Beragam Manfaat Ciuman untuk Kesehatan Tubuh dan Kesehatan Asmara

01 Agt 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Reni Utari
Manfaat ciuman mulai dari menjaga kondisi psikologis, untuk kesehatan fisik, serta kesehatan hubungan asmara
Tak hanya mengurangi stres, manfaat ciuman juga berupa menurunkan tekanan darah dan meringan gejala alergi

Berciuman boleh jadi salah satu cara Anda, untuk mengekspresikan rasa sayang pada pasangan. Tidak salah, ciuman memang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh, maupun kebahagiaan jalinan asmara bersama pasangan.

Ciuman tidak hanya sekadar simbol kasih sayang. Seperti halnya manfaat pelukan, ciuman ternyata juga mampu melepaskan hormon-hormon kebahagiaan, yang berujung pada kondisi positif pada diri Anda. Simak artikel ini untuk mengetahui berbagai manfaat ciuman untuk Anda dan pasangan.

Beragam manfaat ciuman untuk kesehatan

Anda yang sering berciuman dengan pasangan, boleh jadi merasa lebih intim dalam jalinan hubungan. Ini merupakan salah satu manfaat ciuman, karena hormon oksitosin meningkat saat Anda berciuman. Hormon oksitosin ini berkaitan dengan kebahagiaan, serta rasa intim dalam hubungan.

Apa lagi khasiat lainnya? Ini dia manfaat ciuman untuk kesehatan jiwa raga Anda.

  • Mengurangi rasa stres dan kecemasan

Tak salah banyak orang merasakan kebahagiaan saat berciuman. Sebab, saat berciuman, tubuh akan meningkatkan produksi kadar hormon bahagia. Hormon bahagia tersebut yaitu dopamin, serotonin, serta oksitosin. Berciuman juga mengurangi kadar hormon stres, yang juga dikenal sebagai kortisol.

Dengan meningkatnya hormon bahagia tersebut, berciuman merupakan salah satu cara yang sehat untuk meredakan rasa stres dan kecemasan. Anda dapat mengoptimalkan manfaat ini, dengan melakukan pelukan serta sentuhan kasih sayang.

  • Mendongkrak rasa percaya diri

Meningkatnya hormon bahagia, serta menurunnya kadar hormon kortisol, juga dipercaya berefek positif pada rasa percaya diri Anda. Hubungan kortisol dengan rasa percaya diri ini, dibuktikan oleh sebuah penelitian tahun 2016, yang dimuat dalam Journal of Behavioral Medicine. Penelitian ini menemukan, orang yang merasa rendah diri, memiliki kadar kortisol yang terlalu tinggi.

Walau riset lanjutan masih diperlukan, berciuman saat Anda merasa tidak percaya diri, bukanlah sesuatu yang merugikan, bukan?

  • Mencegah gejala alergi

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Psychosomatic Research menemukan, ciuman dapat meredakan gejala alergi. Di riset ini, 24 orang dengan eksim atopik serta 24 orang yang mengalami alergi musiman, diminta untuk berciuman dengan pasangan mereka, selama 30 detik.

Hasilnya, ditemukan bahwa alergi yang dialami responden berkurang, karena menurunnya kadar antibodi pemicu alergi, yang disebut IgE.

  • Menurunkan tekanan darah

Berciuman dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga membantu menurunkan tekanan darah. Saat pembuluh darah melebar, aliran darah dapat meningkat. Hasilnya, tekanan darah pun dapat diturunkan.

Seperti yang mungkin Anda tahu, tekanan darah tinggi memang tidak baik untuk kesehatan, karena dapat menjadi pemicu penyakit jantung.

  • Mengurangi kram saat haid dan meringankan sakit kepala

Selain menurunkan tekanan darah, pelebaran pembuluh darah karena berciuman juga membantu meredakan kram. Sehingga, berciuman saat Anda maupun pasangan sedang haid, sangat disarankan.

Selain kram, pelebaran pembuluh darah juga dapat meringankan sakit kepala. Selain itu, sakit kepala juga dapat dicegah, karena berciuman mampu mengikis rasa stres.

  • Mengencangkan otot wajah

Saat Anda mencium pasangan, ada sekitar 2-34 otot wajah yang bekerja. Berciuman menjadi salah satu olahraga yang menyehatkan, untuk wajah Anda. Olahraga wajah membantu meningkatkan kadar kolagen, yang membuat Anda terlibat lebih muda, dengan kulit yang kencang dan terhindar dari keriput.

  • Membakar kalori

Berciuman dapat menggerakkan beberapa otot wajah, dan hal ini juga membantu pembakaran sekitar 2-26 kalori per menit. Semakin berhasrat Anda ketika berciuman, maka semakin tinggi pula kalori yang terbakar. Walau tidak dapat menggantikan aktivitas fisik biasa, berciuman sambil membakar energi, tentu memberikan manfaat ganda untuk kesehatan.

  • Memantik gairah seksual

Ada kalanya, Anda atau pasangan merasa kurang bergairah untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini tentunya berbahaya, karena berpotensi mengganggu pernikahan. Berciuman, disertai pelukan, atau sentuhan-sentuhan kecil, dapat memantik gelora seksual yang padam tersebut.

Selain itu, air liur juga mengandung hormon testosteron, hormon seks yang berperan penting untuk meningkatkan libido. Semakin sering Anda berciuman, semakin meningkat pula produksi hormon testosteron.

Ada banyak manfaat ciuman lainnya, termasuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, sebuah penelitian menyimpulkan, ciuman dapat mengendalikan kolesterol di dalam tubuh, sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit stroke. Terbukti, manfaat ciuman tidak hanya untuk kondisi psikologis, namun juga berefek positif pada kesehatan fisik Anda.

Jadi, jangan ragu untuk sering mencium pasangan Anda!

Referensi

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/sexual-health/6-ways-kissing-boosts-your-health/

Diakses pada 1 Agustus 2019

 

Healthline. https://www.healthline.com/health/benefits-of-kissing

Diakses pada 1 Agustus 2019

 

Springer Link. https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs10865-015-9695-5

Diakses pada 1 Agustus 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top