Banyak orang mengesampingkan fakta bahwa kanker pada wanita dapat terjadi meski mereka tidak memiliki riwayat kanker keluarga
Ada banyak hal yang tidak ketahui oleh orang-orang tentang kanker pada wanita

Menurut hasil survey yang dilakukan American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), kebanyakan wanita berasumsi bahwa mereka memiliki risiko kanker yang rendah karena tidak ada riwayat keluarga berpenyakit kanker,

Mantan Presiden ACOG Douglas W. Laube, MD, mengatakan bahwa hasil survey tersebut sangat mengkhawatirkan karena banyak wanita yang tidak memilki pengetahuan tentang kanker. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa hal yang jarang diketahui wanita soal kanker.

1. Kanker Dapat Terjadi Meskipun Tidak Ada Riwayat Genetika Kanker

Dua dari tiga wanita tidak tahu bahwa sebagian besar kanker pada wanita terjadi kepada mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit kanker dalam keluarga. Menurut American Cancer Society, hanya sekitar 5-10% kanker payudara terjadi karena keturunan genetika keluarga.

2. Memakai Kontrasepsi Oral Dapat Menurunkan Risiko Kanker Ovarium, Uterus, dan Kolorektal

Sayangnya, penggunaan pil KB masih sangat minim di tengah masyarakat. Padahal, pil KB dapat menurunkan risiko kanker pada wanita, seperti kanker payudara.

3. Mengabaikan Tindakan Pencegahan Kanker

Hanya 50% wanita yang disurvey menganggap mereka melakukan cukup pencegahan terhadap risiko kanker pada wanita. Sedangkan, 10% wanita tidak pernah melakukan apa pun untuk mencegah risiko kanker selama 1 tahun terakhir.

4. Tidak Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala

Hampir 1 dari 3 wanita (20%) melaporkan bahwa mereka tidak pernah diminta penyedia layanan kesehatan untuk tes pap Smear atau mammogram secara berkala.

5. Mengabaikan Pemeriksaan Kesehatan dan Pencegahan Kanker

Sekitar sepertiga wanita menyebutkan kurangnya asuransi kesehatan atau masalah finansial sebagai alasan mereka tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Para ahli juga menyimpulkan bahwa potensi terbesar menurunkan kematian karena kanker datang dari upaya untuk meningkatkan screening dan akses ke layanan kesehatan preventif, terutama untuk wanita tanpa asuransi.

Menurunkan Risiko Kanker Pada Wanita

Tindakan pencegahan kanker pada wanita dapat menyelamatkan nyawa dan membantu dokter untuk menangani secara efektif dalam pengobatan. Berikut cara menurunkan risiko kanker pada wanita.

1. Menjauhi Asap Rokok

Kanker paru-paru menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di Indonesia dengan persentase 14% dari total kematian karena kanker berdasarkan data dari Indonesian Cancer Information & Support Center (CISC). Angka kematian karena kanker paru-paru di Indonesia bahkan mencapai 88%.

Perokok pasif yang sering menghirup asap rokok dari seseorang di rumah atau mobil, bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru sebanyak lima kali lipat.

2. Mengurangi Berat Badan

Obesitas merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker setiap tahunnya. Pada November 2007, American Institute for Cancer Research (AICR) menyatakan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko kanker seperti pankreas, kandung empedu, payudara, endometrium, dan kanker ginjal. Jagalah berat badan dalam kisaran yang dianggap sehat.

3. Bergerak Aktif

Menurut American Institute for Cancer Research (AICR), semua bentuk aktivitas fisik dapat membantu mencegah penyakit kanker. Hanya berolahraga 30 menit setiap hari dapat mengurangi risiko kanker pada wanita sebanyak 50%.

4. Memperbanyak Sayuran dan Buah

Ada sejumlah sayuran dan buah yang bisa mencegah kanker tertentu. Misalnya, tomat dan semangka mengandung lycopene yang terbukti dapat mengurangi risiko kanker prostat. Umumnya, pola makan sehat untuk mencegah kanker kaya akan nabati.

5. Jauhi Alkohol

Konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kanker. Semakin banyak yang diminum, maka akan semakin besar risikonya. Terutama jenis kanker mulut, kanker tenggorokan, dan kanker kerongkongan.

Jalani gaya hidup sehat untuk menghindari Anda dari segala jenis kanker. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai tindakan pencegahan untuk mendeteksi potensi-potensi kanker pada tahap awal, sehingga lebih mungkin untuk diobati.

WebMD. https://www.webmd.com/cancer/news/20071026/what-women-dont-know-about-cancer
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed