Selama musim hujan, diare hingga penyakit kulit biasa menyerang anak-anak.
Diare menjadi salah satu penyakit yang kerap dialami anak pada musim hujan.

Saat memasuki musim hujan, berbagai penyakit mulai kembali menjadi ancaman. Terlebih lagi, jika daerah tempat tinggal Anda memiliki risiko banjir.

Tidak hanya bagi orang dewasa, penyakit musim hujan juga kerap menyerang anak-anak. Agar Anda dapat mencari pencegahan yang tepat, kenali terlebih dahulu jenis penyakit yang dapat mengancam si buah hati berikut ini.

[[artikel-terkait]]

Macam-macam penyakit di musim hujan

Cuaca yang tidak menentu serta udara yang lembap, membuat musim hujan kerap menjadi waktu ketika anak menjadi mudah terserang penyakit. Di Indonesia, terdapat lima penyakit yang perlu diwaspadai akan muncul saat musim hujan, yaitu diare, demam berdarah, leptospirosis, infeksi saluran pernapasan atas, serta penyakit kulit.

1. Diare

Diare penyakit yang erat kaitanya dengan kebersihan ini, perlu Anda waspadai ketika memasuki musim hujan. Hal ini dikarenakan, saluran air atau pun sumur yang menjadi sumber air di tempat tinggal Anda, memiliki risiko tercemar oleh bakteri dari banjir.

Maka dari itu, Anda harus senantiasa memperhatikan kebersihan anak. Ajarkan anak kebiasaan mencuci tangan yang baik, mengonsumsi air yang telah dimasak hingga matang, serta cara menjaga lingkungan agar tetap bersih.

2. Demam berdarah

Demam berdarah kerap menjadi penyakit langganan saat musim hujan. Meningkatnya jumlah genangan air yang menjadi sarang nyamuk aedes aegypti, membuat Anda perlu waspada dan melakukan berbagai langkah pencegahan agar anak tidak tertular.

3. Leptospirosis

Leptospirosis merupakan suatu penyakit yang ditularkan melalui air kotor. Infeksi ini merupakan suatu kondisi yang serius dan dapat menyebabkan radang selaput otak (meningitis), penyakit kuning (jaundice), kerusakan hati, dan gagal ginjal.

Anda harus waspada dan segera memeriksakan anak Anda ke dokter, bila telah mengalami gejala seperti batuk, nyeri dada, dan air liur terlihat bercampur dengan darah.

4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dapat disebabkan oleh bakteri,virus, maupun mikroba lainnya. Gejala yang kerap timbul jika anak Anda menderita penyakit ini adalah batuk, flu, demam hingga sesak napas dan nyeri dada.

Untuk mengatasinya, Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif.

5. Penyakit kulit

Penyakit kulit yang dapat menyerang anak saat musim hujan dapat disebabkan oleh jamur maupun bakteri. Penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, umumnya terjadi di area tubuh yang banyak mengeluarkan keringat, seperti kaki, sela paha, dan kulit kepala.

Langkah-langkah antisipasi untuk lindungi anak

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Karena itu, siapkan diri Anda dan anak-anak untuk menghadapi musim hujan ini dengan lebih baik agar terhindar dari berbagai penyakit.

Memasuki musim hujan, selalu siapkan payung atau jas hujan anak untuk menghindari hujan serta udara dingin. Jika memungkinkan, hindari tempat-tempat ramai tanpa sirkulasi udara yang baik.

Hindari kontak yang terlalu dekat dengan orang yang sedang sakit demam atau batuk. Jangan biarkan anak bermain di genangan air yang kotor atau main air saat banjir. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan keluarga maupun lingkungan.

Mewaspadai dan menjalankan berbagai langkah pencegahan adalah cara terbaik untuk menghindari penyakit musim hujan yang bisa menyerang anak. Jika Anda merasa anak menunjukkan gejala-gejala suatu penyakit saat memasuki musim hujan, segera periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif.

Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/article/view/14010016/penyakit-musim-hujan-yang-harus-diwaspadai-dan-langkah-antisipasinya.html
Diakses pada 25 Januari 2019

Baby Centre. https://www.babycenter.in/a1050368/common-illnesses-and-skin-conditions-during-monsoon Diakses pada 25 Januari 2019

Phillipines Council For Health Research and Development. http://www.pchrd.dost.gov.ph/index.php/news/library-health-news/1794-common-rainy-season-diseases-to-guard-against
Diakses pada 25 Januari 2019

 

Reviewed by dr. Reni

Artikel Terkait

Banner Telemed