Berbagai Hal Mengenai Ring Penis yang Perlu Diketahui Pria

Pria menggunakan ring penis agar ereksinya bisa bertahan lebih lama
Ring penis digunakan untuk mempertahankan ereksi pria agar lebih lama

Pada umumnya, pria menginginkan ereksi yang tahan lama agar hubungan intim bersama pasangan menjadi lebih puas. Berbagai cara pun dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya dengan menggunakan ring penis. 

Ring penis adalah alat berbentuk seperti cincin yang dikenakan di sekitar pangkal penis dan terkadang juga di testis untuk membuat ereksi menjadi lebih keras, lebih besar, dan lebih tahan lama. Alat ini terbuat dari bahan yang bervariasi mulai dari silikon fleksibel, karet, kulit, hingga logam.

Apa fungsi ring penis?

Terdapat beberapa jenis ring penis, ada yang terdiri dari satu lubang, dua lubang, dan juga tiga lubang. Anda dapat memasukkan penis dan skrotum pada lubang tersebut. Agar lebih mudah, Anda mungkin memerlukan sedikit pelumas. Umumnya, pria merasa lebih mudah menggunakan alat itu ketika penisnya lembek atau tak sepenuhnya ereksi.

Ring penis dapat membantu mencegah turunnya volume darah di penis ketika Anda ereksi. Hal tersebut membuat jaringan penis menjadi lebih keras dan lebih besar untuk waktu yang lebih lama. Berikut fungsi ring penis yang mungkin belum banyak pria ketahui:

  • Membantu pria yang mengalami disfungsi ereksi agar dapat mencapai ereksi
  • Membantu ereksi lebih lama, terutama bagi yang mengalami kesulitan mempertahankan ereksi ketika masturbasi atau berhubungan seks
  • Membuat penis menjadi lebih besar dan lebih keras ketika ereksi
  • Meningkatkan sensasi ketika masturbasi atau berhubungan seks
  • Menunda orgasme dan membuatnya lebih intens ketika terjadi.

Akan tetapi, penggunaan ring penis tidak lepas dari berbagai kekhawatiran. Contohnya dari sisi keamanannya, mungkin saja alat tersebut bisa membuat penis terluka dan sulit dikeluarkan. Lantas, amankah menggunakan ring penis?

Keamanan menggunakan ring penis

Sebetulnya, alat seks ini aman-aman saja digunakan, namun tentu harus dengan tepat sesuai petunjuk. Ukuran ring penis juga harus sesuai karena jika ring yang Anda gunakan terlalu kecil, maka bisa terasa sangat sempit ketika ereksi dan bisa menyangkut di penis.

Selain itu, jika ring penis digunakan terlalu lama maka dapat menyebabkan kerusakan sel karena banyaknya tekanan pada kulit di dalam dan sekitar penis, bahkan penyempitan aliran darah juga mungkin terjadi. Oleh sebab itu, berikut aturan menggunakan ring penis yang aman:

  • Tidak boleh memakai ring penis lebih dari 20-30 menit setiap kali menggunakannya.
  • Gunakan sedikit pelumas untuk membuat ring penis lebih mudah naik dan turun.
  • Pilih ring penis yang berukuran tepat atau fleksibel.
  • Hindari ring penis yang terbuat dari bahan yang bisa membuat alergi, seperti logam atau lateks.
  • Cuci ring penis dan mainan seks lainnya setelah digunakan untuk menghilangkan bakteri dan mengurangi risiko penularan IMS.
  • Lepaskan segera jika Anda merasa tidak nyaman, nyeri, mati rasa, pembengkakan, perubahan warna (pucat atau kebiruan), dan lainnya.
  • Jika Anda menggunakan ring penis untuk keluhan disfungsi ereksi, maka Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Anda mungkin tidak diperbolehkan menggunakan ring penis jika mengonsumsi obat pengencer darah atau obat yang memengaruhi kesadaran, mengalami cedera penis, mengalami nyeri di pangkal paha atau area genital, menderita diabetes, memiliki penyakit saraf atau darah, dan memiliki penyakit kardiovaskuler.

Bagaimana jika ring penis tidak bisa dilepas?

Jika ring penis menjadi terlalu ketat setelah Anda ereksi atau tak bisa dilepaskan setelah klimaks, Anda tidak perlu panik. Untuk mengatasinya, cobalah untuk tenang dan lakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Gunakan lebih banyak pelumas untuk mendorong alat tersebut agar terlepas dari penis atau skrotum Anda.
  • Cobalah untuk memotong atau menggunting ring penis, namun sebisa mungkin sisipkan tisu atau kertas tipis di antara cincin dan kulit untuk mencegah terjadinya goresan dan luka.
  • Minta bantuan darurat pada petugas medis jika Anda menggunakan ring penis logam atau yang sulit dipotong.

Alat ini memang dapat membantu ereksi pria menjadi lebih baik, tapi jika tidak dilakukan dengan tepat, maka bisa menyebabkan berbagai masalah, seperti infeksi, cedera penis, gangguan testis, dan masalah berbahaya lainnya. 

Akan lebih baik jika Anda melakukan gaya hidup sehat, seperti halnya berolahraga dan makan makanan bergizi, untuk membuat ereksi tahan lama. Bukan hanya membuat seks menjadi lebih puas, namun juga baik untuk kesehatan tubuh.

Healthline. https://www.healthline.com/health/what-is-a-cock-ring-used-for
Diakses pada 30 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/are-cock-rings-safe#if-you-cant-remove-it
Diakses pada 30 Maret 2020

Health24. https://www.health24.com/Lifestyle/Man/Your-body/Penis-ring-facts-20120721
Diakses pada 30 Maret 2020

Artikel Terkait