Berapa Angka Tekanan Darah Normal? Berikut Jawabannya

Pastikan tekanan darah normal agar terhindar dari penyakit hipertensi atau hipotensi
Secara berkala, Anda harus memastikan tekanan darah normal agar terhindar dari penyakit

Berdasarkan data Riskesdas yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi pada tahun 2013 adalah sebesar 25,8%. Menurut Survei Indikator Kesehatan Nasional (Sirkesnas), terjadi peningkatan sebesar 32,4% pada prevalensi hipertensi untuk penduduk usia 18 tahun ke atas.

Hipertensi sulit dideteksi karena biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala yang jelas sehingga sering disebut sebagai pembunuh diam-diam. Meski hipertensi penting untuk segera diatasi, tetapi bukan berarti Anda mengabaikan hipotensi yang merupakan kebalikan dari hipertensi.

Hipotensi atau tekanan darah rendah juga dapat mengancam nyawa. Oleh karenanya, masyarakat perlu untuk memeriksa tekanan darahnya, apakah tekanan darah normal atau tidak.

Memahami Tekanan Darah secara Umum

Tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah, atau dengan kata lain normal adalah kondisi yang seharusnya terjadi pada tekanan darah. Lantas, apa sebenarnya tekanan darah normal?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya jika Anda mengetahui apa itu tekanan darah secara umumnya. Tekanan darah merupakan besarnya kekuatan atau tekanan yang dibutuhkan oleh jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Tekanan darah diukur dalam satuan milimeter merkuri atau mmHg. Angka yang didapat berdasarkan tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung mengedarkan darah ke seluruh tubuh, sementara tekanan diastolik adalah tekanan saat jantung beristirahat sebelum mengedarkan darah kembali.

Angka sebelah kiri pada hasil tekanan darah Anda adalah tekanan sistolik, sementara angka sebelah kanan pada hasil tekanan darah Anda adalah tekanan diastolik. Misalnya, jika angka tekanan darah Anda adalah 150/95 mmHG, maka tekanan sistolik Anda adalah 150 mmHG dan tekanan diastolik Anda adalah 95 mmHG.

Cara Mengetahui Tekanan Darah Normal

Untuk mengetahui apakah tekanan darah normal atau tidak, Anda perlu untuk mengikuti pemeriksaan tekanan darah. Pemeriksaan tekanan darah dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang bernama sphygmomanometer. Nama dari alat ini mungkin terdengar asing, tetapi sebenarnya alat ini adalah alat pengukur tensi darah yang sering digunakan oleh dokter untuk mengukur tekanan darah Anda.

Jika Anda ingin mengukur sendiri, Anda dapat membeli alat pengukur tekanan darah digital yang lebih praktis dan dapat dibawa ke mana-mana. Namun, selalu pastikan bahwa alat tersebut cukup akurat dan dapat berfungsi dengan benar.

Anda dapat berdiskusi dengan dokter untuk mengetahui alat pengukur tekanan darah digital mana yang bagus untuk digunakan.

Berapa Tekanan Darah Normal?

Anda harus memulai mengecek tekanan darah saat usia telah mencapai 18 tahun dengan frekuensi setidaknya sekali dalam dua tahun.

Jika Anda berusia 40 tahun ke atas atau memiliki risiko tekanan darah tinggi atau rendah, Anda perlu meminta dokter untuk mengecek tekanan darah setidaknya sekali dalam setahun.

Setelah mendapatkan hasil tekanan darah Anda, tiba saatnya untuk menjawab pertanyaan yang ditunggu-tunggu. Jadi, berapakah tekanan darah normal yang seharusnya?

  • Tekanan darah normal: berkisar antara 80/60 mmHg sampai 120/80 mmHg.
  • Tekanan darah tinggi: mencapai 140/90 mmHg ke atas.
  • Tekanan darah rendah: mencapai 90/50 mmHg ke bawah.

Jika tekanan darah normal, maka Anda tidak perlu khawatir. Namun, jika tekanan darah Anda tinggi atau rendah, maka Anda perlu untuk berkonsultasi ke dokter sebelum kondisi yang dialami semakin parah. Deteksi dini dapat membantu untuk mencegah terjadinya gangguan yang lebih serius.

Tips Agar Tekanan Darah Normal

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau rendah dan ingin membuat tekanan darah normal, Anda tidak perlu bingung. Berikut tips yang dapat dilakukan untuk membuat Anda memiliki tekanan darah normal:

  • Berolahraga secara teratur
  • Menurunkan berat badan
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Mengonsumi obat yang sesuai dengan instruksi dokter
  • Menerapkan pola hidup sehat serta mengurangi asupan garam
  • Berhenti merokok

Semoga tips-tips di atas dapat membantu Anda mendapatkan tekanan darah normal. Selamat mencoba!

 

Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/article/view/18051600004/hipertensi-membunuh-diam-diam-ketahui-tekanan-darah-anda.html
Diakses pada 28 Maret 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/blood-pressure-test/about/pac-20393098
Diakses pada 28 Maret 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-blood-pressure/symptoms-causes/syc-20355465
Diakses pada 28 Maret 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/symptoms-causes/syc-20373410
Diakses pada 28 Maret 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/blood-pressure-test/
Diakses pada 28 Maret 2019

NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/lifestyle/what-is-blood-pressure/
Diakses pada 28 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed