Beragam Manfaat Vitamin A bagi Kesehatan Tubuh Anda

Manfaat vitamin A bisa didapat dari bayam dan brokoli
Bayam dan brokoli mengandung banyak vitamin A

Tahukah Anda, vitamin A adalah vitamin pertama yang ditemukan? Itulah alasan mengapa vitamin ini dinamakan dengan abjad pertama di sistem alfabet. Meski sering disebut-sebut, namun masih ada segelintir orang yang tidak tahu apa itu vitamin A dan manfaat vitamin A bagi kesehatan tubuh.

Secara definisi, vitamin A adalah salah satu zat yang larut lemak. Berdasarkan bentuknya, vitamin A dibagi menjadi dua, yakni preformed vitamin A (retinol) dan provitamin A (karoten). Retinol ditemukan dalam produk hewani, seperti daging, unggas, ikan, dan susu. Sedangkan karoten ada dalam nabati, yaitu sayuran dan buah-buahan.

Manfaat vitamin A

Dengan memenuhi asupan vitamin A, berbagai manfaat bisa Anda rasakan di antaranya adalah:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Jika Anda sering terserang penyakit, itu tandanya sistem imun sedang melemah. Sistem imun yang lemah menyebabkan sel darah putih tidak mampu melawan infeksi bakteri. Vitamin A dapat meningkatkan aktivitas sel darah putih yang berguna dalam menangkal infeksi bakteri.

Dengan asupan vitamin A yang cukup, tubuh dapat menjalankan perlindungan ganda pada tubuh, di mana tidak hanya melawan infeksi yang sudah terjadi tetapi juga mencegah masuknya bakteri ke dalam tubuh.

  • Menjaga kesehatan mata

Sejak kecil, mungkin kita sering diminta orangtua untuk rajin makan wortel yang mengandung banyak vitamin A agar mata kita tetap sehat. Faktanya manfaat vitamin A dalam meningkatkan kesehatan mata telah terbukti secara ilmiah.

Tanpa asupan vitamin A yang cukup, gangguan pada mata seperti rabun senja bisa muncul. Vitamin A adalah komponen utama dari pigmen rhodopsin di retina mata yang sangat sensitif terhadap cahaya. Oleh karena itu, orang-orang dengan rabun senja akan sangat kesulitan melihat di malam hari yang gelap, walaupun dapat melihat dengan normal di siang hari.

Jika Anda sudah memasuki usia 50 tahun, biasanya penglihatan akan sedikit memudar. Menurut sebuah penelitian, lansia yang rutin mengonsumsi vitamin A dengan kadar yang cukup, risiko gangguan penglihatannya berkurang hingga 25 persen,

  • Mengurangi risiko kanker

Kanker adalah salah satu penyakit yang paling serius. Pada 2018, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut terdapat 9,6 persen kasus kematian akibat kanker dari 18,1 juta kasus kanker di dunia.

Manfaat vitamin A salah satunya adalah memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel tubuh, termasuk sel yang terjangkit kanker. Pengaruhnya terhadap pencegahan kanker merupakan sumber yang menarik untuk diteliti para ilmuwan.

Menurut para ilmuwan tersebut, mengonsumsi vitamin A dalam bentuk beta-karoten dengan jumlah yang lebih tinggi dapat menurunkan risiko jenis kanker tertentu, seperti kanker serviks, paru-paru, dan kandung kemih.

  • Menjaga kesehatan tulang

Banyak orang menyebut vitamin D adalah kunci dari sehatnya tulang. Nyatanya, bukan hanya vitamin D, asupan vitamin A yang cukup akan membuat tulang Anda jauh lebih kuat.

Makanan yang mengandung vitamin A sangat dibutuhkan tulang untuk pertumbuhan dan perkembangan yang stabil. Menurut penelitian bertajuk The Effect of Vitamin A on Fracture Risk: A Meta-Analysis of Cohort Studies, orang yang jarang mengonsumsi vitamin A lebih berisiko mengalami kerapuhan tulang ketimbang orang yang sering mengonsumsinya.

  • Mencegah jerawat

Jerawat muncul bukan karena rindu, tapi salah satunya adalah karena kekurangan vitamin A. Jerawat pada orang-orang yang kekurangan vitamin A biasanya muncul di area muka, punggung, atau dada.

Dalam sebuah penelitian, dikatakan kurangnya vitamin A pada tubuh menyebabkan produksi protein keratin yang berlebihan pada folikel rambut di kulit. Hal tersebut meningkatkan risiko bertumbuhnya jerawat karena dapat menyumbat pori-pori dan menghambat regenerasi sel kulit yang sudah mati. 

  • Menjaga sistem reproduksi

Vitamin A sangat penting untuk menjaga sistem reproduksi yang sehat pada pria dan wanita. Bagi pria, kekurangan vitamin A akan menghambat perkembangan sel sperma sehingga bisa mengakibatkan kemandulan. Sedangkan bagi wanita, kurangnya vitamin A dapat menurunkan kualitas sel telur.

  • Mencegah campak

Manfaat vitamin A lainnya adalah dapat menurunkan kondisi keparahan pada penyakit campak. Dengan mengonsumsi suplemen vitamin A dosis tinggi, efek demam dan diare pada anak-anak yang terkena campak akan berkurang.

Suplemen vitamin A juga berpengaruh menurunkan risiko kematian akibat campak pada anak-anak di negara berkembang yang biasanya kekurangan vitamin A pada asupan makanannya.

  • Membantu menjaga kehamilan

Pada wanita hamil, vitamin A terlibat dalam pertumbuhan dan perkembangan banyak organ serta struktur utama bayi yang belum lahir, termasuk kerangka tulang, sistem saraf, jantung, ginjal, mata, paru-paru dan pankreas.

Namun, manfaat vitamin A pada ibu hamil tersebut harus berdasarkan jumlah asupan yang sesuai. Pasalnya, mengonsumsi vitamin A secara berlebihan dapat berbahaya pada wanita hamil. Merujuk ke penelitian yang berjudul Vitamin A in pregnancy: requirements and safety limits, konsumsi vitamin A berlebih akan mengakibatkan bayi cacat lahir.

Kebutuhan yang harus diperhatikan

Banyak sekali manfaat vitamin A yang bisa didapat oleh tubuh, bukan? Akan tetapi. perlu diketahui bahwa terdapat tingkat kebutuhan yang perlu diperhatikan ketika mengonsumsi vitamin A.

Tingkat kebutuhan dalam mengonsumsi vitamin A bergantung pada umur dan kegiatan masing-masing. Untuk bayi dan anak-anak di bawah usia 14 tahun, sebaiknya mengonsumsi vitamin A tidak lebih dari 700 mikrogram (mcg), remaja di atas 14 tahun tidak lebih dari 700-900 mikogram, serta wanita hamil harus mengonsumsi 1.200 mikrogram dan tidak lebih dari 1.300 mikrogram.

Bijaklah dalam mengatur asupan makanan Anda, salah satunya dengan memenuhi kebutuhan vitamin A pada makanan. Makanan yang kaya vitamin A adalah wortel, brokoli, salmon, dan hati sapi. Imbangi juga dengan hidup sehat tanpa rokok dan juga olahraga.  

ODS. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-Consumer/
Diakses pada 13 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK222318/
Diakses pada 13 Februari 2020

NEI. https://www.nei.nih.gov/research/clinical-trials/age-related-eye-disease-study-areds
Diakses pada 13 Februari 2020

WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cancer
Diakses pada 13 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28891953
Diakses pada 13 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10799410
Diakses pada 13 Februari 2020

HEALTHLINE. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-a-benefits#section2
Diakses pada 13 Februari 2020

THOUGHT.https://www.thoughtco.com/history-of-the-vitamins-4072556
Diakses pada 13 Februari 2020

Artikel Terkait