Berbagai Alasan Kenapa Burger Tidak Sehat untuk Anda

(0)
04 Apr 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu alasan kenapa burger tidak sehat adalah kandungan kalorinya yang tinggiAda sejumlah alasan kenapa burger tidak sehat
Burger adalah makanan yang terdiri dari potongan patty (potongan daging cincang atau bahan lain) yang disajikan dengan tambahan berbagai topping dan pelengkap, lalu diapit dua potong roti. Di balik kelezatannya, ada sejumlah alasan kenapa burger tidak sehat untuk Anda. Hal ini tidak lepas dari tingginya kalori burger dan berbagai kandungan lainnya yang bisa berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan seputar alasan kenapa burger tidak sehat bagi tubuh Anda.

Beberapa alasan kenapa burger tidak sehat

Ada beberapa alasan kenapa burger tidak sehat bagi tubuh Anda, yaitu:
  • Banyak penjual burger yang menggunakan patty dari daging berlemak, saus dengan kadar garam dan gula tinggi, serta roti dari tepung yang direfinasi.
  • Burger merupakan makanan tinggi sodium yang dapat berisiko memicu tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko serangan jantung, gangguan ginjal, dan stroke.
  • Alasan kenapa burger tidak sehat lainnya adalah tingginya kalori burger. Belum lagi tambahan kalori dari makanan lain yang biasanya disantap bersama burger, seperti kentang goreng dan minuman bersoda. Kelebihan kalori dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung.
  • Burger memiliki kandungan kolesterol, lemak trans, dan lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Patty dapat terbuat dari campuran daging yang merupakan gabungan dari banyak sapi sehingga meningkatkan kemungkinan kontaminasi.
  • Patty pada burger umumnya tidak hanya mengandung daging sapi murni, tapi ada juga tambahan amonia dan jaringan organ lain pada sapi yang dicampurkan dalam bahan bakunya.
  • Adanya pengawet dan penambah tekstur pada daging, seperti natrium fosfat dan nitrat, dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Jumlah kalori dan nutrisi lain dalam burger

Kalori burger tergolong sangat tinggi. Beberapa menu burger bahkan mencapai 1000 kalori per sajiannya. Jumlah ini telah melebihi setengah dari kebutuhan kalori harian orang dewasa. Maka tidak mengherankan jika mengonsumsi burger secara rutin yang tidak diiringi gaya hidup aktif, dapat membuat Anda mengalami obesitas. Meski demikian, ada pula sejumlah nutrisi yang bisa Anda dapatkan dari burger. Daging sapi kaya akan protein dan nutrisi penting, seperti zat besi, zinc, vitamin B6, dan vitamin B12. Potongan tomat, selada, atau bawang bombay di dalamnya juga dapat memberikan tambahan nutrisi penting bagi tubuh, misalnya vitamin C, vitamin B, vitamin K, serta zat antioksidan likopen. Meskipun demikian, tambahan roti, topping, bumbu pelengkap, porsi daging yang terlalu besar, serta porsi sayur yang terlalu sedikit, bisa menjadi alasan kenapa burger tidak sehat. Terlebih lagi jika Anda tidak suka mengonsumsi sayur untuk burger.

Cara bikin burger yang lebih sehat

Burger sehat
Burger sehat dengan ayam dan sayuran tambahan
Setelah mengetahui alasan kenapa burger tidak sehat, mungkin Anda jadi merasa was-was. Sebagai solusinya, Anda bisa membuat burger sendiri yang jauh lebih sehat di rumah. Berikut adalah cara bikin burger dengan alternatif yang lebih sehat.

1. Gunakan daging yang rendah lemak

Pilihlah daging cincang yang rendah lemak sebagai bahan patty. Anda dapat menggunakan daging ayam, ikan, atau daging sapi tanpa lemak.

2. Kurangi porsi daging

Untuk menurunkan kadar kolesterol, Anda juga dapat mengurangi porsi daging pada burger dan menambahkan lebih banyak sayuran. Selain mengganti daging merah dengan daging putih, Anda dapat membuat patty dari tempe, telur, atau jamur untuk membantu mengurangi kolesterol dan kalori burger.

3. Tambahkan bumbu rempah

Rempah-rempah tidak hanya memperkaya rasa, tapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sebaiknya kurangi penambah rasa instan dan ganti dengan bumbu rempah yang lebih alami.

4. Ukuran saji yang tepat

Jangan terbawa nafsu membuat burger sebesar-besarnya. Sebaiknya buatlah burger dalam ukuran saji yang tepat untuk pola makan Anda sehingga asupan kalori burger dapat diatur.

5. Ganti topping

Mengganti topping juga dapat membuat burger lebih sehat. Misalnya, mengganti saus instan dengan saus salsa segar atau saus tomat buatan rumah lainnya. Anda juga dapat menambahkan banyak sayuran segar sebagai topping agar kalori burger lebih rendah.

6. Singkirkan roti

Supaya lebih sehat, ada baiknya roti putih diganti dengan alternatif yang lebih baik, seperti kentang yang dikukus atau selada. Dengan mengetahui alasan kenapa burger tidak sehat dan cara bikin burger yang lebih sehat, Anda diharapkan dapat memiliki pola makan yang lebih baik. Mengingat kalori burger yang tinggi, ada baiknya makanan ini hanya dikonsumsi sesekali saja, misalnya saat tidak ada pilihan makanan yang lebih segar dan sehat.Jika Anda punya pertanyaan seputar makanan sehat, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
makanan tidak sehatkolesterol
Every Day Health. https://www.everydayhealth.com/news/unhealthy-things-lurking-in-your-burger/
Diakses 22 Maret 2021
Healthy Eating. https://healthyeating.sfgate.com/bad-effects-burgers-11402.html
Diakses 22 Maret 2021
Open Fit. https://www.openfit.com/how-to-make-a-healthier-burger
Diakses 22 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait