Berapa Banyak Kebutuhan ASI Bayi Baru Lahir? Ini Penjelasannya

Ibu dapat memenuhi kebutuhan ASI bayi baru lahir dengan rutin menyusuinya
Umumnya, kebutuhan ASI bayi baru lahir tidak terlalu banyak dan akan bertambah seiring waktu

Setelah melahirkan, sebagian besar ibu memilih untuk memberikan bayinya ASI eksklusif. Akan tetapi, seringkali muncul kekhawatiran mengenai jumlah ASI yang ibu berikan, apakah mencukupi kebutuhan bayinya atau tidak.

Apalagi bagi mereka yang kesulitan mengeluarkan ASI di hari-hari pertama pascapersalinan, memenuhi kebutuhan ASI bayi baru lahir tentunya tidak mudah. Sebenarnya berapa banyak kebutuhan ASI bayi baru lahir yang diperlukan untuk menunjang perkembangan mereka?

Kebutuhan ASI bayi baru lahir

Selama beberapa hari setelah melahirkan, payudara ibu akan mengeluarkan kolostrum (ASI kaya protein dan mengandung banyak beta karoten). Bayi baru lahir pun akan menyusu untuk membangun kekuatan tubuh dan menunjang pertumbuhannya.

Setiap kali bayi menyusu, ia akan membantu mengosongkan ASI pada payudara dan membuat tubuh ibu memproduksinya kembali. Jumlah ASI yang dibutuhkan oleh bayi akan terus bertambah seiring waktu. Berikut rata-rata kebutuhan ASI bayi baru lahir per sekali minum:

  • Hari ke-1, kurang lebih sebanyak 7 ml atau lebih dari 1 sdt. 
  • Hari ke-2, kurang lebih sebanyak 8-14 ml atau di bawah 3 sdt.
  • Hari ke-3, kurang lebih sebanyak 15-38 ml atau lebih dari 2 sdm.
  • Hari ke-4, kurang lebih sebanyak 39-58 ml atau lebih dari 3 sdm.
  • Hari ke-5, 6, dan 7, kurang lebih sebanyak 59-65 ml atau lebih dari 3½ sdm.

Rata-rata bayi baru lahir menyusu sekitar 8-12 kali per hari selama bulan pertama kelahirannya. ASI mampu dicerna dengan mudah sehingga bayi baru lahir akan sering merasa lapar. Namun, ketika bayi berusia 1-2 bulan, frekuensi menyusuinya akan berkurang menjadi 7-9 kali sehari.

Penting untuk mulai menyusui sesegera mungkin setelah bayi dilahirkan. Sebab jika tak segera dibiasakan, bayi akan kesulitan untuk berlatih mengisap payudara. Meski bayi tak menunjukkan tanda-tanda ingin menyusu, Anda harus terus mencoba menyusui bayi setiap 2 atau 3 jam sekali. Biarkan si Kecil menyusu selama yang ia inginkan dari payudara pertama, dan jangan terburu-buru untuk menggantinya pada payudara yang lain. 

Merupakan hal yang normal bagi bayi baru lahir jika berat badannya sedikit turun setelah dilahirkan. Memasuki usia 5-7 hari, berat badan bayi harus kembali naik meski beberapa bayi mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama. Pada hari ke-14, sebagian besar bayi berada pada kisaran berat kelahirannya atau bahkan lebih. 

Jika bayi sering menyusu, jangan khawatir ASI ibu akan habis. Sebab, sering menyusui bisa meningkatkan produksi ASI untuk memenuhi kebutuhan bayi. Bayi pun akan memberi isyarat pada Anda ketika dirinya kenyang dengan berhenti menyusu atau menarik dirinya dari payudara. 

Berapa lama bayi baru lahir akan menyusu?

Bayi baru lahir umumnya menyusu hingga 10-20 menit atau lebih pada satu atau kedua payudara. Seiring waktu, ketika bayi telah terampil dalam menyusu, ia mungkin hanya membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit di setiap sisi payudara. Sebenarnya, lama waktu menyusu tergantung pada beberapa hal, di antaranya:

  • Ketersediaan ASI yang Anda miliki
  • Baiknya refleks let down, yaitu refleks yang membantu ASI mengalir dari puting susu
  • Kemampuan mulut bayi mengisap puting
  • Kondisi bayi, seperti halnya bayi yang sedang mengantuk mungkin tidak nafsu untuk menyusu.

Cobalah untuk memberi ASI pada bayi dari kedua payudara dengan jumlah yang sama. Ini akan membantu menjaga persediaan ASI di kedua payudara Anda, serta mencegah terjadinya pembengkakan yang menyakitkan pada payudara akibat penumpukan ASI.

Bila bayi Anda yang baru lahir hanya menyusu pada satu sisi payudara, maka tawarkan sisi payudara yang lain dalam sesi menyusui berikutnya. Selain itu, pastikan posisi menyusui benar dan nyaman, agar bayi Anda yang baru lahir dapat mengisap ASI dengan baik.

Para ahli merekomendasikan agar bayi disusui secara eksklusif selama 6 bulan pertama kelahirannya. Ini karena menyusu dapat memberi banyak manfaat untuk bayi, seperti mengurangi kemungkinan terkena diare, infeksi telinga, meningitis bakteri, dan lainnya.

Konsultasikanlah pada dokter jika Anda khawatir si kecil menyusu terlalu lama atau terlalu sebentar. Sebab, bisa saja terjadi masalah pada bayi yang harus segera mendapat perhatian khusus.

Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/x553873/how-much-milk-does-my-baby-need-in-the-first-few-days
Diakses pada 10 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/how-many-ounces-do-newborns-need-to-eat#next-steps
Diakses pada 10 Februari 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/breastfeed-often.html
Diakses pada 10 Februari 2020

Artikel Terkait