Beda Bentuk Puting Payudara Belum Tentu Kanker, Ini Penjelasannya


Bentuk puting payudara tidaklah selalu menonjol. Ada yang tenggelam, datar, memiliki rambut, atau bahkan berjumlah ganda pada satu payudara. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat mengindikasikan kanker.

(0)
18 Jan 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bentuk puting payudara tak selamanya mencuatBentuk puting payudara bisa berbeda-beda
Tahukah Anda bahwa bentuk puting payudara setiap wanita berbeda-beda? Ya, tidak semua wanita memiliki puting susu ‘normal’ karena yang mempunyai puting menghadap samping, besar sebelah, puting yang tenggelam, hingga puting ganda.Yang dimaksud dengan bentuk puting payudara normal adalah puting susu yang mencuat keluar dan tetap seperti itu sepanjang hari. Puting juga bisa mengeras jika terkena rangsangan, seperti udara dingin, sentuhan, maupun aktivitas seksual.Sekitar 90% wanita memiliki bentuk puting payudara tersebut sehingga diasosiasikan sebagai bentuk puting payudara normal. Meski demikian, 10% wanita lainnya memiliki bentuk puting yang berbeda tapi tetap masuk kategori normal.

Berbagai bentuk puting payudara wanita

Puting payudara bisa memiliki perbedaan bentuk
Ada kalanya bentuk puting yang berbeda adalah hal yang normal, meski ada pula penyakit tertentu yang bisa terlihat lewat perbedaan bentuk puting dari biasanya.Jika Anda memiliki bentuk puting payudara yang tidak mencuat keluar seperti kebanyakan wanita, jangan dulu panik. Pasalnya, ada beberapa bentuk puting yang memang tidak seperti biasanya, tapi tetap masuk kategori normal, yaitu:

1. Puting terbalik

Bentuk puting payudara ini terlihat seperti tenggelam alias masuk ke areola (area berwarna gelap di payudara). Kondisi inversi tersebut biasanya disebabkan oleh jaringan payudara menempel ke dasar puting.Puting inversi tergolong normal jika Anda memilikinya sejak lahir. Dalam kasus yang masih ringan, puting bisa diberi stimulasi manual (misalnya kompres dingin atau sedikit dicubit) agar mencuat dan berfungsi seperti puting normal, misalnya ketika Anda ingin menyusui bayi.Kendati demikian, Anda patut waspada jika puting menjadi inversi setelah sebelumnya normal atau dikenal dengan istilah puting retraksi. Kondisi ini bisa mengindikasikan masalah kesehatan yang serius, seperti kanker payudara, sehingga Anda harus segera memeriksakannya ke dokter biasanya diikuti dengan gejala keluarnya cairan kemerahan dari puting, serta kasarnya kulit di sekitar payudara.

2. Puting datar

Bentuk puting payudara ini terlihat seperti sejajar dengan areola dan kulit lain di payudara. Puting tidak mengangkat, tapi juga tidak tenggelam (inversi), dan tidak bisa mengangkat ketika mendapat stimulasi manual, baik dengan mencubit-cubit ataupun dengan kompres dingin.Puting datar adalah hal yang normal bagi sebagian wanita, tapi kondisi ini bisa menyulitkan Anda saat ingin menyusui bayi. Perlekatan bisa menjadi tidak sempurna yang berakibat bayi tidak mendapat asupan ASI dengan maksimal, meski tidak semua bayi akan bermasalah dengan puting datar ini.Untuk membantu menyusui dengan lebih optimal, Anda dapat menggunakan produk bernama breast shell yang dapat mengangkat puting sebelum bayi menyusu. Anda pun bisa memompa ASI sebelum menyusui bayi secara langsung untuk mengangkat puting yang datar.

2. Puting susu memiliki rambut

Area payudara, terutama di daerah yang mengitari puting, memiliki folikel rambut. Oleh karena itu, sangat wajar jika Anda menemukan rambut halus di sekitar payudara. Anda pun boleh mencabutnya, mencukurnya, menghilangkannya dengan waxing, atau bahkan menjalani perawatan dengan teknologi laser.Meskipun demikian, Anda patut waspada jika bentuk puting payudara yang berambut ini disertai dengan gejala lain, seperti menstruasi tidak teratur dan tumbuh rambut wajah secara berlebihan. Gejala-gejala tersebut mungkin mengindikasikan sindrom polikistik ovarium (PCOS) atau sindrom Cushing yang harus segera ditangani oleh dokter.

3. Puting ganda (supernumerari)

Seperti namanya, bentuk puting ini menandakan seorang wanita yang memiliki dua atau lebih puting di salah satu bagian areola. Ini merupakan kondisi langka dan dapat memengaruhi kegiatan menyusui bayi, meski bukanlah indikasi penyakit serius yang mematikan.Kondisi puting ini bisa dibiarkan saja jika tidak mengganggu Anda atau dioperasi setelah berkonsultasi dengan dokter. Jika puting menunjukkan gejala lain, seperti keluar nanah, nyeri, atau mengalami retraksi, segera periksakan ke dokter.

Seperti apa bentuk puting payudara yang mengindikasikan kanker?

Waspadai benjolan di sekitar payudara
Kondisi puting biasanya bukan menjadi patokan utama untuk mendiagnosis kanker payudara. Yang biasanya dilihat untuk mendeteksi kanker adalah benjolan di sekitar payudara atau bawah ketiak. Meskipun demikian, Anda patut waspada jika puting memperlihatkan tanda-tanda yang abnormal, seperti:
  • Puting mengalami retraksi alias tenggelam karena sebab yang tidak jelas
  • Puting terasa kebas alias mati rasa
  • Keluar cairan (bukan ASI) dari puting, bisa berupa nanah atau bahkan darah
Ketiga tanda tersebut bisa terjadi di salah satu puting saja atau bahkan keduanya. Jika Anda mengalaminya, apapun bentuk puting payudara Anda, segera periksakan ke dokter. Selanjutnya, dokter mungkin akan merekomendasikan tes pemindaian seperti mammogram untuk mendeteksi ada atau tidaknya kanker payudara.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kesehatan payudara, Anda dapat menanyakannya langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
puting lecetkanker payudaratumor jinak payudarapayudaraabses payudara
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/nipple-variations-430664
Diakses pada 5 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/nipple-facts-male-and-female
Diakses pada 5 Januari 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-with-flat-nipples-431881
Diakses pada 5 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325272
Diakses pada 5 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait