Beragam Obat Asam Urat di Apotik yang Bisa Anda Temukan

(0)
Obat asam urat di apotik membantu redakan nyeri tak tertahankan hingga pembengkakan.Obat asam urat di apotik umumnya digunakan untuk mengurangi gejala nyeri
Penyakit akibat asam urat tinggi umumnya menimbulkan masalah di ginjal dan nyeri sendi atau disebut juga artritis gout. Kabar baiknya, kondisi ini bisa diatasi dengan penggunaan obat asam urat di apotik.Obat-obatan tersebut bertujuan mengatasi nyeri sendi, menurunkan kadar asam urat, hingga mencegah kambuhnya penyakit. Namun, bagi penderita asam urat, sebaiknya jangan asal menggunakannya.

Kenapa penyakit asam urat terjadi?

Penyakit asam urat muncul karena ginjal tidak dapat mengeluarkan asam urat. Akibatnya, terjadi penumpukan asam urat dalam sendi.Asam urat bisa disebabkan oleh konsumsi makanan dengan kadar purin tinggi, berat badan berlebih, diabetes, alkohol, dan lainnya.Nyeri tak tertahankan hingga pembengkakan (terutama pada area jempol kaki) biasa mendera penderita asam urat. Pada kondisi yang cukup parah, penderita asam urat bisa kesulitan beraktivitas karena memicu sakit di berbagai bagian tubuh, seperti pergelangan kaki, lutut, jari tangan, jari kaki, dan telapak kaki.Oleh sebab itu, penggunaan obat asam urat di apotik umumnya bertujuan mengurangi gejala ini.  Di samping mengundang nyeri, ada pula jenis obat asam urat di apotik yang berfungsi menurunkan kadar asam urat dalam tubuh penderita sekaligus mencegah risiko kambuhnya gejala gout.Meski begitu, penggunaan obat asam urat apotik harus sesuai dengan anjuran dokter. Pasalnya, dosis dan jenis obatnya tidak boleh sembarangan dan perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan penderita asam urat secara keseluruhan.

Obat asam urat di apotik untuk atasi nyeri sendi

Terdapat berbagai jenis obat asam urat di apotik yang biasanya direkomendasikan oleh dokter dalam mengatasi nyeri sendi. Beberapa di antaranya meliputi: 

1. Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

Obat asam urat di apotik untuk meringankan nyeri sendi adalah obat pereda rasa nyeri
Obat pereda nyeri untuk mengobati asam urat kambuh adalah ibuprofen
OAINS tergolong sebagai obat penghilang nyeri, rasa sakit, hingga peradangan. Beberapa obat asam urat di apotik jenis OAINS yang umum diberikan untuk mengatasi gejala penyakit asam urat adalah ibuprofen, indomethacin, celecoxib, dan naproxen sodium.Dokter mungkin akan meresepkan dosis obat asam urat yang lebih tinggi untuk menghentikan nyeri dan peradangan ketika penderita memiliki kadar asam urat yang tinggi. Dosis lalu disesuaikan dan diikuti oleh dosis harian yang lebih rendah untuk mencegah kekambuhan penyakit di kemudian hari. Efek samping obat OAINS yang ringan adalah sakit perut. Namun pada kasus yang lebih parah, obat ini bisa memicu efek samping yang parah, seperti perdarahan pada usus hingga penurunan fungsi ginjal. 

2. Colchicine

Colchicine juga termasuk obat asam urat di apotik untuk mengatasi asam urat yang menimbulkan gejala nyeri, yang direkomendasikan oleh dokter. Fungsinya sama seperti OAINS, yaitu meredakan rasa nyeri akibat penyakit asam urat sekaligus mencegah kekambuhan serangan gejala gout. Jika Anda mengalami gejala asam urat, seperti pembengkakan sendi yang parah dan demam, dokter bisa menganjurkan Anda untuk mengonsumsi colchicine sebanyak 2 tablet dalam satu waktu. Kemudian, Anda perlu meminum 1 tablet lagi pada 1 jam setelahnya. Untuk mencegah kambuhnya asam urat, colchicine selanjutnya dapat dikonsumsi sebanyak 1-2 tablet dalam sehari.Namun sebelum menggunakan colchicine, perlu diketahui bahwa konsumsi obat ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek samping tertentu. Mulai dari mual, muntah, diare, sampai gangguan fungsi ginjal. 

3. Kortikosteroid

Obat kortikosteroid umumnya akan diberikan pada penderita asam urat apabila OAINS dan colchicine tidak mampu mengurangi nyeri sendi akibat gout. Obat-obatan yang memiliki kandungan kortikosteroid dapat diberikan dalam bentuk oral (minum) maupun suntikan.Jika diberikan dalam bentuk oral, dokter mungkin memberikan dosis tinggi pada tahap awal. Kemudian, dokter mengurangi dosisnya secara bertahap dalam beberapa minggu. Sementara, injeksi kortikosteroid bisa diberikan melalui intravena atau disuntikkan langsung ke sendi yang mengalami pembengkakan.Efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan kortikosteroid sebagai obat asam urat, meliputi perubahan suasana hati (mood), peningkatan tekanan darah, dan peningkatan kadar gula darah. Tak hanya nyeri sendi yang menjadi masalah bagi penderita asam urat, kadar asam urat yang tinggi dalam darah mereka juga harus dikurangi.

Obat asam urat apotik untuk turunkan kadar asam urat 

Obat asam urat di apotik harus sesuai dengan resep dokter
Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat asam urat di apotik
Selain bertujuan menurunkan kadar asam urat dalam tubuh penderita, berbagai jenis obat asam urat juga dapat membantu mengurangi risiko komplikasi di kemudian hari. Kendati demikian, harap diingat bahwa berbagai jenis obat asam urat apotek di bawah ini hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Jadi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, lalu menebus resep obat yang diberikan ke apotek. Berikut adalah obat asam urat apotik yang bisa diperoleh dari resep dokter:

1. Probenecid

Probenecid adalah jenis obat asam urat apotik yang bisa diperoleh melalui resep dokter. Probenecid bekerja dengan membantu tubuh untuk mengeluarkan asam urat berlebih melalui urine. Bagi Anda yang mengonsumsinya, dianjurkan untuk minum setidaknya 2 liter air dalam sehari. Langkah ini akan mencegah terbentuknya endapan kristal asam urat. Sebelum menggunakan probenecid, beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah pada ginjal atau riwayat batu ginjal. Demikian pula bila Anda sedang minum aspirin maupun jenis obat-obatan lainnya. 

2. Allopurinol

Mirip dengan probenecid, allopurinol juga berfungsi untuk mengatasi asam urat dalam darah. Beritahukan pada dokter jika Anda pernah atau sedang mengidap gangguan ginjal.Penderita penyakit ginjal umumnya masih boleh mengonsumsi allopurinol. Namun, dosis penggunaannya mungkin perlu disesuaikan. Efek samping penggunaan allopurinol meliputi sakit perut, sakit kepala, diare, dan ruam-ruam. Hentikan penggunaan obat ini bila Anda mengalami ruam atau demam, lalu segera hubungi dokter.

3. Febuxostat

Obat asam urat di apotik umumnya adalah allopurinol
Febuxostat adalah salah satu jenis obat asam urat dari resep dokter
Febuxostat adalah obat asam urat yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan asam urat dalam tubuh. Karena itu, jenis obat asam urat ini kerap digunakan untuk mencegah serangan gout pada penderita.Jenis obat asam urat ini dapat digunakan oleh pasien dengan gangguan ginjal ringan hingga sedang. Namun, febuxostat tidak dianjurkan untuk diminum bersamaan dengan 6-mercaptopurine (6-MP) dan azathioprine.Ketika mengonsumsi febuxostat, efek samping yang bisa terjadi meliputi pusing, ruam, serta nyeri, kaku, atau bengkak pada sendi.Segera hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping yang serius, seperti sakit dada (khususnya yang menyebar hingga ke lengan dan bahu), pingsan, linglung, demam, serta sakit perut dan rasa mual yang parah.

4. Pegloticase

Obat asam urat pegloticase akan diberikan pada penderita apabila jenis obat asam urat di apotik yang ditebus melalui resep dokter lainnya tidak efektif untuk mengobati asam urat. Penderita asam urat kronis termasuk golongan orang yang umumnya memerlukan pegloticase melalui suntikan intravena. Bagi penderita asam urat yang memiliki alergi terhadap obat pegloticase, sebaiknya menghindari obat asam urat satu ini. Pasalnya, pegloticase berpotensi memicu reaksi anafilaksis yang dapat mengancam nyawa. 

Cara untuk mengatasi asam urat kambuh di kemudian hari

Selain mengonsumsi obat asam urat di apotik sesuai dengan resep dokter, Anda juga perlu melakukan beberapa cara untuk mengatasi asam urat melalui pola hidup yang tepat.Dengan demikian, gejala asam urat kambuh dapat diminimalisir. Misalnya, dengan:
  • Hindari konsumsi makanan dengan kadar purin tinggi, seperti daging merah, minuman beralkohol, bir, jeroan, dan makanan laut. 
  • Konsumsi makanan yang tinggi serat. Ini termasuk buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian utuh.
  • Minum banyak air putih

Catatan dari SehatQ

Penyakit asam urat ditandai dengan nyeri sendi yang parah sehingga menghalangi penderitanya beraktivitas. Untuk mengatasi asam urat dan mencegah serangan gejala kembali terjadi, Anda bisa menggunakan beragam obat asam urat di apotik. Mulai dari OAINS, kortikosteroid, allopurinol, probenecid, dan banyak lagi.Namun, penggunaan berbagai jenis obat asam urat di apotik tidak boleh sembarangan. Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu. Dengan ini, dokter bisa menyesuaikan dosis obat asam urat dengan kondisi gout yang Anda derita.Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
nyeri sendiasam uratartritisantiinflamasi nonsteroid (nsaid)
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gout/diagnosis-treatment/drc-20372903
Diakses pada 24 September 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/high-uric-acid-level/basics/causes/sym-20050607
Diakses pada 24 September 2019
WebMD. https://www.webmd.com/arthritis/understanding-gout-treatment#1
Diakses pada 24 September 2019
EMedicine Health. https://www.emedicinehealth.com/gout/article_em.htm#what_are_gout_treatments_and_medications
Diakses pada 24 September 2019
Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/arthritis/basics/gout.html
Diakses pada 24 September 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait