Berbagai Gangguan Mata Akibat Penggunaan Gadget dan Cara Mengatasinya


Penggunaan gadget atau membaca terlalu lama dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, seperti mata kering dan mata lelah. Kondisi ini dapat diatasi dengan penggunaan obat tetes mata dan melakukan sejumlah tindakan pencegahan.

0,0
30 Oct 2021|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mata kering dan mata lelah bisa terjadi akibat penggunaan gadget terlalu lamaPenggunaan gadget terlalu lama bisa menyebabkan masalah mata
Pemakaian gadget, misalnya smartphone, tablet, hingga laptop, telah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi banyak orang.
Tidak sedikit bahkan yang mengalami 'kecanduan', di mana mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk menatap layar gadget-nya, mulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur di malam hari. Hal ini dapat terjadi pada siapa pun, baik orang dewasa maupun anak-anak.Kebiasaan buruk menatap layar gadget terlalu lama bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, terutama pada mata. Masalah tersebut bahkan bisa diperparah jika Anda menggunakannya di ruangan ber-AC.Mari kita kenali lebih lanjut berbagai masalah mata yang mungkin terjadi akibat penggunaan gadget terlalu lama dan cara untuk mengatasi sekaligus mencegahnya.

Gangguan mata akibat penggunaan gadget terlalu lama

Masalah utama yang dapat terjadi akibat pemakaian gadget terlalu lama adalah computer vision syndrome (CVS). Kondisi ini meliputi sejumlah masalah mata, termasuk mata kering dan mata lelah.CVS dipicu oleh gerakan mata yang mengikuti alur yang sama secara berulang-ulang, seperti saat melihat layar gadget atau membaca. Semakin lama mata Anda mengikuti gerakan tersebut, semakin parah dampaknya bagi kesehatan.

1. Mata kering

Mata kering terjadi karena mata Anda jarang berkedip. Dilansir dari Harvard Health, Anda bisa lupa berkedip ketika melihat layar gadget, terutama jika Anda tengah fokus atau serius seperti saat bekerja. Jumlah kedipan mata pada akhirnya menurun dari normalnya 15 kali per menit menjadi lima sampai tujuh kali per menit.Masalahnya, Anda butuh berkedip untuk mengembalikan lapisan cairan tipis yang melindungi permukaan mata. Jika Anda jarang berkedip, mata menjadi kering sehingga menyebabkan pandangan kabur dan ketidaknyamanan.Kondisi ini juga bisa diperparah dengan rendahnya kelembapan dan udara dingin karena penggunaan pendingin ruangan atau AC. Kedua kondisi tersebut dapat memberikan dampak buruk pada kelenjar meibom. Kelenjar ini berfungsi untuk memproduksi minyak (lipid) dalam lapisan air mata Anda untuk mencegah mata kering.

2. Mata lelah

Penggunaan gadget terlalu lama juga bisa menyebabkan mata lelah. Salah satu kemungkinan pemicunya adalah cahaya atau kilau (glare) dari layar gadget.Dilansir dari Harvard Health, sumber-sumber cahaya terang tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan, terutama jika Anda memiliki katarak.Mata lelah juga dapat disebabkan oleh melihat layar dalam jarak dekat tanpa penggunaan kacamata yang tepat. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala dan melemahkan kemampuan mata Anda untuk fokus.Sejumlah penelitian bahkan menyatakan bahwa mata lelah dapat disebabkan oleh kesulitan fokus pada teks atau gambar di layar gadget. Sebab, keduanya terbuat dari piksel yang membuat tepiannya buram.

3. Kerusakan retina

Layar gadget memancarkan sinar biru yang dapat menjangkau lapisan dalam di bagian belakang mata Anda (retina).Dilansir dari sebuah penelitian dalam International Journal of Ophthalmology di tahun 2018, sinar biru dapat merusak sel-sel yang sensitif terhadap cahaya di dalam retina.Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit degenerasi makula yang terkait usia ini, yakni salah satu pemicu kehilangan penglihatan. Berdasarkan American Optometric Association, anak-anak lebih mungkin mengalaminya dibandingkan dengan orang dewasa ketika terpapar sinar biru berenergi tinggi.Di samping ketiga kondisi di atas, penggunaan gadget dalam waktu lama juga bisa memicu sejumlah gangguan mata lainnya, seperti kelihatan fleksibilitas fokus, rabun jauh, iritasi mata, mata merah, hingga penglihatan ganda.

Cara mengatasi masalah mata akibat terlalu lama menggunakan gadget atau membaca

Rohto V-Extra
Rohto V-Extra merupakan salah satu jenis obat tetes mata
Mata kering, mata lelah, dan masalah terkait computer vision syndrome lainnya dapat diatasi dengan menggunakan obat tetes mata (air mata buatan) yang bisa Anda beli di apotek atau online.Selain mengatasi, tetes mata juga membantu mencegah terjadinya kedua masalah ini di kemudian hari. Anda bahkan bisa menggunakannya saat mata dalam kondisi baik-baik saja untuk menjaganya tetap lembap sehingga gejala mata kering dan lelah bisa dicegah.Obat tetes mata terbagi menjadi dua, yaitu dengan pengawet dan tanpa pengawet. Tujuan penambahan pengawet di dalamnya adalah untuk mencegah pertumbuhan bakteri.Namun, sebagian orang dapat mengalami iritasi setelah menggunakan obat tetes mata dengan pengawet. Oleh karena itu, penggunaan obat tetes mata ini harus digunakan sesuai dengan aturan pakai.

Cara mencegah gangguan mata akibat penggunaan gadget atau membaca

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan mata, seperti mata lelah dan kering, saat melihat layar gadget atau membaca.

1. Jaga kelembapan mata

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Anda bisa menggunakan obat tetes mata untuk mencegah mata kering dan lelah. Cara ini juga dapat mencegah dampak buruk dari pendingin (AC) atau pemanas ruangan yang dapat membuat mata semakin kering.

2. Lebih banyak berkedip

Berkedip adalah cara mata untuk membuat permukaannya tetap lembap. Proses ini menghasilkan air mata yang berfungsi untuk melembapkan dan menyegarkan mata Anda. Cobalah untuk membiasakan diri untuk berkedip lebih sering saat melihat layar gadget atau membaca.

3. Atur tingkat kecerahan layar gadget

Sebagian besar layar gadget bisa diatur tingkat kecerahannya. Pastikan layar gadget Anda tidak lebih terang daripada cahaya di sekelilingnya supaya mata tidak dipaksa bekerja keras untuk melihatnya. Anda juga bisa mengatur cahaya ruangan untuk mengurangi risiko mata lelah.

4. Jaga jarak antara mata dan layar atau buku

Jagalah jarak antara layar atau buku yang Anda baca sekitar satu lengan atau setara dengan 63 cm dari mata. Sebab, mata akan dipaksa bekerja lebih keras jika layar atau buku terlalu dekat dengan wajah. Selain itu, atur posisi layar supaya Anda bisa melihatnya sedikit ke bawah.

5. Istirahatkan mata secara berkala

The American Ophthalmological Society merekomendasikan peraturan 20-20-20 untuk mengurangi risiko mata lelah. Istirahatkan mata Anda setiap 20 menit dengan melihat objek sejauh 20 kaki (6 menter) selama 20 detik. Cara ini membuat mata Anda bisa beristirahat.

6. Mengurangi silau

Pastikan layar gadget dalam posisi yang tepat agar tidak menghasilkan silau dari sinar matahari atau cahaya internal. Cahaya silau tersebut bisa memperburuk kondisi mata Anda.

7. Menggunakan blue light filter

Teknologi blue light filter dapat mengurangi jumlah sinar biru yang dihasilkan dari layar gadget yang Anda gunakan. Beberapa gadget telah dilengkapi dengan teknologi ini sehingga Anda bisa mudah mengaturnya. Mengurangi sinar biru dapat membantu menjaga mata agar tidak mudah lelah.

Tips menjaga kesehatan mata

Selain melakukan langkah-langkah pencegahan di atas, Anda juga dapat menjaga kesehatan mata dengan mengikuti berbagai tips berikut.

1. Memeriksa mata secara rutin ke dokter mata

Pemeriksaan mata secara rutin dapat membantu melindungi dan menjaga penglihatan Anda supaya tetap prima. Pemeriksaan ini tidak terbatas bagi orang dewasa saja, bagi anak-anak pun juga penting.Pemeriksaan ini dapat membantu mengidentifikasi berbagai penyakit mata, seperti glaukoma, yang tidak bergejala. Maka dari itu, penting untuk menemukannya sejak dini karena lebih mudah ditangani.

2. Mengonsumsi makanan sehat

Berbagai zat gizi penting, seperti asam lemak omega-3, lutein, zinc, vitamin C, dan vitamin E, dapat membantu menjaga kesehatan mata dan menangkal berbagai masalah penglihatan terkait usia. Beberapa makanan yang direkomendasikan adalah:
  • Salmon, tuna, dan berbagai ikan berminyak lainnya
  • Sayur-mayur hijau, seperti kale dan bayam
  • Buah-buahan sitrus (dan jusnya) seperti jeruk
  • Telur, kacang-kacangan, dan berbagai sumber protein nonhewani lainnya
  • Tiram.

3. Berhenti merokok

Kebiasaan merokok membawa banyak dampak buruk bagi kesehatan mata. Kebiasaan ini membuat Anda lebih rentan terhadap katarak, merusak saraf optik, dan degenerasi makula. Oleh karena itu, usahakan untuk menghentikan kebiasaan buruk ini demi kesehatan mata yang lebih baik.Semoga dengan penjelasan di atas dapat membantu Anda lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget sehingga berbagai gangguan mata bisa dicegah atau dikurangi risikonya.Jika gangguan mata yang Anda alami terasa sangat mengganggu dan tidak kunjung sembuh, sebaiknya periksakan diri ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
kesehatan matamata keringmata lelahadv rohto v-extra
Health Harvard. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/electronic-screen-alert-avoid-this-vision-risk
Diakses pada 18 Oktober 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/asthenopia#medical-treatment
Diakses pada 18 Oktober 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/eyestrain/diagnosis-treatment/drc-20372403
Diakses pada 18 Oktober 2021
My Dry Eye. https://mydryeye.ca/could-air-conditioning-be-causing-your-dry-eye/
Diakses pada 18 Oktober 2021
UPMC. https://share.upmc.com/2019/01/screen-time/
Diakses pada 18 Oktober 2021
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/computer-vision-syndrome
Diakses pada 18 Oktober 2021
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/good-eyesight
Diakses pada 18 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait