Bisa Bervariasi, Ini Gambaran Berapa Lama Bayi Menyusu


Tidak ada aturan pasti berapa lama bayi menyusu. Sebab, ini pasti menyesuaikan dengan kebutuhan, fase, usia, dan kondisi fisik si kecil. Rata-rata, berapa lama bayi harus minum ASI adalah sekitar 10-20 menit. Namun, bisa saja lebih singkat atau justru lama.

0,0
20 Oct 2021|Azelia Trifiana
Bayi menyusuiBayi menyusui
Tidak ada aturan pasti berapa lama bayi menyusu. Sebab, ini pasti menyesuaikan dengan kebutuhan, fase, usia, dan kondisi fisik si kecil. Rata-rata, berapa lama bayi harus minum ASI adalah sekitar 10-20 menit. Namun, bisa saja lebih singkat atau justru lama.
Contohnya saat sedang berada di fase growth spurt. Mereka bisa saja menyusu lebih lama dari biasanya. Frekuensi dan durasi meningkat, bahkan tak jarang membuat ibu merasa apakah ASI mereka tidak cukup atau kurang mengenyangkan.

Faktor yang mempengaruhi durasi menyusu

Ada bayi yang perlu 30 menit untuk menyusu hingga merasa kenyang. Di lain cerita, bisa jadi pula ada bayi yang hanya perlu 8 menit dan bisa kenyang sepenuhnya. Lalu apa saja faktor yang berpengaruh terhadap berapa lama bayi menyusu?
  • Usia

Makin besar bayi, mereka bisa mendapatkan cukup ASI dalam durasi lebih singkat. Belum lagi kemampuan perlekatan dan menghisap payudara yang sudah lancar membuat proses menyusu bisa lebih cepat.
  • Kesadaran

Ketika bayi sudah mengantuk, mereka mungkin menyusu lebih lama jika dibandingkan dengan bayi yang masih bangun dan waspada sepenuhnya
  • Aliran ASI

Ketika ASI mengalir lancar dan terjadi let-down reflex, maka bayi akan mendapat suplai lebih banyak di satu waktu. Begitu pula sebaliknya ketika aliran ASI kurang lancar, perlu waktu lebih lama untuk bayi mendapatkan cukup ASI.
  • Kondisi kesehatan

Bayi yang terlahir prematur atau menderita penyakit mungkin mudah merasa lelah saat menyusu. Artinya, mereka akan berhenti beberapa kali. Konsekuensinya, tentu berapa lama bayi menyusu jadi lebih lama.
  • Perlekatan

Ketika perlekatan atau latching sudah baik, maka lebih mudah bagi mereka menghisap ASI. Artinya, waktu menyusu pun bisa jadi lebih singkat.

Durasi bayi menyusu berdasarkan usia

Faktor paling utama yang berpengaruh terhadap berapa lama bayi minum ASI adalah usia mereka. Contohnya bayi baru lahir yang perlu waktu lebih lama untuk menyusu karena mereka masih beradaptasi dengan proses perlekatan.Berikut ini gambaran berapa lama bayi harus minum ASI berdasarkan usia mereka:
  • 0-3 bulan

Bayi baru lahir perlu menyusu setiap 2-3 jam sekali. Durasinya sekitar 10-15 menit di setiap sisi payudara. Jadi, rata-rata berapa lama bayi menyusu adalah 20-30 menit setiap sesinya. Selain bayi mendapat asupan ASI, ibu juga dapat menjaga suplai ASI agar tetap stabil.
  • 3-4 bulan

Secara bertahap, durasi menyusu jadi lebih singkat. Jaraknya pun menjadi lebih panjang. Ketika bayi berusia 3-4 bulan, mereka juga makin lihai menyusu. Bisa jadi, hanya perlu waktu 5-10 menit untuk mengosongkan payudara dan merasa kenyang.
  • 6-9 bulan

Pada fase ini, bayi sudah mulai mengenal makanan pendamping ASI atau MPASI. Selain itu, bayi juga sudah mulai minum cairan langsung seperti air putih atau air perasan jeruk murni. Belum lagi mereka makin aktif bergerak. Ini bisa berdampak pada waktu menyusu yang jadi lebih singkat.
  • 1-2 tahun

Setelah ulang tahun pertamanya, ASI bukan lagi sumber nutrisi utama bagi si kecil. Sebab, mereka sudah harus mengenal beragam jenis makanan dan minuman. Jadi, jangan heran apabila berapa lama bayi menyusu pun kian singkat.Namun, ada kalanya bayi juga perlu merasa ingin lebih lama menyusu ketika mencari kenyamanan. Contohnya setelah cedera, merasa tidak enak badan, atau mengantuk.

Tak perlu risaukan durasi

Pesan bagi ibu-ibu yang masih aktif menyusui, sebaiknya tak perlu merisaukan berapa lama bayi harus minum ASI. Selama mereka sudah bisa melakukan perlekatan dengan tepat, biarkan saja bayi menyusu sesuai keinginan mereka.Selain itu, antisipasi juga variasi durasi menyusu. Gambaran yang ada di atas bukanlah angka mutlak. Bisa jadi lebih singkat, begitu pula sebaliknya. Jadi, tinggal bagaimana ibu menyesuaikan dengan rutinitasnya sehari-hari.Hal yang terpenting adalah memastikan mereka mendapat cukup asupan ASI. Beberapa indikatornya adalah:
  • Buang air kecil enam kali sehari
  • Berat badan bertambah sesuai usia
  • Payudara ibu tidak lagi terasa penuh
  • Bayi terlihat kenyang dan tidur nyenyak

Catatan dari SehatQ

Selalu ingat bahwa dalam ASI, ada yang disebut foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI yang lebih encer dan keluar terlebih dahulu. Sementara hindmilk lebih kental dan kaya kalori. Hindmilk baru akan diminum bayi setelah foremilk keluar.Jadi, ada baiknya memastikan sesi menyusu benar-benar komplet sehingga si kecil juga mendapatkan nutrisi ASI hindmilk. Ini juga membantu ibu untuk mengosongkan payudara hingga tuntas dan menghindari mastitis.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara perlekatan yang tepat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
bayi & menyusuiibu dan anaktumbuh kembang bayi
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/how-long-should-a-baby-nurse-at-each-feeding-431633
Diakses pada 5 Oktober 2021
ACOG. https://www.acog.org/womens-health/faqs/breastfeeding-your-baby?utm_source=redirect&utm_medium=web&utm_campaign=otn#baby
Diakses pada 5 Oktober 2021
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/breastfeeding/Pages/Settling-In-The-First-Few-Weeks-of-Breastfeeding.aspx
Diakses pada 5 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait