Beragam Jenis Keju Rendah Lemak yang Baik untuk Kesehatan


Sebagian orang khawatir akan tingginya kandungan lemak pada keju. Namun tenang, terdapat beragam jenis keju rendah lemak yang lezat dan dapat membawa dampak baik untuk kesehatan.

(0)
16 Nov 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Keju rendah lemak ada banyak macamnya, mulai dari mozzarella hingga keju biru.Keju cheddar dan keju biru termasuk dalam daftar keju rendah lemak.
Sebelum membeli keju, sebaiknya Anda perhatikan dulu kandungan lemaknya. Kalau bisa, pilihlah keju rendah lemak karena keju yang mengandung lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menambah berat badan.

8 jenis keju rendah lemak

Keju adalah sumber protein dan kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, makanan lezat yang terbuat dari susu ini juga mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi.Jika Anda mengkhawatirkan jumlah lemak dan kolesterol, Anda bisa memilih beragam jenis keju rendah lemak yang tetap mengandung protein dan kalsium tinggi. Seperti apa jenis-jenisnya?

1. Mozzarella

Keju mozzarella termasuk dalam daftar keju rendah lemak
Keju mozarella, di lezat yang rendah lemak!
Tidak hanya lezat, ternyata mozzarella juga rendah lemak. Ditambah lagi, kandungan natrium dan kalori pada mozzarella juga cukup rendah.Keju yang berasal dari Italia ini hanya mengandung 6 gram lemak, 85 kalori, dan 176 miligram natrium dalam satu porsinya (28 gram). Meski demikian, mozzarella tetap mengandung 6 gram protein dan 14 persen rekomendasi asupan harian (RAH) kalsium.Menurut sebuah studi, mozzarella juga mengandung probiotik yang bisa menjaga kesehatan usus, meningkatkan sistem imun tubuh, dan melawan peradangan.

2. Keju biru

Keju biru dikenal sebagai salah satu keju dengan kandungan kalsium tertinggi. Keju ini dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit tulang.Selain itu, keju biru juga masuk dalam daftar keju rendah lemak. Dalam 28 gram keju biru, hanya ada 8 gram lemak yang dikandungnya.Meski rendah lemak, keju biru mengandung 6 gram protein dan 33 persen RAH kalsium yang sangat baik untuk kesehatan.

3. Keju feta

Feta adalah keju yang berasal dari Yunani. Keju ini terbuat dari susu domba atau kambing dan rasanya sedikit asin. Dibandingkan keju lainnya, feta mengandung kalori dan lemak yang rendah.Di dalam setiap 28 gram keju feta, hanya ada 5 gram lemak dan 80 kalori. Selain itu, feta mengandung 6 gram protein dan 10 persen RAH kalsium yang dibutuhkan tubuh.  Feta adalah jenis keju untuk diet karena mengandung asam linoleat terkonjugasi yang terbukti dapat menurunkan kadar lemak di dalam tubuh.

4. Keju cottage

Keju cottage bertekstur lembut dan tergolong dalam daftar keju rendah lemak
Keju cottage, si lembut yang rendah lemak
Keju cottage merupakan salah satu keju yang memiliki kandungan protein paling tinggi, yakni terdapat 12 gram protein dalam 110 gram-nya.Lebih dari itu, keju cottage juga mengandung 10 persen RAH kalsium. Keju ini juga terdaftar dalam golongan keju rendah lemak. Setengah cangkir keju cottage hanya mengandung 7 gram lemak.  Keju cottage sering kali direkomendasikan untuk mereka yang sedang ingin diet. Protein yang dikandung keju ini dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

5. Keju ricotta

Sama seperti keju cottage, keju ricotta adalah keju rendah lemak yang mengandung protein tinggi. Dalam setengah cangkir (124 gram) keju ricotta, terdapat 12 gram lemak dan 12 gram protein. Kandungan kalsiumnya pun mampu memenuhi 20 persen kebutuhan harian Anda.Protein yang dikandung keju ricotta dianggap spesial karena bersifat whey. Itu artinya, protein yang dimiliki keju ricotta mengandung segala asam amino esensial yang dibutuhkan manusia.Protein whey ini dapat dicerna dengan mudah oleh tubuh dan mampu mendukung pertumbuhan otot, menurunkan tekanan darah, dan menstabilkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

6. Keju parmesan

Keju parmesan membutuhkan waktu yang lama hingga siap dikonsumsi, yakni 12 bulan. Lamanya periode ini bertujuan untuk membunuh bakteri jahat yang dikandungnya.Meski demikian, pembuatan keju parmesan memang patut dinantikan. Keju ini memiliki kandungan lemak yang rendah dan berprotein tinggi. Dalam 28 gram keju parmesan, terdapat 10 gram protein dan 7 gram lemak saja.Kandungan kalsium dan fosfor keju parmesan juga tidak boleh diremehkan. Jadi tidak heran kalau keju parmesan dipercaya bisa meningkatkan kesehatan tulang.

7. Keju Swiss

Keju Swiss memiliki tekstur berlubang yang terbentuk saat proses fermentasi. Di dalam setiap 28 gramnya, keju yang berasal dari Swiss ini mengandung 8 gram protein, 25 persen RAH kalsium, dan hanya 9 gram lemak. Kandungan natriumnya pun rendah, yakni 53 miligram atau setara dengan 2 persen RAH.

8. Keju cheddar

Keju cheddar berasal dari Inggris dan dikenal dengan kandungan vitamin K-nya. Keju rendah lemak ini juga mengandung protein yang cukup tinggi.Dalam setiap 28 gram keju cheddar, terdapat 7 gram protein dan 9 gram lemak. Kandungan kalsiumnya mencapai 20 persen RAH.Vitamin K yang dikandung keju cheddar sangatlah baik untuk kesehatan tulang dan jantung. Vitamin ini mencegah kalsium agar tidak tersimpan di dalam dinding arteri dan vena.

Catatan dari SehatQ:

Meskipun keju rendah lemak ini bernutrisi tinggi, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Ingatlah, lemak yang dikandung keju adalah lemak jenuh yang dapat membahayakan kesehatan jantung jika dikonsumsi berlebihan.Jika masih ragu, berkonsultasilah dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis! Unduh aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play sekarang juga.
makanan sehathidup sehatbuah dan sayuran
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000838.htm#:~:text=Saturated%20fat%20is%20a%20type,high%20amounts%20of%20saturated%20fat.
Diakses pada 2 November 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/which-cheeses-can-i-eat-on-a-cholesterol-lowering-diet-697777
Diakses pada 2 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/healthiest-cheese#TOC_TITLE_HDR_2
Diakses pada 2 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait