logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Berbagai Contoh Ektoparasit dan Bahayanya bagi Manusia

14 Apr 2021

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Kutu rambut termasuk salah satu contoh ektoparasit

Salah satu contoh ektoparasit adalah kutu rambut

Table of Content

  • Contoh-contoh ektoparasit
  • Bahaya ektoparasit bagi manusia

Parasit merupakan kelompok organisme yang hidup pada atau di dalam organisme yang jadi inangnya, misalnya manusia. Makhluk ini tidak bisa hidup tanpa inangnya karena mereka mengambil makanan dari sana. Salah satu kelas parasit yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia adalah ektoparasit.

Advertisement

Secara umum, pengertian ektoparasit adalah jenis parasit yang hidup menempel pada kulit inangnya dan bukan hidup di dalamnya. Ektoparasit dapat ditemukan di dalam kulit atau hanya di lapisan permukaannya. Kelompok penyakit yang disebabkan ektoparasit adalah ektoparasitosis.

Contoh-contoh ektoparasit

Hampir semua ektoparasit adalah hewan artropoda, yakni hewan tanpa tulang belakang (invertebrata) dengan kerangka luar kitin. Artropoda bisa berperan menjadi perantara pembawa bibit penyakit yang ditularkan pada inangnya atau menyebabkan penyakit secara langsung bagi inangnya.

Pengertian ektoparasit secara luas juga dapat meliputi nyamuk yang mengisap darah pada permukaan kulit inangnya.

Namun, istilah ektoparasit lebih sering digunakan secara sempit, yakni hanya merujuk pada jenis parasit yang tidak hanya menggigit atau mengisap di permukaan kulit, tapi juga hidup di sana dalam jangka waktu yang cukup lama.

Beberapa contoh ektoparasit berdasarkan kelas-kelas hewannya adalah:

  • Kelas Insecta (serangga), yang meliputi jenis nyamuk dan lalat
  • Kelas Arachnida (hewan berkaki delapan), yang meliputi kutu (lice), tungau (mite), pinjal (fleas), caplak (tick), laba-laba, dan kalajengking
  • Kelas Chilopoda (kelabang)
  • Kelas Diplopoda (keluwing).

Nyamuk dan lalat termasuk dalam contoh ektoparasit kelompok fakultatif, yakni jenis ektoparasit yang hanya membutuhkan inang pada saat makan. Jenis ektoparasit ini menghabiskan sebagian besar waktunya di luar inang. Selain itu, ada juga arachnida yang termasuk dalam kelompok ektoparasit fakultatif, yaitu kutu kasur.

Di sisi lain, ektoparasit yang sepenuhnya hidup pada inang disebut dengan kelompok ektoparasit obligat. Contoh ektoparasit obligat adalah beberapa jenis kutu yang hidup pada kulit inang, seperti kutu tubuh (Pediculus humanis), kutu kemaluan (Phthirius pubis), dan kutu kepala (Pediculus humanus capitis).

Baca Juga

  • Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Kutu Air di Tangan
  • 12 Obat Kutu Rambut Anak Alami dan Medis yang Aman Digunakan
  • Waspadai 10 Jenis Serangga Berbahaya yang Dapat Mengancam Jiwa Ini

Bahaya ektoparasit bagi manusia

Keberadaaan ektoparasit kerap menjadi sumber penyakit bagi makhluk lain yang menjadi inangnya, seperti manusia, hewan mamalia, dan unggas.

Berikut adalah berbagai cara ektoparasit dapat mengancam kesehatan manusia baik secara langsung atau tidak langsung.

  • Mengancam kesehatan manusia secara langsung dengan menggali, makan, tinggal, dan berkembang biak di kulit manusia atau mengisap darah maupun cairan pada jaringan, seperti yang dilakukan kutu, tungau, pinjal, dan caplak. Hal ini dapat menimbulkan gangguan kesehatan, seperti iritasi, peradangan, kudis, dan sebagainya.
  • Ektoparasit juga dapat memicu berbagai reaksi alergi pada individu yang sensitif dan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari penderitanya.
  • Sebagian ektoparasit dapat berperan sebagai vektor yang secara tidak langsung menularkan berbagai patogen sumber penyakit menular (virus, bakteri, dan protozoa).
  • Dapat menyebabkan gangguan kesehatan berat dari racun yang dikeluarkannya. Contoh ektoparasit ini adalah kutu caplak. Selain dapat menularkan berbagai penyakit, caplak juga dapat menyuntikkan racun yang melumpuhkan (tick paralysis) selama menghisap darah dalam jangka panjang.

Tingkat keparahan dari gangguan ektoparasit dapat berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat. Bahkan, tidak jarang gangguan ektoparasit bisa menjadi vektor penularan berbagai macam penyakit, seperti malaria atau demam berdarah.

Demikian juga dengan kutu rambut yang dapat menular pada satu sama lain. Kutu rambut biasanya terjadi pada anak-anak, tapi juga bisa menyerang orang dewasa.

Pada sebagian orang, kutu rambut mungkin bisa hilang dengan sendirinya setelah kebersihan diri ditingkatkan. Namun, sebagian lain dapat memerlukan pembasmi kutu dan pengobatan medis untuk menghilangkan dan mengatasi radang akibat kutu.

Hampir semua ektoparasit dapat dicegah dengan menjaga kebersihan. Selain itu, sebagian penyakit yang disebabkan oleh ektoparasit mungkin memerlukan kebijakan terkait kebersihan yang dilaksanakan bersama-sama dalam masyarakat.

Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Advertisement

kutuparasit

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved