Berbagai Jenis Obat Sakit Telinga, Mulai dari Alami hingga Medis

Sakit telinga yang dialami wanita ini dapat diatasi dengan berbagai obat sakit telinga
Ilustrasi seorang wanita yang tengah mengalami sakit telinga di kantor

Setiap hari, kita bergantung pada telinga untuk mendengarkan suara hingga menjaga keseimbangan tubuh. Jika telinga sakit, fungsi-fungsi yang dijalankan pun dapat melemah dan mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Untuk mengatasinya, Anda dapat mencoba beberapa pilihan obat sakit telinga yang akan dibahas pada artikel ini.

Penyebab dan gejala sakit telinga

Sakit telinga dapat menyerang kedua bagian telinga, namun umumnya hanya terjadi di salah satu telinga. Rasa sakitnya dapat terasa terus-menerus atau hilang timbul. Intensitas nyerinya bervariasi dari ringan, tajam, hingga bisa terasa perih atau panas.

Penyebabnya pun bisa beragam, secara umum penyakit ini disebabkan karena infeksi, iritasi, atau cedera  Bila Anda mengalami sakit telinga yang disertai demam dan kehilangan pendengaran sementara, biasanya sakit tersebut disebabkan infeksi bakteri.

Jika terjadi pada anak-anak, mereka akan mudah marah, cenderung lebih rewel dari biasanya, dan sering menarik atau menggosok telinganya.

Perawatan rumahan sebagai obat sakit telinga alami

Sebelum pergi ke dokter dan menggunakan obat-obatan medis, Anda dapat menyembuhkan sakit telinga dengan melakukan serangkaian perawatan rumahan dan mengonsumsi obat alami sakit telinga seperti berikut:

1. Tidur dengan posisi yang tepat

Atur posisi tidur agar telinga tetap tegak seperti Anda sedang duduk. Apabila tidur dengan posisi duduk tidak nyaman bagi Anda, tidurlah dengan menganjal kepala di dua bantal atau lebih.

Posisi ini bisa mendorong cairan di telinga untuk mengalir lebih lancar sehingga dapat mengurangi tekanan dan rasa sakit telinga. Bila rasa sakit hanya terasa di satu bagian telinga, tidur menyamping berlawanan arah dengan posisi telinga yang sakit juga dapat membantu.

2. Kompres telinga

Kompres panas atau dingin dapat memberi rasa nyaman pada telinga yang sakit, membuat rileks otot-otot, melancarkan peredaran darah, dan diyakini dapat mencegah peradangan terjadi. Tempelkan kompres pada bagian telinga yang sakit selama 10-20 menit.

3. Menggunakan kompres bawang putih

Meskipun tidak ada penelitian spesifik tentang efek bawang pada infeksi telinga, tetapi senyawa aktif bernama allicin yang terkandung dalam bawang putih telah diteliti memiliki efek antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Potong beberapa siung bawang segar dan bungkus dengan kain bersih, kemudian pegang di atas telinga selama 5-10 menit. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi bawang putih untuk mendapatkan khasiatnya.

4. Meminum air jahe

Sifat antiperadangan alami yang dimiliki jahe dapat Anda manfaatkan sebagai obat sakit telinga. Minum air jahe sekali sehari dapat mendapatkan efek antiperadangan untuk membantu menangani nyeri telinga Anda.  

5. Membersihkan telinga

Sakit telinga dapat diatasi dengan rutin membersihkan bagian luar telinga dengan kassa atau kain bersih yang dicelupkan dengan air hangat. Bersihkan telinga bagian luar secara perlahan-lahan.

Anda tidak perlu mengorek bagian dalam telinga dengan cotton bud karena justru akan mendorong kotoran ke dalam dan berpotensi melukai gendang telinga sehingga menyebabkan infeksi.

Obat sakit telinga secara medis

Obat-obatan sebagai obat saki telinga
Obat-obatan dapat membantu atasi sakit telinga

Pemberian obat-obatan medis hendaknya dilakukan ketika perawatan rumahan di atas tidak memberikan pengaruh pada sakit telinga Anda. Gejala infeksi telinga biasanya akan membaik dalam beberapa hari pertama, dan sebagian besar dapat sembuh sendiri dalam 1-2 minggu.  

Segera periksakan ke dokter jika sakit telinga tak kunjung hilang lebih dari waktu perkiraan di atas, apalagi jika disertai demam yang tinggi.

Obat sakit telinga secara medis dibagi ke dalam kelompok berikut:

1, Terapi nyeri

Beberapa obat sakit telinga yang masuk dalam kelompok ini, di antaranya:

  • Pereda nyeri

Rasa nyeri pada sakit telinga kadang tidak tertahankan, untuk mengatasinya Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, yang bisa didapatkan di apotek. Hindari penggunaan aspirin pada anak-anak dan remaja karena bisa menyebabkan sindrom Reye.

  • Anestesi lokal/obat bius tetes

Dokter kadang meresepkan anestesi dalam bentuk obat tetes untuk menghilangkan rasa sakit di telinga, selama gendang telinga di dalamnya tidak memiliki lubang atau robek. Obat tetes jenis ini biasanya mengandung benzocaine sebagai zat aktifnya.

Obat ini umumnya digabungkan dengan Antipyrine sebagai analgesik untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan, gliserin untuk melunakkan sumbatan kotoran telinga, atau zinc asetat yang dapat membantu melindungi kulit telinga.

2. Terapi antibiotik

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, penggunaan antibiotik minum untuk mengobati infeksi seringkali tidak dibutuhkan pada infeksi telinga tengah dan luar.

Akan tetapi, terkadang antibiotik, seperti amoksisilin atau kloramfenikol, diperlukan untuk mengobati kasus parah yang ditandai dengan infeksi telinga tidak membaik setelah tiga hari atau adanya cairan yang keluar dari telinga.

Antibiotik dalam bentuk obat tetes biasanya diresepkan untuk merawat otitis media supuratif kronis, di mana gendang telinga robek atau memiliki lubang. Biasanya dokter akan menyedot cairan yang ada di dalam saluran telinga sebelum memberikan antibiotik tetes ini.

3. Terapi penumpukan cairan

Bila sakit telinga berlanjut dan memiliki komplikasi yang serius, cairan akan terus menumpuk di telinga (otitis media dengan efusi) dan akan terjadi infeksi yang berulang dalam jangka panjang (otitis media kronis).

Jika sudah begini, dokter akan melakukan operasi kecil yang disebut myringotomy. Prosedur ini dilakukan untuk menyedot cairan keluar dari telinga tengah dengan menempatkan tabung kecil yang dapat menjadi ventilasi pada telinga sehingga cairan dapat keluar dan penumpukan cairan dapat dicegah.

Untuk mengembalikan telinga pada kondisi yang sehat, Anda dapat mencoba cara-cara di atas, yang diimbangi dengan selalu menjaga kebersihan telinga, hindari asap rokok, dan tidak menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga.

CLEVELANDCLINIC. https://health.clevelandclinic.org/3-home-remedies-for-an-ear-infection/
Diakses pada 5 Februari 2020

UIHC. https://uihc.org/health-topics/otitis-externa-get-rid-swimmers-ear
Diakses pada 5 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/6669596
Diakses pada 5 Februari 2020

MAYOCLINIC. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ear-infections/diagnosis-treatment/drc-20351622
Diakses pada 5 Februari 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/ear-infections/
Diakses pada 5 Februari 2020

EVERYDAYHEALTH. https://www.everydayhealth.com/ear-infection/home-remedies/
Diakses pada 5 Februari 2020

HEALTHLINE. https://www.healthline.com/health/11-effective-earache-remedies#chiropractor
Diakses pada 5 Februari 2020

HEALTHLINE. https://www.healthline.com/health/earache
Diakses pada 5 Februari 2020

WEBMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-15119/analgesic-ear-drops-otic-ear/details
Diakses pada 5 Februari 2020

THEHEALTHY. https://www.thehealthy.com/home-remedies/earache-home-remedies/
Diakses pada 5 Februari 2020

MEDICALNEWSTODAY. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323083.php#best-essential-oils
Diakses pada 5 Februari 2020

MEDICALNEWSTODAY. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312634.php#7
Diakses pada 5 Februari 2020

Artikel Terkait