Berapa Banyak dan Jenis Protein Apa yang Diperlukan oleh Tubuh?


Jenis protein yang diperlukan setiap individu dapat berbeda-beda. Hal ini bergantung pada kondisi tubuh, usia, berat badan, dan gaya hidup yang sedang Anda jalani.

(0)
26 Apr 2020|Azelia Trifiana
Telur merupakan salah satu jenis protein yang dibutuhkan oleh tubuhTelur adalah salah satu makanan sumber protein komplet
Bagaimana tubuh seseorang berfungsi bergantung pada asupan zat gizi yang dikonsumsinya, termasuk protein. Jika selama ini yang paling populer dikenal hanya protein nabati atau hewani saja, sebenarnya ada jenis protein yang jauh lebih kompleks dari itu. Ada juga olahan protein dalam bentuk bubuk yang membantu mencukupi kebutuhan tiap individu.Begitu pentingnya zat gizi ini untuk tubuh, fungsi protein meliputi banyak hal. Menurut Kementerian Kesehatan RI, protein berfungsi untuk pembentukan antibodi, enzim, komponen struktural, menghasilkan hormon, hingga distribusi molekul ke seluruh tubuh. Semakin tercukupi kebutuhan protein seseorang, akan semakin optimal pula fungsi tubuh.

Sumber protein

Protein terdiri dari asam amino, ibarat potongan puzzle yang menyusun suatu kesatuan. Setidaknya ada 20 asam amino dengan fungsi spesifik dalam tubuh. Kebutuhan akan asam amino ini bisa tercukupi lewat:

1. Protein komplet

Dalam makanan yang mengandung protein komplet, artinya mengandung seluruh asam amino esensial. Sumbernya dari protein hewani seperti telur, daging, atau produk olahan susu.

2. Protein tidak komplet

Makanan dari tumbuhan seperti biji-bijian dan kacang-kacangan mengandung setidaknya satu asam amino esensial, artinya belum seimbang untuk mencukupi kebutuhan protein.

3. Protein komplementer

Sementara dalam protein komplementer, artinya ada kombinasi antara kedua sumber protein di atas demi mendapatkan asupan maksimal.

Jenis-jenis protein

Setiap jenis protein yang terdapat di dalam tubuh memberikan fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis protein dalam tubuh beserta fungsinya yang perlu Anda ketahui:

1. Protein hormon

Protein hormon merupakan salah satu jenis protein yang berfungsi sebagai bahan kimia dasar pembentuk hormon. Hormon ini bertindak sebagai pembawa pesan kimia yang diantarkan melalui aliran darah. Setiap hormon ini akan memengaruhi sel tertentu di dalam tubuh yang dikenal dengan sebutan sel target.Contohnya, pankreas menghasilkan hormon insulin. Hormon insulin ini akan diproduksi sebagai respons adanya kadar gula darah (misalnya habis makan). Hormon insulin akan dikeluarkan pankreas khusus untuk menarik gula yang ada di dalam darah menuju sel targetnya. Sehingga di darah tidak penumpukan gula.

2. Protein enzim

Jenis protein lain yang terdapat di dalam tubuh bertugas sebagai pembentuk enzim. Enzim berfungsi untuk mendukung terjadinya reaksi kimia di dalam tubuh.Contohnya, di dalam tubuh semua sumber zat gizi seperti karbohidrat, protein, dan lemak harus diubah menjadi bentuk yang lebih sederhana agar lebih mudah diserap oleh tubuh. Untuk mengubah zat tersebut, diperlukan beberapa reaksi kimia yang rumit di dalam tubuh. Reaksi kimia tersebut akan berjalan dengan baik jika terdapat enzim di dalam tubuh.

3. Protein struktural

Jenis protein paling besar di dalam tubuh adalah protein struktural. Protein struktural berfungsi sebagai komponen yang penting untuk membangun konstruksi tubuh dari tingkat sel.Contoh protein struktural yang paling umum adalah keratin dan kolagen. Protein jenis keratin adalah protein yang kuat dan berserat untuk dapat membentuk struktur kulit, kuku, rambut, dan juga gigi. Sementara, protein struktural berbentuk kolagen berfungsi sebagai pembentukan tendon, tulang, otot, tulang rawan, dan juga kulit.

4. Protein antibodi

Protein antibodi adalah protein yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari adanya zat asing atau organisme asing yang memasuki tubuh. Dengan terpenuhinya kebutuhan protein, maka pembentukan antibodi juga akan semakin optimal dan bersifat semakin protektif terhadap suatu penyakit.

5. Protein transport

Protein di dalam tubuh juga berfungsi sebagai pengantar molekul dan zat-zat gizi di dalam tubuh, contohnya adalah hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein pembentuk sel darah merah.Hemoglobin akan mengikat oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke jaringan yang membutuhkan. Contoh protein transport lainnya adalah serum albumin yang bekerja untuk mengantarkan lemak ke aliran darah.

6. Protein penggerak

Protein ini mengatur kekuatan dan kecepatan jantung bergerak, serta otot saat berkontraksi. Saat tubuh bergerak, akan terjadi kontraksi otot, dan pada kontraksi inilah peran protein penggerak dibutuhkan.Contohnya, saat Anda menekuk kaki, hal ini akan melibatkan serabut-serabut otot Anda bergerak. Saat serabut otot bergerak ini sebenarnya terjadi reaksi kimia yang berjalan sangat cepat.

Perlukah protein suplemen?

Terkadang ada orang seperti atlet yang perlu suplemen protein dalam bentuk bubuk untuk memaksimalkan massa otot. Selain itu, orang yang tidak bisa memenuhi kebutuhan proteinnya dari makanan juga memerlukan suplemen ini. Contohnya mereka yang sakit, lansia, atau vegetarian dan vegan.Beberapa jenis protein suplemen dalam bentuk bubuk (protein powder) yang umum dikonsumsi adalah:

1. Kasein

Kasein adalah protein yang ditemukan dalam susu, namun penyerapannya lebih lambat. Ketika bertemu dengan asam lambung, kasein akan berubah menjadi gel sehingga proses pengosongan perut menjadi lebih lambat.

2. Telur

Sebagai salah satu sumber protein paling populer, telur menyandang skor tertinggi sebagai makanan dengan kualitas protein dan penyerapan asam amino tertinggi. Tak hanya itu, telur juga dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.Sementara jika diolah dalam bentuk protein, biasanya yang digunakan hanya putih telur saja. Jenis protein ini memberi asupan 9 asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh.

3. Whey protein

Whey mengandung protein tinggi namun rentan menyebabkan alergi laktosa pada orang-orang tertentu. Umumnya, orang banyak mengonsumsi whey protein untuk membantu menjaga massa otot, memaksimalkan pemulihan setelah olahraga berat, hingga meningkatkan kekuatan otot.

4. Hemp protein

Untuk jenis protein dari tumbuhan, hemp protein termasuk yang paling populer. Kandungannya kaya akan asam lemak omega-3 dan beberapa asam amino esensial. Namun, hemp sangat rendah kandungan asam amino lysine dan leucine sehingga disebut protein yang tidak komplet

5. Protein dari campuran tumbuhan

chia seed sumber protein
Chia seed merupakan salah satu sumber protein
Jenis protein lain yang bisa jadi alternatif para vegan maupun vegetarian adalah mixed plant proteins atau protein dari campuran tumbuhan. Biasanya, campurannya terdiri dari beras cokelat, hemp, alfalfa, chia seed, flax sed, tunas bunga thistle, atau quinoa.

Catatan dari SehatQ

Tentu saja jenis protein yang satu ini tinggi akan serat sehingga proses cernanya lebih lama ketimbang protein hewani. Mungkin tidak masalah bagi sebagian orang, namun ini juga berarti asam amino yang bisa langsung digunakan tubuh setelah berolahraga lebih terbatas.Dari beberapa jenis protein bubuk di atas, tentu bukan berarti ada yang lebih diunggulkan. Semuanya bergantung pada kebutuhan setiap individu, apakah untuk menambah massa otot, mengurangi berat badan, hingga jenis protein yang cocok bagi vegetarian dan vegan. Tidak semua orang memerlukan jenis protein dalam bentuk bubuk, namun suplemen ini bisa sangat membantu mereka yang tidak mendapat cukup asupan protein hanya dari makanan.Idealnya, orang dewasa mengonsumsi 50 gram protein setiap harinya sebagai bagian dari asupan kalori sebanyak 2.000. Kebutuhan ini bisa berbeda, bergantung pada kondisi tubuh masing-masing. Jika mengacu pada berat badan, perhitungannya adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan.Faktor lain seperti usia, jenis kelamin, aktivitas, hingga kondisi sedang hamil atau tidak juga turut memegang peran. Jika ingin mengetahui berapa kebutuhan protein bagi diri Anda, konsultasikan pada ahli gizi atau dokter, sembari mempertimbangkan apakah perlu tambahan jenis protein berupa suplemen.
proteinhidup sehatpola hidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/196279#protein_shakesDiakses 10 April 2020Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/best-protein-powder#section10Diakses 10 April 2020NIH. https://ghr.nlm.nih.gov/primer/howgeneswork/proteinDiakses 10 April 2020Best Food Facts. https://www.bestfoodfacts.org/what-are-different-types-of-protein/Diakses 10 April 2020Live Strong. https://www.livestrong.com/article/546599-cottage-cheese-and-amino-acids/
Diakses 14 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait