Berapa Kadar Oksigen dalam Darah Normal? Ketahui Cara Mengukurnya


Cara mengukur kadar oksigen dalam darah bisa dengan analisa gas darah atau menggunakan pulse oximetry. Kadar gula darah normal berada pada kisaran 80-100 mm Hg atau punya tingkat SpO2 pada rentang 95-100 persen.

(0)
Cara mengukur kadar oksigen dalam darah normal menggunakan pulse oximetryKadar oksigen dalam darah normal bisa diukur dengan pulse oximetry
Kadar oksigen dalam darah adalah ukuran mengenai berapa banyak oksigen yang dibawa sel darah merah dalam tubuh. Menjaga kadar oksigen dalam darah normal sangatlah penting. Jika terlalu rendah, kondisi tersebut bisa memicu gejala serius, terutama bagi Anda yang menderita penyakit seperti asma, sakit jantung, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Cara mengukur kadar oksigen dalam darah

Sebelum membahas berapa kadar oksigen dalam darah normal, ada baiknya Anda mengetahui cara pengukurannya terlebih dahulu. Hal ini penting agar Anda memahami satuan yang dipakai untuk mengukur kadar oksigen di dalam darah berdasarkan masing-masing metode.Sejauh ini, ada 2 metode yang bisa dilakukan untuk mengetahui kadar oksigen dalam darah. Cara yang pertama adalah analisa gas darah (AGD). Selain mengukur tingkat oksigen, AGD dapat membantu mendeteksi kadar pH dalam darah Anda.Untuk melakukan analisa, dokter akan melakukan pengambilan darah lewat pembuluh arteri. Pengambilan dari pembuluh arteri lebih dipilih daripada vena karena mempunyai denyut nadi dan mengandung oksigen. Cara ini mengukur oksigen dalam darah memakai satuan mmHg.Sementara itu, metode lain yang bisa dipakai untuk mengukur tingkat oksigen di dalam darah adalah dengan menggunakan alat bernama pulse oximetry. Alat ini mengukur kadar oksigen dengan memancarkan sinar inframerah ke kapiler di jari tangan. Alat ini dipakai dengan cara dijepitkan ke jari tangan.Nantinya, pulse oximetry akan menunjukkan persentase saturasi oksigen dalam darah yang disebut SpO2. Meski begitu, hasil yang ditunjukkan tak sepenuhnya akurat dan mempunyai margin error sekitar 2 persen.

Berapa kadar oksigen dalam darah normal?

Kadar oksigen dalam darah normal bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing orang. Apabila Anda mempunyai paru-paru yang sehat, tingkat oksigen dalam hasil analisa gas darah  akan berada pada rentang 80 dan 100 mm Hg.Jika pengukuran dilakukan menggunakan pulse oximetry, tingkat SpO2 umumnya antara 95 hingga 100 persen. Namun, apabila Anda menderita penyakit paru, tingkat Sp02 akan ada di kisaran 88 hingga 92 persen.

Apa yang terjadi saat kadar oksigen dalam darah tidak normal?

Jika AGD menunjukkan hasil di bawah 80 mm Hg atau hasil pengukuran menggunakan pulse oximetry kurang dari 95 persen, maka kadar oksigen dalam darah Anda tidak normal. Tingkat oksigen yang berada di bawah batas normal ini dapat memicu kemunculan sejumlah gejala.Bahkan, kondisi tersebut dapat mengakibatkan komplikasi pada jaringan dan organ tubuh apabila tidak segera ditangani. Berikut ini gejala yang mungkin muncul saat kadar oksigen dalam darah di bawah batas normal atau hipoksemia:Lantas, apakah kadar oksigen dalam darah bisa melebihi batas normal? Bisa, namun kondisi tersebut sangat jarang terjadi. Dalam beberapa kasus, penderita kondisi ini umumnya adalah orang-orang yang menggunakan oksigen tambahan untuk alat bantu pernapasan.

Cara mengatasi kadar oksigen dalam darah di bawah batas normal

Rendahnya kadar oksigen dalam darah dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Beberapa faktor yang bisa menjadi pemicunya seperti tidak adanya cukup oksigen di udara, paru-paru tak mampu menghirup dan mengirim oksigen ke semua sel serta jaringan, ketidakmampuan darah untuk bersirkulasi dengan baik, hingga penyakit seperti asma, anemia, maupun sakit jantung.Untuk mengatasi kondisi tersebut, Anda bisa menggunakan alat bantu pernapasan supaya mendapatkan asupan oksigen tambahan. Penggunaan alat bantu pernapasan membantu mengatasi kondisi tersebut dan mengurangi risiko Anda mengalami komplikasi. Meskipun begitu, cara ini hanya boleh dilakukan sesuai dengan anjuran dokter. 

Catatan dari SehatQ

Kadar oksigen dalam darah normal berada pada kisaran 80 hingga 100 mm Hg atau memiliki tingkat SpO2 pada rentang 95 sampai 100 persen. Namun, jumlah tersebut tidak berlaku bagi Anda yang menderita penyakit pernapasan seperti PPOK maupun asma.Saat jumlah oksigen dalam darah berada di bawah batas normal, kondisi tersebut bisa memicu kemunculan sejumlah gejala. Apabila tidak segera mendapatkan penanganan, risiko komplikasi akan semakin meningkat.Jika Anda mengalami gejala hiposekmia, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Penangan sedini mungkin mencegah kondisi yang Anda derita semakin parah.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kadar oksigen dalam darah normal, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.
asmakekurangan oksigenppok
Healthline. https://www.healthline.com/health/normal-blood-oxygen-level
Diakses pada 4 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321044
Diakses pada 4 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait