Mengenal Jumlah Kalori Nasi Goreng


Kalori nasi goreng yang dimakan orang Indonesia umumnya mengandung 267 kalori per porsinya. Jangan salah, jumlah kalori tersebut belum termasuk tambahan telur ataupun daging di dalamnya.

(0)
11 May 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jumlah kalori nasi gorengNasi goreng seafood yang menggiurkan
Pada 2017 lalu, nasi goreng dinobatkan sebagai makanan terenak kedua di dunia setelah rendang yang juga berasal dari Indonesia. Makanan yang satu ini memang nikmat, tapi tahukah Anda berapa jumlah kalori nasi goreng?Mengetahui jumlah kalori nasi goreng diperlukan, bukan hanya agar Anda tidak kelebihan berat badan saat mengonsumsinya. Lebih dari itu, asupan kalori sangat penting agar Anda tetap sehat dan bugar serta terhindar dari berbagai macam penyakit.

Berapa jumlah kalori nasi goreng?

Untuk menjawab pertanyaan ini memang tidak mudah karena bahan pembuat nasi goreng bisa bermacam-macam yang tentu akan memengaruhi jumlah nutrisi dan kalori di dalamnya. Namun, pada dasarnya nasi goreng dibuat dari nasi putih yang dicampur kecap, garam, dan bumbu aromatik seperti bawang merah dan bawang putih, kemudian digoreng dengan minyak sayur.Menurut catatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, rata-rata kalori nasi goreng yang dimakan orang Indonesia mengandung 267 kalori per porsi. Jika Anda menambahkan sumber protein lain, maka kandungan kalorinya bisa bertambah.Berikut daftar lauk-pauk yang kerap disandingkan dengan nasi goreng beserta perkiraan jumlah kalorinya per seporsi penyajian:
  • Ati ayam goreng: 98 kalori
  • Telur mata sapi: 40 kalori
  • Telur dadar: 188 kalori
  • Udang besar goreng: 68,25 kalori
  • Dada ayam goreng: 218 kalori
  • Ikan asin: 290 kalori
Jumlah kalori nasi goreng di atas belum termasuk bahan makanan lain yang mungkin Anda tambahkan pada nasi goreng, seperti kerupuk atau acar. Meski kedua bahan makanan ini tidak memiliki kalori yang signifikan, Anda sebaiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsi nasi goreng dan pelengkapnya.Sebagai perbandingan, jumlah kalori nasi goreng ini mirip dengan ketika Anda melakukan olahraga berenang selama 30 menit (198-294 kalori). Jumlah kalori yang sama juga akan dibakar oleh tubuh Anda ketika melakukan olahraga intensitas ringan seperti jogging selama 30 menit.

Berapa batasan konsumsi nasi goreng per hari?

Jawaban dari pertanyaan ini akan sangat bergantung pada banyak hal, seperti usia, keaktifan Anda bergerak, hingga jenis kelamis alias gender. Menurut National Health Services UK, rata-rata wanita membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari untuk beraktivitas normal, sedangkan laki-laki membutuhkan 2.500 kalori per hari.Artinya, bila Anda mengonsumsi nasi goreng plus telur dadar dengan jumlah kalori nasi goreng sekitar 455, maka wanita sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari tiga kali per hari, sedangkan laki-laki empat kali. Itupun dengan asumsi Anda tidak mengonsumsi jenis makanan lainnya dalam sehari.Batasan konsumsi aman nasi goreng mungkin lebih banyak atau lebih sedikit tergantung dari kecepatan metabolisme tubuh membakar kalori. Beberapa faktor yang memengaruhi metabolisme tersebut adalah:
  • Usia: anak-anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan membutuhkan kalori yang lebih banyak.
  • Gaya hidup: semakin aktif Anda bergerak, semakin banyak nasi goreng yang diperbolehkan.
  • Ukuran tubuh:  semakin besar tubuh (tinggi dan berat), semakin banyak tubuh membutuhkan kalori. Namun, jika Anda sedang ingin menurunkan berat badan, konsumsi kalori nasi goreng sebaiknya juga dibatasi.

Cara membuat nasi goreng yang lebih sehat

Berikut adalah cara membuat nasi goreng yang disarankan agar lebih sehat:

1. Gunakan nasi yang telah didinginkan

Memanfaatkan nasi sisa semalam akan memudahkan Anda untuk memasak nasi goreng dengan tekstur yang baik. Sebab, nasi yang sudah bermalam dan didinginkan cenderung dapat membaur saat di masak.

2. Gunakan minyak yang tepat

Gunakan wajan antilengket agar minyak goreng yang Anda gunakan tidak perlu terlalu banyak. Disarankan untuk menggunakan minyak baru daripada minyak bekas pakai. Minyak yang digunakan berulang kali umumnya mengandung lemak jenuh.Adapun untuk jenis minyak baik yang dapat menjadi pilihan Anda adalah minyak sayur dan minyak zaitun. Kedua jenis minyak ini memiliki kandungan lemak tidak jenuh tunggal atau ganda dan berkhasiat untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Perhatikan tingkat pemanasan minyak

Hindari memanaskan minyak hingga mengeluarkan asap. Hal ini dapat membuat masakan Anda lebih cepat hangus, dan menghilangkan kandungan nutrisinya.Tidak disarankan untuk menggunakan margarin atau mentega sebagai pengganti minyak. Sebab, mentega mengandung lemak jenuh tinggi yang berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung, sementara margarin mengandung asam lemak trans dan lemak jenuh.

4. Gunakan bahan yang lebih sehat

Tambahkan berbagai sayur-sayuran, seperti wortel potong jika diinginkan, lalu tumis hingga gurih. Kurangi penggunaan bumbu yang tinggi akan kandungan sodium ataupun saus cepat saji.Disarankan untuk menambahkan berbagai macam jenis sayuran dibandingkan dengan daging olahan seperti sosis atau daging asap. Selain tinggi akan kandungan garam dan pengawet, terlalu banyak mengonsumsi produk daging olahan dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

Prinsipnya adalah gizi seimbang

Tidak ada yang salah dengan mengonsumsi nasi goreng, apalagi bila Anda hanya melakukannya sekali-sekali. Jangan lupa juga untuk selalu memperhatikan asupan nutrisi secara keseluruhan, misalnya dengan makan nasi goreng dengan lauk-pauk yang tinggi protein.Lengkapi juga konsumsi nasi goreng dengan makan sayuran dan buah-buahan serta minum air putih yang cukup. Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum makan untuk menghindari paparan virus atau bakteri.Lakukan pembakaran kalori nasi goreng lewat kegiatan aktif maupun berolahraga. Dengan langkah-langkah ini, Anda tetap dapat makan enak sekaligus menjaga pola hidup sehat agar dapat bugar lebih lama.
membakar kalori
Kementerian Kesehatan RI. http://promkes.kemkes.go.id/wp-content/uploads/pdf/publikasi_materi_promosi/Informasi%20CERDIK/5.%20Diet%20Seimbang_425x28.5mm.pdf
Diakses pada 27 April 2020
Food Data Central. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/172387/nutrients
Diakses pada 27 April 2020
CNN Travel. http://edition.cnn.com/travel/article/world-best-foods-readers-choice/index.html
Diakses pada 27 April 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/what-exercise-burns-the-most-calories
Diakses pada 27 April 2020
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/food-and-diet/what-should-my-daily-intake-of-calories-be/
Diakses pada 27 April 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000095.htm
Diakses pada 20 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait