logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

10 Cara Mencegah Penyakit Jantung dengan Efektif

open-summary

Cara mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan melakukan diet jantung sehat, mengontrol tekanan darah, menjaga kolesterol tetap normal, hingga berhenti merokok.


close-summary

3.4

(43)

10 Mar 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Cara mencegah penyakit jantung bisa dilakukan dengan mudah

Mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan jantung

Table of Content

  • Cara mencegah penyakit jantung

Penyakit jantung merupakan momok yang ditakuti oleh banyak orang. Penyakit ini bahkan digolongkan menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. 

Advertisement

Data WHO tahun 2015 menunjukkan bahwa 70 persen kematian di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular, dan 45 persen dari seluruh kematian tersebut terjadi karena penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal ini membuat kita harus lebih sadar dalam mencegah penyakit jantung dengan melakukan gaya hidup sehat.

Cara mencegah penyakit jantung

Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter, yaitu sebesar 1,5 persen. Provinsi Kalimantan Utara, DIY, dan Gorontalo menjadi wilayah dengan tingkat prevalensi yang paling tinggi. 

Tingginya prevalensi tersebut membuat kita harus berhati-hati dan mulai melakukan cara mencegah penyakit jantung berikut ini:

  • Diet jantung sehat

Melakukan diet jantung sehat dapat membantu melindungi jantung Anda, memperbaiki tekanan darah dan kolesterol, serta mengurangi risiko diabetes tipe-2. Dalam diet jantung sehat, Anda harus lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah, kacang-kacangan, daging dan ikan tanpa lemak, makanan olahan bebas lemak, serta biji-bijian utuh. 

Sementara itu, batasi atau kurangi asupan garam, gula, karbohidrat olahan, alkohol, lemak jenuh (daging merah, produk susu penuh lemak), dan lemak trans (makanan cepat saji, keripik) agar jantung Anda senantiasa sehat.

  • Mengontrol tekanan darah

Tekanan darah tinggi menjadi faktor risiko utama penyakit jantung. Periksalah tekanan darah Anda secara berkala agar bisa terus terkontrol. 

Lakukan pemeriksaan ini setidaknya setahun sekali, namun jika memiliki riwayat darah tinggi maka Anda harus memeriksanya lebih sering. Anda juga harus melakukan pola hidup yang benar untuk mengendalikan tekanan darah.

  • Menjaga kolesterol tetap normal

Kadar kolesterol yang tinggi bisa menyumbat arteri dan meningkatkan risiko Anda terkena penyakit arteri koroner dan serangan jantung. Untuk menjaga kadar kolesterol dan trigliserida tetap terkendali, maka Anda harus melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin. Perubahan gaya hidup dan obat-obatan mungkin akan direkomendasikan jika Anda ingin menurunkan kolesterol

  • Mengontrol kadar gula darah

Penyakit diabetes berpeluang meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung. Ini karena seiring berjalannya waktu, gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengendalikan jantung serta pembuluh darah Anda. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan pemeriksaan diabetes secara rutin untuk mengendalikannya.

  • Menjaga berat badan normal

Kelebihan berat badan atau bahkan obesitas bisa menyebabkan Anda mengalami tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe-2, yang semuanya dapat meningkatkan peluang Anda terkena penyakit jantung. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menjaga berat badan tetap dalam kisaran yang normal.

Anda dapat melakukan perhitungan indeks massa tubuh untuk menentukan apakah Anda memiliki berat badan yang ideal ataukah tidak. Jika Anda memiliki berat badan berlebih, cobalah untuk menurunkan berat badan. Penurunan berat badan dapat membantu mengurangi lemak dalam darah, menurunkan gula darah, dan mengurangi risiko diabetes tipe-2 sehingga Anda terhindar dari penyakit jantung.

  • Berhenti merokok

Salah satu hal utama yang harus Anda lakukan dalam mencegah penyakit jantung, yaitu berhenti merokok. Bahan kimia dalam rokok tentu saja bisa merusak jantung dan pembuluh darah. Di samping itu, asap rokok juga bisa mengurangi oksigen dalam darah sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung karena jantung bekerja lebih keras untuk memasok oksigen ke seluruh tubuh. 

Oleh sebab itu, berhentilah merokok karena dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit jantung. Bahkan bila Anda bukan seorang perokok, maka hindarilah paparan asap rokok agar tidak menjadi perokok pasif. 

  • Batasi minum alkohol

Mengonsumsi terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Selain itu, kebiasan ini juga bisa meningkatkan kalori ekstra pada tubuh sehingga berat badan bisa naik. Kedua kondisi tersebut dapat memicu terjadinya penyakit jantung. 

Dalam mencegah penyakit ini, Anda perlu membatasi konsumsi minuman beralkohol. Jika Anda seorang pria, jangan minum lebih dari 2 gelas alkohol per hari. Sementara, bila Anda wanita, jangan minum lebih dari 1 gelas per harinya.

  • Rajin aktivitas fisik

Melakukan aktivitas fisik setidaknya 30-60 menit setiap hari dapat membantu Anda mencegah penyakit jantung. Aktivitas ini juga dapat membuat Anda mengontrol berat badan sehingga mengurangi peluang untuk memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes yang dapat memicu penyakit jantung. Anda dapat melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, jogging, berenang, atau bersepeda. Pastikan tidak melakukannya secara berlebihan.

  • Tidur dengan cukup

Siapa bilang tidur tidak penting untuk kesehatan jantung? Perlu Anda ketahui jika orang yang kurang tidur memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, serangan jantung, diabetes, dan hipertensi. Jadi, setiap orang membutuhkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas.

Sebagian besar orang dewasa membutuhkan setidaknya 7 jam setiap malam untuk tidur. Aturlah jadwal tidur Anda, serta patuhi kapan waktu untuk bangun dan pergi tidur di waktu yang sama setiap harinya. Buatlah suasana kamar nyaman sehingga Anda lebih mudah untuk tidur.

  • Mengendalikan stres

Stres seringkali dikaitkan dengan penyakit jantung karena dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Stres yang ekstrem bahkan mampu memicu terjadinya serangan jantung. 

Oleh sebab itu, Anda harus dapat mengendalikan stres yang sedang alami. Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan stres, yaitu meditasi, berolahraga, mendengarkan musik, menonton film komedi, berkumpul dengan teman, dan melakukan apa yang Anda sukai.

Baca Juga

  • 3 Langkah Cepat untuk Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung
  • 11 Bahaya Merokok bagi Wanita, Waspadai Kanker hingga Sakit Jantung
  • Angina Pectoris Adalah Kondisi Medis yang Tak Boleh Diabaikan

Dengan melakukan berbagai upaya mencegah penyakit jantung tersebut, niscaya risiko Anda untuk terkena penyakit jantung bisa menurun. Penting untuk melakukan langkah-langkah di atas dengan konsisten sehingga pencegahan yang dilakukan bisa efektif. Anda juga dapat berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan saran yang dibutuhkan.

Advertisement

penyakitpenyakit jantungsakit jantung

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved