Bayi sehat dengan berat badan normal
Perkembangan tumbuh kembang bayi dapat dilihat juga dari berat badannya

Bagi Anda yang baru pertama kali memiliki buah hati, pastinya Anda akan mencari berbagai informasi terkait tumbuh kembang anak. Hal ini tentunya sangat wajar karena Anda menginginkan anak Anda tumbuh dengan baik.

Salah satu indikator tumbuh kembang anak adalah beratnya. Perkembangan berat anak bisa dilihat tiap bulannya. Meski tiap anak memiliki perkembangan berbeda, biasanya ada berat ideal anak untuk umur tertentu.

Jika Anda penasaran berapa berat normal bayi Anda pada usia 3 bulan, berikut penjelasannya.

Berat normal bayi 3 bulan

Setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda-beda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun, secara umum berat normal bayi 3 bulan sekitar 6,4 kilogram untuk laki-laki dan 5,8 kilogram untuk perempuan. Hal ini juga perlu disesuaikan dengan berat lahirnya. Bayi dengan berat lahir rendah mungkin akan sedikit lebih ringan.

Selain berat normal yang perlu diperhatikan pada bayi 3 bulan, Anda juga perlu memeriksa panjang bayi. Saat sudah berusia 3 bulan, bayi laki-laki akan memiliki panjang sekitar 61,5 sentimeter sementara bayi perempuan akan memiliki panjang sekitar 60 sentimeter.

Pertumbuhan bayi mulai dari tinggi atau panjang sampai berat normal pada usia 3 bulan dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, di antaranya:

  • Jenis kelamin

Jenis kelamin dapat berdampak pada berat normal bayi 3 bulan. Bayi yang berjenis kelamin laki-laki akan lebih besar dan lebih mudah untuk mengalami peningkatan berat badan.

  • Jenis susu yang dikonsumsi

Dalam masa enam bulan pertama bayi, pemberian ASI wajib dilakukan oleh sang ibu. Akan tetapi, terkadang terdapat beberapa orangtua yang memilih untuk memberikan susu formula kepada buah hatinya.

Bayi yang mengonsumsi air susu ibu biasanya bertumbuh lebih cepat dan memiliki berat badan yang lebih besar daripada bayi yang mengonsumsi susu formula.

  • Kondisi ibu sebelum melahirkan

Keadaan sang ibu sebelum melahirkan juga dapat menentukan pencapaian berat normal bayi saat berusia 3 bulan. Ibu yang merokok atau tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup akan lebih mungkin untuk memiliki bayi yang berukuran kecil.

Jika sang ibu mengalami kondisi diabetes gestational, maka bayi yang lahir akan berpeluang untuk memiliki ukuran yang lebih besar.

  • Kelahiran prematur

Bayi yang mengalami kelahiran prematur akan lebih sulit untuk menaikkan berat badan dan bertumbuh lebih lambat daripada bayi normal lainnya.

Namun, sebagian besar bayi yang lahir prematur mengalami peningkatan berat badan yang pesat saat bulan pertama kelahirannya dan akan dapat mengejar ketertinggalannya saat berusia satu tahun.

  • Lahir kembar siam

Lahir prematur bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi berat normal bayi saat usia 3 bulan. Jika Si Kecil lahir kembar siam, maka terdapat kemungkinan ia akan memiliki berat badan yang lebih kecil daripada normalnya.

  • Kualitas tidur bayi

Tahukah Anda bahwa Si Kecil akan bertumbuh setelah tidur? Karenanya bayi yang memiliki tidur yang baik akan memiliki pertumbuhan yang lebih pesat.

  • Gangguan hormon

Gangguan hormon berupa kadar hormon pertumbuhan atau hormon tiroid yang rendah mampu menghambat perkembangan buah hati dalam mencapai berat badan normal.

  • Kondisi medis tertentu

Apabila Si Kecil mengalami kondisi medis tertentu yang menghambat pertumbuhannya, tentunya buah hati akan mengalami kesulitan untuk mencapai berat normal untuk bayi yang berusia 3 bulan.

Beberapa kondisi medis yang dapat mempengaruhi meliputi, penyakit celiac, kecacatan pada jantung, down syndrome, penyakit ginjal, cystic fibrosis, dan sebagainya.

  • Obat-obatan tertentu

Tidak hanya kondisi medis saja yang dapat menghambat pertumbuhan bayi, obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid juga dapat menghalangi kenaikan berat badan Si Kecil.

Apa yang harus dilakukan jika Si Kecil tidak mencapai berat badan normal di usia 3 bulan?

Tidak perlu panik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memantau pertumbuhan bayi dan memeriksa apakah kenaikan berat badan cenderung stabil atau tidak dalam kurun waktu beberapa minggu.

Pertumbuhan Si Kecil tidak seperti garis lurus yang terus ke atas, terkadang ia akan mengalami kenaikan atau penurunan berat badan bahkan stagnasi. Hal paling penting yang harus diawasi adalah seberapa stabil pertumbuhannya.

Saat pertumbuhan bayi tidak menentu atau bahkan cenderung menurun, maka Anda perlu membawanya ke dokter untuk menjalani pemeriksaan. Terkadang pengecekan yang dilakukan tidak hanya pemeriksaan fisik, tetapi juga terdiri dari tes darah, urine, dan sebagainya.

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_failure-to-gain-weight-in-babies_1621.bc
Diakses pada 31 Januari 2019

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_your-childs-size-and-growth-timeline_10357633.bc
Diakses pada 31 Januari 2019

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/223937-normal-weight-height-for-a-three-month-old-baby/
Diakses pada 31 Januari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325630.php#what-affects-baby-weight
Diakses pada 31 Januari 2020

Artikel Terkait