Berapa Minggu Boleh Jongkok Setelah Melahirkan? Ini Penjelasannya


Berapa minggu boleh jongkok setelah melahirkan sebetulnya bergantung pada kondisi masing-masing individu. Namun, umumnya ibu sudah bisa jongkok sekitar 3-10 hari setelah melahirkan normal.

0,0
27 Sep 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Berapa minggu boleh jongkok setelah melahirkan bergantung pada kondisi ibuJongkok setelah melahirkan boleh dilakukan saat kondisi tubuh sudah siap
Tak jarang, banyak ibu yang bertanya berapa minggu boleh jongkok setelah melahirkan. Sebab, posisi ini dikhawatirkan bisa membuat bekas jahitan terbuka atau mengalami prolaps uteri (rahim turun) jika dilakukan terlalu dini usai persalinan. Jongkok setelah melahirkan memang sah-sah saja untuk dilakukan, baik oleh wanita yang melakukan persalinan normal ataupun caesar. Namun, mengenai waktu yang tepat, simak penjelasan berikut supaya Anda tidak keliru.

Berapa minggu boleh jongkok setelah melahirkan?

Anda dapat melakukan jongkok setelah melahirkan ketika tubuh sudah siap melakukan hal tersebut. Namun, kondisi ibu yang baru melahirkan mungkin tidak sekuat sebelumnya, jadi lakukan jongkok secara perlahan dan bertahap.Mengenai berapa minggu boleh jongkok setelah melahirkan sebetulnya bergantung pada kondisi masing-masing individu. Sebab, proses pemulihan setelah melahirkan bisa berbeda, ada yang lebih cepat atau lebih lambat.Lantas, kapan boleh jongkok setelah melahirkan normal? Ibu umumnya sudah bisa jongkok sekitar 3-10 hari setelah melahirkan normal. Bahkan, jika Anda aktif berolahraga sebelum dan selama kehamilan, proses pemulihan dan kemampuan untuk jongkok setelah melahirkan pun bisa semakin cepat.Sementara itu, bagi Anda yang melahirkan melalui operasi caesar, Anda mungkin memerlukan beberapa minggu sebelum mencoba melakukan jongkok lagi. Untuk benar-benar pulih setelah melahirkan caesar, setidaknya ibu membutuhkan waktu sekitar 6 minggu. Jadi, Anda bisa mencoba jongkok setelah rentang waktu tersebut. Akan tetapi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter agar kondisi Anda lebih aman. Hindari melakukan jongkok terlalu dini atau terburu-buru karena dikhawatirkan bisa berbahaya.

Tanda bahaya jongkok setelah melahirkan

Segera hentikan jika timbul rasa nyeri saat jongkok
Setelah mengetahui kapan boleh jongkok setelah melahirkan normal atau caesar, Anda tentu harus lebih berhati-hati. Melakukan jongkok terlalu dini setelah melahirkan dikhawatirkan berbahaya bagi ibu. Berikut adalah beberapa tanda bahaya jongkok setelah melahirkan yang harus Anda waspadai.
  • Timbul rasa nyeri

Segera hentikan jika Anda mengalami rasa nyeri yang hebat saat jongkok. Rasa nyeri dapat muncul di pinggul, otot paha, atau punggung bawah yang mungkin tak tertahankan. Jangan mengabaikannya karena bisa menjadi pertanda masalah.
  • Terjadi perdarahan

Anda umumnya akan mengalami nifas setelah melahirkan. Darah nifas pun menjadi lebih ringan dan berhenti seiring berjalannya waktu. Namun, jika keluar darah merah cerah atau terjadi perdarahan yang deras setelah jongkok, sebaiknya Anda harus waspada.
  • Tidak bisa menahan kencing

Setelah melahirkan, sebagian wanita sulit menahan kencing. Tertawa, bersin, atau batuk bisa membuat urine keluar begitu saja hingga terasa mengganggu. Terkadang, jongkok terlalu cepat setelah melahirkan juga dapat memperburuk kondisi tersebut.Jika tanda-tanda di atas muncul, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapat pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Anda juga dapat bertanya mengenai berapa minggu boleh jongkok setelah melahirkan.

Benarkah jongkok setelah melahirkan sebabkan bekas jahitan terbuka?

Saat melahirkan normal, sebagian ibu mendapatkan tindakan episiotomi. Episiotomi adalah sayatan yang dibuat di perineum (jaringan antara lubang vagina dan anus) agar bayi bisa keluar lebih mudah. Selanjutnya, sayatan tersebut akan dijahit.Melakukan jongkok setelah melahirkan dikhawatirkan bisa membuat bekas jahitan episiotomi terbuka. Namun, jika dilakukan secara hati-hati dan tidak dipaksakan, hal tersebut biasanya tidak terjadi. Anda juga jangan melakukannya dengan terburu-buru demi keselamatan.
Bekas jahitan episiotomi yang terbuka bisa menyebabkan nyeri
Bekas jahitan episiotomi bisa menjadi rusak dan terbuka karena infeksi atau tekanan pada jahitan akibat pendarahan. Oleh sebab itu, Anda harus menjaga bekas jahitan tersebut dengan baik agar tidak robek dan terinfeksi. Jika bekas jahitan episiotomi terbuka, Anda akan mengalami nyeri yang luar biasa, perdarahan atau keluarnya cairan seperti nanah, serta tidak enak badan. Segera periksakan diri ke dokter apabila hal ini terjadi. Ikuti saran dokter mengenai kapan boleh jongkok setelah melahirkan normal.

Apakah jongkok setelah melahirkan menyebabkan prolaps uteri?

Prolaps uteri adalah turunnya rahim karena otot yang menyokongnya lemah atau mengalami kerusakan. Jongkok bukan penyebab prolaps uteri yang utama. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh trauma selama persalinan, kelebihan berat badan atau obesitas, batuk kronis, dan mengejan berlebihan saat BAB.Rahim turun dapat ditandai dengan adanya tekanan di area vagina, rasa mengganjal atau menonjol dari area intim, nyeri panggul, tidak bisa kencing atau sulit menahan kencing, sembelit, serta tidak nyaman saat berhubungan seks.Jika Anda ingin jongkok setelah melahirkan, pastikan kondisi tubuh Anda sudah siap melakukannya. Jangan sampai hal tersebut memicu masalah lain yang berbahaya. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar berapa minggu boleh jongkok setelah melahirkan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
operasi caesarkehidupan pasca melahirkanpersalinanpendarahan pasca melahirkanmelahirkan normal
Postpartum Trainer. https://postpartumtrainer.com/can-i-do-squats-after-giving-birth/
Diakses pada 13 September 2021
NHS. https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/what-happens/episiotomy-and-perineal-tears/
Diakses pada 13 September 2021
RCOG. https://www.rcog.org.uk/en/patients/tears/perineal-wound-dehiscence/
Diakses pada 13 September 2021
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/prolapsed-uterus
Diakses pada 13 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-prolapse/symptoms-causes/syc-20353458
Diakses pada 13 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait