Benzoil peroksida adalah zat yang mampu mengatasi jerawat
Jerawat peradangan dapat diatasi dengan produk yang mengandung benzoil peroksida

Bila Anda senang mencari tahu informasi mengenai perawatan kulit, Anda tentu sudah sangat akrab dengan benzoil peroksida. Beberapa orang mungkin sangat mencintai bahan ini karena kemampuannya dalam memerangi jerawat. Pernahkah Anda mencobanya?

Apa itu benzoil peroksida?

Benzoil peroksida adalah zat kimia yang terkenal untuk melawan jerawat. Zat ini bisa terkandung dalam berbagai produk kecantikan, seperti pembersih wajah serta gel dan krim untuk noda wajah.

Benzoil peroksida bekerja dengan menyingkirkan bakteri yang ada di bawah kulit. Bahan ini juga membantu pori-pori melepaskan sel kulit mati dan kelebihan minyak.

Jerawat jenis apa yang paling cocok diatasi dengan benzoil peroksida?

Benzoil peroksida paling cocok digunakan untuk menangani jerawat karena peradangan. Peradangan ini dapat dipicu oleh bakteri, minyak, atau sel kulit mati. Beberapa contoh jerawat karena peradangan yaitu:

  • Papula, benjolan merah kecil yang muncul di permukaan kulit
  • Pustula, mirip papula namun cenderung lebih besar daripada papula dan berisi nanah
  • Nodul, benjolan kecil bernanah yang terletak di bawah permukaan kulit
  • Cystic, jerawat terparah berisi nanah dan berukuran besar yang juga muncul di bawah permukaan kulit

Walau begitu, apabila Anda memiliki jerawat cystic yang merupakan jenis jerawat terparah, Anda lebih disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Jerawat ini menyerupai bisul di kulit, berisi nanah, dan cenderung sakit jika disentuh.

Sementara itu, benzoil peroksida kurang cocok untuk digunakan pada jenis jerawat non-peradangan. Misalnya, komedo putih dan komedo terbuka.

Pertimbangan penggunaan benzoil peroksida pada kulit

Benzoil peroksida umumnya aman digunakan untuk mengatasi jerawat. Walau begitu, ada beberapa pertimbangan penggunaan benzoil peroksida yang patut untuk diketahui.

1. Efek samping pada kulit

Benzoil peroksida bekerja dengan mengelupas kulit untuk menyingkirkan sel kulit mati, minyak berlebih, dan bakteri yang terjebak di dalamnya. Aktivitas ini dapat memicu kulit kering, kulit kemerahan, dan pengelupasan yang berlebihan. Rasa gatal dan iritasi ringan mungkin juga dialami.

Anda tak bisa mengoleskan produk benzoil peroksida apabila memiliki sunburn.

2. Reaksi alergi

Tetap ada kemungkinan alergi setelah menggunakan benzoil peroksida, walau cenderung jarang terjadi. Anda bisa langsung menghentikan produk tersebut apabila kulit yang dioleskan menjadi kemerahan dan iritasi.

Selain itu, jika mengalami pembengkakan dan sulit bernapas, Anda harus segera mencari bantuan gawat darurat ke rumah sakit. Sebab, gejala itu dapat menjadi pertanda reaksi alergi.

3. Benzoil peroksida dan masalah kulit spesifik

Benzoil peroksida cenderung tidak disarankan untuk kulit sensitif. Sebab, jenis kulit ini lebih rentan untuk mengalami efek samping.

Zat ini juga tidak direkomendasikan bagi penderita eksim atau dermatitis seboroik.

Benzoil peroksida vs. asam salisiliat, mana yang lebih efektif?

Benzoil peroksida utamanya digunakan untuk menangani jerawat akibat peradangan. Apabila Anda memiliki jenis jerawat lain yang tidak meradang, seperti komedo hitam dan komedo putih, Anda bisa mempertimbangkan asam salisilat untuk menanganinya.

Baik benzoil peroksida maupun asam salisilat membantu membersihkan pori-pori. Namun khasiat utama dari asam salisilat adalah untuk menyingkirkan sel kulit mati.

Seperti benzoil peroksida, asam salisilat juga bisa memicu kulit menjadi kering, kemerahan, dan mengelupas. Efek ini dapat terjadi ketika Anda pertama kali menggunakan produk yang mengandung asam salisilat.

Apabila Anda memiliki jerawat yang meradang dengan kulit berminyak dan tidak terlalu sensitif, produk yang mengandung benzoil peroksida dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

Selain benzoil peroksida dan asam salisilat, sebenarnya ada pilihan kandungan lain untuk memberantas jerawat, misalnya:

Temui dokter jika jerawat tak kunjung hilang

Penting untuk diingat bahwa tak ada produk dan kandungan yang mampu menghilangkan jerawat dengan cepat, termasuk benzoil peroksida. Kandungan ini butuh waktu hingga enam minggu agar memberikan hasil yang diinginkan.

Apabila setelah enam minggu jerawat tak kunjung hilang, Anda boleh mempertimbangkan untuk menemui dokter kulit. Dokter dapat memberikan krim racikan dan obat untuk menangani jerawat, terlebih jika jerawat Anda cukup parah.

Catatan dari SehatQ

Benzoil peroksida adalah salah satu kandungan dalam produk antijerawat yang paling mudah dicari, di samping harganya juga murah. Walau begitu, setiap jenis kulit tentu berbeda, termasuk perbedaan hasil dari aplikasi produk benzoil peroksida

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/cystic-acne
Diakses pada 11 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/benzoyl-peroxide-for-acne
Diakses pada 11 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/inflamed-acne
Diakses pada 11 Februari 2020

Artikel Terkait