Berbagai Dampak Kurang Olahraga yang Buruk untuk Kesehatan


Saat tubuh kurang olahraga, berbagai macam dampak buruk akan mulai menghantui kesehatan. Tidak hanya berat badan saja yang bisa meningkat, risiko penyakit jantung dan kanker juga semakin besar!

(0)
11 Dec 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kurang olahraga dapat mengundang berbagai dampak buruk bagi kesehatan.Kurang olahraga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker.
Bersantai ria di sofa atau rebahan sambil menonton serial televisi tercinta memang mengasyikkan. Namun, jangan sampai kebiasaan ini membuat Anda kurang olahraga. Saat tubuh tidak aktif secara fisik, ada banyak dampak buruk yang mengintai kesehatan.

9 dampak buruk kurang olahraga

Menurut World Health Organization (WHO), gaya hidup yang tidak aktif secara fisik menjadi penyebab dari kematian 2 juta orang di dunia per tahunnya.Itulah mengapa Anda selalu disarankan untuk rajin berolahraga. Supaya Anda lebih semangat dalam berolahraga, kenali berbagai dampak buruk dari kurang olahraga ini.

1. Meningkatnya risiko penyakit jantung

Sebuah studi yang dirilis dalam jurnal Circulation Research menyatakan, kurang olahraga dan tidak aktif secara fisik dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.Pasalnya, olahraga dapat memperkuat jantung dan meningkatkan sirkulasi darah sehingga kadar oksigen di dalam tubuh pun menjadi stabil.Berbagai faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol tinggi, penyakit jantung koroner, hingga serangan jantung, juga bisa dicegah dengan sering berolahraga.

2. Rusaknya fungsi otak

Setiap bagian tubuh akan mengalami penuaan, tidak terkecuali otak. Menurut sebuah studi, berolahraga secara rutin dapat mencegah proses penuaan pada otak. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan daya ingat.Sebaliknya, saat tubuh kurang olahraga, otak akan lebih rentan terhadap tanda-tanda penuaan, misalnya penurunan fungsi kognitif.

3. Terganggunya kesehatan mental

Tidak hanya kesehatan fisik yang dirugikan akibat kurang olahraga, kesehatan mental pun juga. Menurut laporan yang dirilis dalam International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, bermalas-malasan dan tidak aktif secara fisik selama 3 jam sehari, dapat meningkatkan risiko munculnya gejala depresi.Dengan berolahraga secara rutin, risiko gangguan mental depresi dapat diturunkan sebanyak 30 persen.

4. Tulang dan persendian mudah cedera

Kurang olahraga dapat membuat tulang dan persendian melemah
Tulang dan persendian jadi lemah karena kurang olahraga
Kurang olahraga dapat membuat tulang dan persendian di dalam tubuh menjadi mudah cedera. Sedangkan, berolahraga secara rutin dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit osteopenia (turunnya kepadatan tulang) dan osteoporosis (tulang lemah dan rapuh).Ditambah lagi, aktif secara fisik dapat membantu Anda terhindar dari cedera dan meningkatkan ketahanan tubuh dalam beraktivitas.

5. Membesarnya lingkar pinggang dan meningkatkan berat badan

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Obesity, gaya hidup bermalas-malasan dan tidak aktif secara fisik terbukti bisa meningkatkan lingkar pinggang.Kondisi ini terjadi karena kalori yang ada di dalam tubuh tidak terbakar dengan baik sehingga akan menumpuk. Jadi tidak heran kalau berat badan pun ikut naik.

6. Meningkatnya risiko kanker

Jarang berolahraga dapat meningkatkan risiko berbagai macam kanker. Sejumlah studi membuktikan, gaya hidup bermalas-malasan dan tidak aktif secara fisik mampu meningkatkan risiko kanker kolorektal (usus besar), payudara, paru-paru, hingga ovarium.Untuk mencegah datangnya kanker, tentunya gaya hidup sehat dan olahraga teratur perlu dilakukan. Sebuah penelitian bahkan sudah membuktikan, menjadikan olahraga sebagai kebiasaan dapat mencegah datangnya berbagai jenis kanker.

7. Tubuh menjadi loyo dan mudah lelah

Sering merasa lelah? Bisa jadi Anda kurang olahraga. Sebuah studi sudah membuktikan, rasa lelah yang dialami partisipannya dapat diredakan setelah berolahraga rutin selama enam minggu.Pada penderita sindrom kelelahan kronis, berolahraga rutin dipercaya dapat meningkatkan energi tubuh. Sementara itu, pasien kanker, multiple sclerosis, hingga HIV/AIDS yang sering merasa lelah juga disarankan untuk berolahraga supaya tetap berenergi.

8. Mengundang diabetes tipe 2

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2.Aktivitas fisik atau olahraga dapat membantu tubuh mengontrol gula darah (glukosa), menjaga berat badan, menstabilkan tekanan darah, dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Sebagai tambahan, berolahraga rutin juga ampuh meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

9. Kualitas tidur menurun

Menurut Sleep Foundation, kualitas tidur akan meningkat jika Anda berolahraga selama 150 menit selama satu minggu.Temperatur tubuh akan meningkat selama Anda berolahraga. Kemudian, saat Anda sudah berada di tempat tidur, temperatur tubuh akan menurun sehingga membuat tidur lebih nyenyak.Studi lainnya juga membuktikan, berolahraga selama 150 menit dalam satu minggu dapat meningkatkan kualitas tidur sebanyak 65 persen.

Catatan dari SehatQ

Tidak ada kata terlambat untuk memulai olahraga. Jika Anda merasa masih kurang olahraga, jangan berkecil hati dan bulatkan tekad untuk mulai aktif secara fisik.Bagi Anda yang ingin berkonsultasi tentang kesehatan, segeralah bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
penyakitolahragaolahraga lansiatips olahraga
WHO. https://www.who.int/news/item/04-04-2002-physical-inactivity-a-leading-cause-of-disease-and-disability-warns-who
Diakses pada 27 November 2020
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/377725-what-happens-to-your-body-when-you-dont-exercise/
Diakses pada 27 November 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/benefitsofexercise.html#:~:text=Exercise%20strengthens%20your%20heart%20and,blood%20pressure%20and%20triglyceride%20levels.
Diakses pada 27 November 2020
NHS. https://www.nhs.uk/live-well/exercise/exercise-health-benefits/
Diakses pada 27 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/fatigue#causes
Diakses pada 27 November 2020
Heatlhline. https://www.healthline.com/nutrition/10-benefits-of-exercise#TOC_TITLE_HDR_5
Diakses pada 27 November 2020
CDC. https://www.cdc.gov/chronicdisease/resources/publications/factsheets/physical-activity.htm#:~:text=Not%20getting%20enough%20physical%20activity%20can%20lead%20to%20heart%20disease,cholesterol%2C%20and%20type%202%20diabetes.
Diakses pada 27 November 2020
Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/articles/study-physical-activity-impacts-overall-quality-sleep#:~:text=People%20sleep%20significantly%20better%20and,week%2C%20a%20new%20study%20concludes.
Diakses pada 27 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait