Beragam Manfaat Buah Persik yang Baik Bagi Kesehatan Tubuh

Buah persik memiliki warna jingga keemasan
Buah persik mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh

Buah persik lebih dikenal dengan nama buah peach. Buah yang satu ini memiliki bentuk dan warna yang terlihat serupa dengan apel ataupun aprikot.

Tak kalah dengan buah yang lain, buah persik juga mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat. Inilah alasannya mengapa ada beragam manfaat buah persik yang baik untuk kesehatan tubuh. Sebelum mengupas lebih lanjut seputar manfaatnya, mari kita ketahui kandungan buah ini terlebih dahulu.

Kandungan nutrisi buah persik

Buah persik memiliki nama latin Prunus persica. Buah ini berwarna jingga keemasan dengan daging berwarna kuning yang di dalamnya terdapat biji. Buah persik memiliki rasa yang manis sehingga lezat untuk disantap.

Persik kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang bermanfaat. Adapun nutrisi yang terkandung dalam 1 buah persik berukuran sedang atau sekitar 150 gram, yaitu:

  • 58 kalori
  • 14 gram karbohidrat
  • Kurang dari 1 gram lemak
  • 1 gram protein
  • 2 gram serat
  • 10% dari nilai harian vitamin A
  • 17% dari nilai harian vitamin C 
  • 5% dari nilai harian vitamin E
  • 5% dari nilai harian vitamin K
  • 8% dari nilai harian kalium
  • 6% dari nilai harian niasin
  • 5% dari nilai harian mangan
  • 5% dari nilai harian tembaga.

Buah persik juga mengandung sejumlah kecil fosfor, zat besi, magnesium, dan beberapa vitamin B. Selain itu, buah ini memiliki kandungan antioksidan kuat yang baik untuk perlindungan tubuh. 

Manfaat buah persik untuk kesehatan

Semakin segar buah persik, maka tingkat antioksidan yang dimilikinya pun semakin tinggi. Hal ini tentu sangat baik untuk melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif. Berikut manfaat buah persik bagi kesehatan:

  • Menjaga kekebalan tubuh

Tak hanya pada kacang-kacangan dan biji-bijian, buah persik juga mengandung vitamin E. Vitamin yang terkandung dalam buah persik ini merupakan antioksidan penting bagi sel-sel tubuh. Vitamin tersebut juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat dan membantu memperlebar pembuluh darah agar darah tak membeku di dalam. 

  • Mendorong penyembuhan luka

Kandungan vitamin C dalam buah persik dapat membantu menyembuhkan luka dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan ini juga dapat melawan radikal bebas yang mampu merusak sel-sel tubuh.

  • Meningkatkan kesehatan penglihatan

Antioksidan yang disebut beta-karoten memberi warna jingga keemasan pada persik. Ketika Anda mengonsumsinya, tubuh pun mengubah beta-karoten menjadi vitamin A. Vitamin ini sangatlah baik untuk meningkatkan kesehatan penglihatan Anda. 

  • Melindungi kulit

Buah persik memiliki efek perlindungan yang dapat membantu menjaga kulit tetap sehat. Sebuah studi tabung menunjukkan jika senyawa yang ditemukan dalam buah persik dapat meningkatkan kemampuan kulit mempertahankan kelembapan. 

Selain itu, penelitian tabung dan hewan lainnya juga menemukan bahwa ekstrak dari bunga atau daging persik yang dioleskan pada kulit dapat membantu mencegah kerusakan akibat sinar UV. Sayangnya, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian pada manusia.

  • Melancarkan pencernaan

Buah persik mengandung serat yang dapat membantu memperlancar pencernaan dan mengurangi risiko gangguan usus. Kandungan serat larut dapat membantu memindahkan makanan melalui usus sehingga mengurangi kemungkinan sembelit. 

Sementara, serat tidak larut dapat memberi makanan untuk bakteri baik sehingga mampu mengurangi peradangan dan gangguan pencernaan, seperti penyakit Crohn dan irritable bowel syndrome (IBS).

  • Membantu menurunkan berat badan

Serat yang terkandung dalam buah persik dapat membuat Anda kenyang. Hal ini akan membuat Anda membutuhkan waktu yang lebih lama untuk merasa lapar lagi. Atas dasar inilah, serat baik untuk dikonsumsi oleh Anda yang ingin menurunkan berat badan. Apalagi buah persik hanya mengandung sedikit kalori dan tak mengandung lemak jenuh, natrium, dan kolesterol.

  • Meningkatkan kesehatan jantung

Buah persik dipercaya dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol. Penelitian tabung menunjukkan bahwa buah ini dapat mengikat asam empedu yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. 

Sementara, sebuah penelitian pada hewan juga menemukan jika buah persik dapat mengurangi kadar kolesterol jahat, tekanan darah, dan trigliserida. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menemukan efek positifnya terhadap manusia.

  • Berpotensi mengandung antikanker

Persik mengandung senyawa tanaman yang dapat menawarkan perlindungan terhadap berbagai jenis kanker. Kulit dan daging buah persik kaya akan karotenoid dan asam kafeat sebagai antioksidan yang memiliki sifat antikanker. Dalam sebuah studi tabung, kandungan antioksidan polifenol dalam buah persik ditemukan dapat mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. 

Buah persik dapat dimakan secara langsung ataupun diolah terlebih dahulu, seperti dibuat jus, salad, sop buah, puding, smoothie, kue, dan lainnya. Pilihlah buah persik yang sudah matang untuk dikonsumsi agar lebih lezat dan bernutrisi. 

Buah persik yang matang akan terasa lembut ketika ditekan oleh jari. Pastikan juga kondisi Anda sehat dan tidak memiliki alergi terhadap buah ini sebelum mengonsumsinya.  Apabila timbul gejala tak biasa setelah mengonsumsi persik, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/peach-fruit-benefits#section6
Diakses pada 19 februari 2020
Web MD. https://www.webmd.com/diet/ss/slideshow-peaches-health-benefits
Diakses pada 19 Februari 2020

Artikel Terkait