Berapa Kebutuhan Kalori per Hari untuk Diet? Ketahui Jawabannya

(0)
31 Aug 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Mengetahui kebutuhan kalori per hari untuk diet membantu menurunkan berat badanAsupan kalori per hari untuk diet tetap harus bergizi seimbang
Ketika melakukan diet, seseorang terkadang memangkas mati-matian jumlah kalori yang dibutuhkan agar berat badan bisa turun dengan cepat. Meski demikian, mengurangi kalori secara berlebihan bukan cara yang tepat untuk menurunkan berat badan. Hal ini malah bisa menyebabkan rasa lapar yang sulit tertahankan dan mengganggu kinerja tubuh. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan kalori per hari untuk diet harus disesuaikan agar penurunan berat badan dapat berjalan dengan efektif.

Kebutuhan kalori per hari untuk diet

Secara umum, wanita memerlukan sekitar 2.000 kalori per hari untuk mempertahankan berat badannya. Untuk menurunkan sekitar 0,5 kg berat badan dalam seminggu, seorang wanita harus menurunkan konsumsi kalori per harinya menjadi 1.500 kalori. Di sisi lain, rata-rata pria membutuhkan 2.500 kalori per hari untuk mempertahankan berat badan. Sementara untuk menurunkan sekitar 0,5 kg per minggu, kebutuhan kalori per hari untuk diet harus dipotong menjadi 2.000 kalori saja untuk pria. Patokan di atas juga bergantung pada banyak faktor, mulai dari usia, tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas, kesehatan metabolisme, dan lainnya. Sebenarnya, perkara hitung-hitungan kalori untuk diet cukup sederhana. Apabila Anda mengonsumsi lebih banyak kalori daripada kalori yang dibakar setiap harinya, berat badan Anda anak naik. Sebaliknya, apabila Ada mengonsumsi lebih sedikit kalori dan membakar lebih banyak kalori melalui aktivitas fisik, berat badan pun bisa turun.Oleh karena itu, konsultasikan pada dokter atau ahli gizi untuk mengetahui berapa kalori yang Anda butuhkan setiap hari. Bersama dengan ahli gizi, Anda juga bisa menyusun rencana diet yang efektif.

Efek kurangnya asupan kalori dari kebutuhan yang direkomendasikan

Keinginan untuk menurunkan berat badan dengan cepat, bisa membuat seseorang menurunkan asupan kalorinya jauh dari yang direkomendasikan. Sebagian orang bahkan mengurangi asupan kalorinya hingga 800 kalori per hari saja atau bahkan lebih sedikit lagi.Diet di atas biasanya tak memberi hasil penurunan berat badan yang permanen dan berpotensi merusak kesehatan secara keseluruhan. Proses metabolisme yang lambat karena diet rendah kalori juga bisa menghambat tingkat penurunan berat badan. Kondisi ini juga menempatkan tubuh pada mode kelaparan sehingga Anda lebih rentan untuk makan lebih banyak.Tidak hanya itu, diet ini juga dapat memengaruhi tingkat energi Anda. Ketika Anda makan terlalu sedikit, tubuh otomatis akan lebih lemas dan penurunan berat badan menjadi terhambat. Pada kasus yang parah, Anda mungkin banyak kehilangan nutrisi penting yang bisa membahayakan kesehatan.

Mengurangi kalori untuk diet dengan tepat

Kalori dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas. Oleh sebab itu, kebutuhan kalori pun harus tetap dipenuhi meski Anda sedang diet. Berikut tips mengurangi kalori untuk diet dengan tepat yang bisa Anda lakukan:
  • Mengonsumsi lebih banyak protein

Menambahkan protein ke dalam diet menjadi cara yang efektif dan mudah untuk menurunkan berat badan. Sebuah studi menunjukkan bahwa protein mampu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar. Tubuh membutuhkan banyak energi untuk memetabolisme protein sehingga meningkatkan kalori yang dibakar hingga 80-100 kalori per hari. Perasaan kenyang yang ditimbulkannya juga bisa membuat Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori per hari.
  • Menghindari minuman manis

Minuman manis, seperti minuman bersoda, minuman ringan, jus buah, susu coklat, serta minuman lain dengan tambahan gula, menjadi salah satu faktor kenaikan berat badan dan risiko obesitas. Kalori cair dari minuman tersebut membuat otak sulit menyadari bahwa sudah banyak kalori yang masuk ke tubuh sehingga membuat Anda tetap merasa lapar.
  • Mengurangi asupan karbohidrat

Mengurangi asupan karbohidrat membuat Anda secara otomatis mengonsumsi lebih sedikit kalori. Selain itu, nafsu makan juga cenderung turun sehingga penurunan berat badan lebih rentan terjadi. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa mengonsumsi asupan karbohidrat bisa menurunkan berat badan 2-3 kali lebih banyak daripada diet rendah lemak.
  • Minum air putih lebih banyak 

Minum lebih banyak air putih juga dapat meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar hingga 90 menit. Minumlah sekitar 8 gelas air setiap hari karena mampu membakar sekitar 96 kalori lebih banyak. Meminum air putih sebelum makan juga dapat membantu mengurangi rasa lapar.
  • Berolahraga secara teratur

Olahraga tentunya baik untuk tubuh dan dapat membantu Anda membakar lebih banyak kalori. Meski begitu, apabila Anda sudah mengurangi asupan kalori, berolahraga secara berlebihan bisa menambah rasa lapar. Oleh sebab itu, ketimbang olahraga secara berlebihan, lebih baik Anda melakukan olahraga ringan secara teratur.Melakukan berbagai cara di atas memungkinkan Anda mengurangi kalori dengan tepat. Sehingga, upaya menurunkan berat badan Anda pun menjadi lebih efektif.
menurunkan berat badanmembakar kalorihidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-many-calories-per-day#how-to-cut-calories
Diakses pada 18 Agustus 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/calories/art-20048065
Diakses pada 18 Agustus 2020
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/how-to-cut-calories-for-weight-loss-3495810
Diakses pada 18 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait