh depresi. Jika mengalami depresi, Anda dapat mengalami gejala fisik karena depresi dapat mempengaruhi seseorang untuk merasakan sakit.Berdasarkan suatu teori, depresi memengaruhi neurotransmitter yang dapat mengatur suasana hati dan rasa sakit.Peningkatan stres yang dirasakan selama mengalami depresi, juga dapat membuat Anda merasa sesak dada. Adapun tanda dari depresi yaitu, putus asa, merasa bersalah atau tidak berharga, dan rasa sakit yang sulit dijelaskan.

3. GERD

Penyakit refluks asam lambung atau sering disebut GERD terjadi ketika asam lambung bergerak kembali dari lambung ke kerongkongan (tabung yang menghubungkan mulut dan perut). GERD lebih dikenal dengan istilah asam lambung naik.Sebagian besar orang pernah mengalami asam lambung naik. Naiknya asam lambung dapat membuat dada Anda terasa sesak. Tak hanya itu, GERD juga dapat menimbulkan gejala lain yang meliputi:
  • Rasa nyeri di dada
  • Kesulitan menelan
  • Seperti ada benjolan di tenggorokan
  • Sensasi terbakar di dada
Gejala-gejala ini dapat terjadi satu atau dua minggu sekali. Anda dapat mengatasi GERD dengan obat-obatan yang dijual bebas, dan menjalani gaya hidup sehat. Jika GERD berangsur memburuk, segera periksakan diri Anda ke dokter.

4. Ketegangan otot

Sesak dada dapat disebabkan oleh ketegangan otot, terutama otot-otot interkostal. Ketegangan otot biasanya terjadi ketika Anda meregangkan dan menarik otot tersebut, sehingga menekan tulang rusuk.Kondisi ini dapat terjadi ketika Anda melakukan aktivitas fisik berat. Selain sesak dada, gejala lain yang dapat timbul bersamaan yaitu:
  • Nyeri
  • Pembengkakan
  • Sulit bernapas
Sebelum memeriksakan diri ke dokter, Anda dapat melakukan terapi fisik di rumah. Ketegangan otot akan sembuh dalam beberapa waktu. Namun, untuk mempercepat proses penyembuhan, Anda harus mengurangi stres.

5. Angina

Angina terjadi ketika otot jantung tidak mendapat cukup darah, sehingga menyebabkan dada terasa sesak. Ini merupakan gejala dari penyakit arteri koroner.Tak hanya menyebabkan dada terasa sesak, angin juga dapat menyebabkan nyeri di leher, bahu, rahang, punggung, dan lengan.

6. Pneumotoraks

Pneumotoraks terjadi ketika salah satu paru-paru Anda kolaps, sehingga udara bocor ke ruang antara paru-paru, dan dinding dada. Kondisi tersebut dapat membuat Anda merasa sesak dan nyeri dada.Selain itu, kondisi ini dapat pula membuat Anda mengalami sesak napas. Sebagian besar pneumotoraks disebabkan oleh cedera dada traumatis, meski juga bisa dipicu oleh kerusakan akibat penyakit tertentu.

7. Emboli paru

Dada yang terasa sesak dapat pula disebabkan oleh emboli paru. Kondisi ini terjadi ketika adanya penyumbatan di arteri paru-paru.Penyumbatan tersebut biasanya berupa gumpalan darah, dan dapat mengancam keselamatan jiwa Anda. Tak hanya menyebabkan dada sesak, emboli paru juga dapat mengakibatkan:
  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat
  • Pusing
  • Sakit dan bengkak pada kaki
  • Demam
  • Berkeringat

8. Pneumonia

Pneumonia bisa menyebabkan dada terasa berat dan sesak
Pneumonia dapat menyebabkan dada terasa berat dan sesak
Pneumonia merupakan infeksi paru yang dapat menyebabkan nyeri dan sesak pada dada. Ini terjadi akibat peradangan pada kantong udara di salah satu atau kedua paru-paru yang dipenuhi oleh cairan atau nanah. Bakteri, virus, dan jamur menjadi penyebab pneumonia. Adapun gejala pneumonia lain yang mungkin Anda rasakan, antara lain:
  • Demam
  • Kedinginan
  • Batuk parah
  • Batuk bernanah

Dada terasa berat, kapan harus ke dokter?

Ada begitu banyak penyebab dada terasa berat dan sesak. Namun, Anda harus segera ke dokter jika mencurigai bahwa gejala yang Anda rasakan merupakan serangan jantung, yaitu:
  • Dada terasa sakit dan nyeri
  • Nyeri dada kiri seperti diremas
  • Rasa terbakar di dalam dada
  • Nyeri dada yang berlangsung selama beberapa menit
  • Nyeri terus-menerus di area dada bagian tengah
  • Nyeri menjalar ke bagian tubuh yang lain
  • Keringat dingin
  • Mual
  • Kesulitan bernapas 

Cara mencegah dada terasa berat

Dada terasa berat dan sesak tidak bisa dianggap sepele karena bisa menjadi gejala adanya masalah kesehatan. Namun, ada sejumlah cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya dada sesak dan terasa berat dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Berikut ini cara mencegah dada terasa berat yang dapat Anda lakukan di rumah:
  • Aktif bergerak dengan olahraga secara rutin
  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang
  • Cukup istirahat
  • Menurunkan berat badan dengan diet sehat bila Anda termasuk obesitas
  • Hindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang
  • Mengelola stres dengan teknik relaksasi
  • Lakukan hobi agar Anda tidak stres dengan pekerjaan
  • Bersosialisasi dengan orang lain
Sebagian orang juga kerap berpikir bahwa dada sesak dan terasa berat disebabkan oleh berat badan yang berlebih. Namun, akan lebih baik bila Anda memeriksakan diri ke dokter. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keadaan Anda baik-baik saja dan mencari penyebab dada sesak yang Anda rasakan.
sesak napasnyeri dadadepresigangguan kecemasan
Healthline. https://www.healthline.com/health/tight-chest#other-conditions
Diakses pada 14 Mei 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324537.php
Diakses pada 14 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait