Berbagai Jenis Alat Tes Kehamilan yang Bisa Menjadi Pilihan Anda

Alat tes kehamilan yang paling sering digunakan adalah test pack
Test pack umumnya alat tes kehamilan yang sering digunakan

Terlambat menstruasi seringkali dijadikan patokan sebagai tanda kehamilan. Ketika tak kunjung menstruasi, tidak sedikit wanita yang mengambil inisiatif untuk melakukan tes kehamilan sendiri.

Umumnya, alat tes kehamilan yang sering digunakan adalah test pack. Namun, tahukah Anda bahwa ada alternatif lainnya yang bisa digunakan untuk memastikan kehamilan?

Alat tes kehamilan yang valid

Tes kehamilan dilakukan dengan memeriksa hormon kehamilan, yaitu human chorionic gonadotropin (HCG). Tubuh akan memproduksi hormon ini setelah sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim, atau sekitar 6 hari setelah pembuahan.

Tingkat HCG pun akan meningkat dengan cepat, bahkan menjadi dua kali lipat setiap 2-3 hari. Terdapat dua jenis utama tes kehamilan, yaitu:

  • Tes urine

Tes urine merupakan tes yang paling sering dilakukan untuk memeriksa kehamilan. Tes ini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat menggunakan test pack sebagai alat tes kehamilan. Tes urine dilakukan dengan menguji air kencing Anda untuk melihat adanya HCG.

Untuk melakukannya, Anda hanya memerlukan sedikit air kencing dalam wadah kecil, lalu celupkan alat tes kehamialn tersebut ke dalamnya. Angkat test pack setelah beberapa detik, kemudian tunggu beberapa menit untuk melihat hasilnya. Bila test pack menunjukkan dua garis maka hasilnya positif, namun bila hanya satu garis maka hasilnya negatif.

Tes urine memiliki keakuratan sekitar 99 persen, sementara tes darah lebih akurat lagi. Namun, untuk memastikan Anda benar-benar hamil atau tidak, sebaiknya lakukanlah pemeriksaan lebih lanjut ke dokter kandungan.

  • Tes darah

Tes darah lebih jarang dilakukan ketimbang tes urine yang lebih populer. Tes ini hanya dilakukan oleh dokter. Kelebihan tes darah adalah kemampuan untuk mendeteksi kehamilan lebih awal, yaitu sekitar 6-8 hari setelah ovulasi. Meski demikian, dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan hasilnya.

Tes darah memiliki dua tipe, yaitu tes HCG kualitatif dengan memeriksa adanya HCG dalam darah untuk mengonfirmasi kehamilan sedini mungkin, dan tes HCG kuantitatif dengan memeriksa jumlah tepat HCG dalam darah serta membantu melacak masalah kehamilan.

Alat tes kehamilan alami

Selain dengan test pack, sebenarnya ada alat tes kehamilan alami yang bisa digunakan meski belum jelas kebenarannya. Cara ini dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh.

Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai keakuratan alat-alat ini secara ilmiah, namun jika Anda tetap ingin mencobanya, berikut yang beberapa bahan yang bisa Anda coba:

  • Gula

Hampir setiap orang tentu memiliki gula di rumah, tapi hanya sedikit yang tahu kalau gula bisa dijadikan sebagai alat tes kehamilan alami. Jika Anda ingin mencobanya, masukkan 1 sdm gula ke dalam mangkuk plastik, lalu tambahkan 1 sdm urine Anda.

Lihatlah reaksi yang terjadi pada gula. Jika gula larut dengan cepat, maka hasilnya negatif. Namun jika gula menggumpal, maka hasilnya positif. Ini dikarenakan HCG dalam urine tidak bisa membuat gula larut.

  • Pemutih

Pada dasarnya, pemutih digunakan dengan cara yang hampir sama dengan gula sebagai alat tes kehamilan. Bila Anda ingin mencobanya, kumpulkan ½ cangkir urine ke dalam wadah kecil dan tambahkan ½ cangkir pemutih. Lalu, tunggulah sekitar 3-5 menit untuk melihat reaksi.

Jika timbul busa dan mengeluarkan suara mendesis, maka hasilnya positif. HCG dalam urine dipercaya mampu bereaksi dengan pemutih, serta menyebabkan timbulnya busa dan suara desisan.

  • Garam

Sama dengan gula, garam juga merupakan bahan yang umumnya tersedia hampir di setiap rumah. Jika Anda ingin menjadikan garam sebagai alat tes kehamilan, masukkan beberapa sendok garam ke dalam wadah kecil. Lalu, tambahkan urine yang telah dikumpulkan di pagi hari dari wadah yang berbeda.

Tunggu garam dan urine menunjukkan reaksi. Proses ini memakan waktu cukup lama, bahkan sampai sekitar 8 jam atau lebih. Jika hasilnya negatif, tidak akan terjadi apa-apa pada campuran tersebut. Namun, jika hasilnya positif, maka akan terbentuk larutan seperti susu atau keju yang meleleh.

  • Cuka

Cuka juga termasuk dalam salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai alat tes kehamilan alami. Caranya, tambahkan satu cangkir cuka putih ke ½ gelas urine, dan tunggu 3-5 menit.

Jika hasilnya positif, perubahan warna akan muncul. HCG dalam urine dianggap bisa bereaksi terhadap cuka dan menyebabkan perubahan warna. Namun, tak ada bukti ilmiah yang membuktikan kebenaran klaim ini.

  • Soda kue

Anda juga dapat mencoba membuat alat tes kehamilan alami dengan menggunakan soda kue (baking soda). Kumpulkan urine dalam wadah kecil, kemudian tambahkan 2 sdm soda kue ke dalamnya.

Jika campuran tersebut menggelembung, maka dikatakan hasilnya positif. Akan tetapi, belum ada penelitian khusus untuk membuktikan kebenaran bahan ini.

Tak ada penelitian yang menunjukkan bahwa berbagai alat tes kehamilan alami di atas merupakan metode yang akurat untuk mendeteksi kehamilan. Oleh sebab itu, setelah mencoba melakukannya, akan lebih baik jika Anda juga melakukan tes kehamilan yang pasti dengan menggunakan test pack atau pergi ke dokter kandungan.

WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-tests#1
Diakses pada 01 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/homemade-pregnancy-test#takeaway
Diakses pada 01 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/home-pregnancy-test-with-salt#instructions
Diakses pada 01 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed