Beragam Metode Menurunkan Berat Badan – Mana yang Paling Aman dan Efektif?

Berat badan turun drastis hanya dalam 10 hari
Berat badan turun drastis menjadi salah satu impian banyak orang

Berat badan turun drastis hanya dalam 10 hari! Lingkar pinggang berkurang 1 lingkar lebih kecil setiap harinya! Makan sebanyak apapun dan tetap langsing!

Itulah beberapa hal yang sering digaungkan oleh iklan penjual obat atau alat penurun berat badan. Namun, apakah produk-produk tersebut benar-benar berhasil menurunkan berat badan? Apa saja risiko dari kehilangan berat badan dalam waktu yang sangat singkat? Dan yang terpenting, apakah hal tersebut aman?

Sebelum mencari tahu lebih lanjut tentang efek samping berat badan turun secara drastis. Perlu diketahui terlebih dahulu, beberapa kategori umum cara penurunan berat badan. Pada dasarnya, hampir seluruh klaim penurun berat badan tersebut dapat dikategorikan menjadi 4 kategori:

1. Diet Menahan Lapar

Salah satu contoh diet ini adalah “master cleanse” yang dipopulerkan oleh Beyonce. Diet ini melibatkan air mineral, air perasan lemon, sirup mapel, dan cabe rawit untuk membantu Anda menurunkan berat badan melalui proses detoks.

2. Suplemen & Pil Diet

Saat ini sudah banyak beredar suplemen & pil diet yang mengaku dapat membuat berat badan turun drastis. Pada dasarnya, mereka mengklaim dapat menghambat adsorpsi nutrisi, meningkatkan metabolisme, dan membakar lemak.

3. Diet Sangat Rendah Kalori

Kategori lainnya adalah dengan menggunakan metode Very Low Calorie Diet (VLCD). Namun, jenis metode ini haruslah di bawah supervisi tenaga medis. Kebenaran dan keberhasilan diet ini kebanyakan merupakan pembelajaran dari orang-orang yang menjalani diet ini.

4. Krim, Alat Penurun berat Badan, dan Mantra Sihir

Masih banyak lagi cara-cara aneh dan meragukan yang diklaim ampuh untuk menurunkan berat badan secara drastis. Kebanyakan dari metode-metode ini mengaku dapat menggantikan diet dan olahraga untuk menurunkan berat badan.

Apakah Cara Penurunan Berat Badan Drastis Ini Berhasil?

Menurut penelitian, cara yang sudah terbukti dapat menurunkan berat badan adalah Diet Sangat Rendah Kalori atau Very Low Calorie Diet dan operasi pengurangan berat badan. Selain itu, cara-cara lainnya dianggap belum teruji secara efektif mampu menurunkan berat badan secara drastis. Pada dasarnya, yang perlu Anda ketahui bahwa di setiap program penurunan berat badan, yang membakar lemak secara efektif bukanlah pil atau jenis makanan tertentu, tetapi pengurangan kalori yang disertai dengan olahraga secara teratur.

Lantas, apa saja risiko dari penurunan berat badan secara drastis tersebut?

  • Batu empedu, biasa terjadi pada 12%-25% orang yang kehilangan berat badan dalam jumlah yang banyak
  • Dehidrasi, yang dapat dihindari dengan meminum air dalam jumlah yang banyak
  • Malnutrisi, biasa diakibatkan karena kurangnya pemenuhan protein dalam waktu yang sangat cepat
  • Ketidakseimbangan elektrolit, sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian

Pertanyaan terakhir, apakah berat badan turun drastis merupakan hal yang baik?

Sebenarnya, baik penurunan berat badan secara drastis maupun obesitas sama-sama berbahaya. Untuk orang dengan obesitas, mungkin Very Low Calorie Diets dianggap sebagai cara yang paling efektif untuk mengurangi berat badan. Hal ini dikarenakan VLCD merupakan program yang diawasi secara medis oleh dokter selama beberapa minggu.

Namun, tentu program ini memiliki biaya yang sangat mahal. Sehingga banyak orang yang berhenti di tengah-tengah program. Hal ini lah yang dapat memicu kembalinya berat badan kembali seperti sedia kala. Para ahli menganjurkan untuk melakukan program penurunan berat badan yang berkelanjutan.

WebMD. https://www.webmd.com/diet/guide/rapid-weight-loss#1

Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed