Berapa hari masa inkubasi Covid-19 adalah 2-14 hari, dengan rata-rata sekitar 5 hari
Masa inkubasi Covid-19 umumnya 2-14 hari setelah terpapar virus

Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat dari hari ke hari. Akibatnya, tak sedikit masyarakat yang khawatir atau resah akan kemungkinan positif terinfeksi virus corona. Namun, yang menjadi pertanyaan, jika seseorang terinfeksi virus corona, berapa hari masa inkubasi Covid-19 di dalam tubuh manusia?

Berapa hari masa inkubasi Covid-19 di dalam tubuh manusia?

Masa inkubasi adalah waktu dari mulai seseorang terpapar virus hingga orang tersebut menimbulkan gejala penyakit.

World Health Organization menyatakan bahwa sebagian besar perkiraan masa inkubasi Covid-19, yakni selama 1-14 hari atau rata-rata sekitar 5 hari. Sementara, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), masa inkubasi Covid-19 atau SARS-Cov-2 terjadi selama 2-14 hari setelah terpapar virus.

Sebuah hasil riset lain mengemukakan bahwa sebanyak 97 persen orang yang terpapar virus corona menunjukkan gejala penyakit dalam waktu 11,5 hari, dengan masa inkubasi Covid-19 sekitar 5 hari.

Sebenarnya, masa inkubasi virus Covid-19 di dalam tubuh manusia tergolong bervariasi antara orang yang satu dengan orang lainnya. Maka dari itu, orang yang terinfeksi virus corona ada yang tidak langsung menunjukkan gejala apa pun dan ada pula yang mengalami gejala coronavirus ringan.

Akan tetapi, perkiraan masa inkubasi Covid-19 mungkin akan diperbarui kembali ketika ada lebih banyak data baru yang tersedia.

Bagaimana cara penularan virus corona terjadi?

Penularan virus corona Covid-19 dapat terjadi dari satu orang ke orang lainnya yang berkontak dalam jarak dekat melalui percikan atau tetesan air (droplet) yang keluar dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi saat bersin, batuk, atau mengeluarkan napas.

Saat penderita bersin atau batuk tanpa menutup mulutnya, maka tetesan kecil air liur yang keluar bisa saja mendarat di tangan atau permukaan pakaian orang lain. Lalu, saat orang tersebut makan tanpa cuci tangan atau mengusap hidung, virus pun bisa masuk ke dalam tubuh.

Tak hanya dapat menular antarmanusia, virus Covid-19 juga dapat bertahan pada permukaan benda yang terkontaminasi oleh percikan air liur dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi. Ketika ada orang lain yang menyentuh benda tersebut maka ia dapat tertular.

Meski demikian, kemungkinan penularan virus corona melalui benda masih tergolong rendah.

Gejala coronavirus yang patut diwaspadai

Infeksi virus corona atau Covid-19 adalah suatu jenis penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Tak ayal bila gejala coronavirus terbilang mirip dengan flu biasa.

Sama seperti masa inkubasi virus, gejala virus corona sebenarnya dapat bervariasi pada setiap individu. Secara umum, gejala coronavirus dapat muncul 4-10 hari setelah terpapar dari orang yang terinfeksi.

Setelah masa inkubasi Covid-19, muncul gejala coronavirus
Perbedaan gejala coronavirus dan flu biasa yang patut diwaspadai

Gejala coronavirus yang muncul biasanya bersifat ringan dan akan berkembang secara bertahap. Beberapa gejala virus Covid-19 yang utama, yaitu:

  • Batuk kering
  • Demam
  • Merasa lemas
  • Sesak napas

Ada pula gejala virus corona yang tidak umum, tetapi dialami oleh beberapa orang, seperti:

  • Hidung berair
  • Sakit tenggorokan
  • Badan terasa pegal-pegal
  • Diare

Sebanyak 80 persen orang-orang yang terinfeksi virus Covid-19 dapat sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan medis apa pun. Ini karena pada dasarnya, infeksi virus corona adalah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya selama daya tahan tubuh penderitanya dalam kondisi baik.

Jadi, penting untuk memperbanyak asupan air putih, makan makanan yang bergizi, serta istirahat dengan baik di rumah agar tubuh tetap sehat dan kuat melawan virus.

Kendati demikian, ada beberapa orang yang rentan terhadap infeksi virus corona sehingga gejala coronavirus yang dialami tergolong berat. Mereka adalah orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu atau dengan riwayat penyakit kronis tertentu.

Ini yang harus Anda lakukan apabila positif terinfeksi virus corona

Ada tiga kemungkinan kondisi kesehatan yang Anda alami apabila positif terinfeksi virus corona, yaitu:

1. Positif virus corona, tetapi tidak mengalami gejala penyakit apa pun

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda mungkin saja positif virus corona tanpa memperlihatkan gejala apa pun. Kondisi ini menandakan bahwa tubuh Anda cukup kuat dan sehat serta dapat melawan virus corona yang ada di dalam tubuh.

Sebaiknya, Anda tetap tenang dan jangan panik. Tidak perlu terburu-buru pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri karena kondisi Anda dapat berisiko menyebarkan virus ke orang lain, terutama saat berada di perjalanan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Anda cukup melakukan isolasi mandiri di rumah. World Health Organization merekomendasikan isolasi diri di rumah sebaiknya dilakukan selama 14 hari. Pasalnya, masa inkubasi virus Covid-19 di dalam tubuh terjadi selama 2-14 hari.

2. Positif virus corona dan mengalami gejala penyakit ringan

Jika Anda positif virus corona yang disertai gejala ringan, seperti demam, batuk, lemas, tetapi tidak ada sesak napas, bahkan masih dapat melakukan aktivitas ringan secara normal, Anda disarankan untuk melakukan isolasi diri di rumah.

Selama melakukan isolasi diri di rumah, kondisi Anda tetap perlu dipantau. Jika gejala yang Anda alami cenderung ringan-sedang serta senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri, kemungkinan Anda dapat sembuh akan tinggi.

Sebaliknya, apabila gejala virus corona semakin memburuk, seperti merasa sangat lemas dan mengalami sesak napas, segera cari pertolongan medis ke rumah sakit.

3. Positif virus corona dan mengalami gejala penyakit berat

Pasien dalam kondisi seperti inilah yang membutuhkan penanganan serius. Umumnya, gejala coronavirus yang ditimbulkan adalah demam tinggi (suhu tubuh di atas 38 derajat), sesak napas berat, memiliki riwayat penyakit lain (diabetes, infeksi pernapasan akut, asma, penyakit jantung, kanker), serta tidak dapat melakukan aktivitas apa pun.

Prioritaskan pasien dengan kondisi tersebut guna mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera di rumah sakit rujukan.

informasi selengkapnya mengenai virus corona

Catatan dari SehatQ

Berapa hari masa inkubasi Covid-19 di dalam tubuh manusia? Pertanyaan tersebut mungkin terbersit di benak Anda di tengah wabah virus corona ini.

Jawabannya, masa inkubasi virus Covid-19 di dalam tubuh manusia tergolong bervariasi antara orang yang satu dengan orang lainnya. Maka dari itu, orang yang terinfeksi virus corona ada yang tidak langsung menunjukkan gejala apa pun dan ada pula yang mengalami gejala coronavirus ringan.

Namun, secara umum, berapa hari masa inkubasi Covid-19 adalah 2-14 hari, dengan rata-rata sekitar 5 hari.

Healthline. https://www.healthline.com/health/coronavirus-incubation-period#symptoms

Diakses pada 1 April 2020

World Health Organization. https://www.who.int/news-room/q-a-detail/q-a-coronaviruses

Diakses pada 1 April 2020

Annals of Internal Medicine. https://annals.org/aim/fullarticle/2762808/incubation-period-coronavirus-disease-2019-covid-19-from-publicly-reported

Diakses pada 1 April 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/256521#symptoms

Diakses pada 1 April 2020

Artikel Terkait