Ada Benjolan di Testis? Waspadai 9 Penyebabnya Berikut Ini


Benjolan di testis merupakan keluhan yang sering dialami oleh anak laki-laki maupun pria dewasa. Salah satu penyebabnya adalah pembesaran pada pembuluh darah testis alias varikokel.

0,0
Ditinjau olehdr. Fridawati
Benjolan di testisWaspadai penyebab benjolan di testis dengan memeriksakannya ke dokter
Benjolan di testis kerap menjadi masalah yang dialami oleh anak laki-laki maupun pria dewasa. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor. Walaupun benjolan pada buah zakar sering kali menyebabkan kekhawatiran terhadap kemungkinan munculnya kanker testis, faktanya sebagian besar kasus tidak berbahaya. 

Penyebab benjolan di testis

Testis alias buah zakar berada di dalam sebuah kantung yang bernama skrotum. Itu sebabnya, benjolan yang muncul pada testis juga akan membuat Anda memiliki benjolan di skrotum.Benjolan di testis bisa terjadi di salah satu atau keduanya, sehingga bisa saja Anda mengalami testis besar sebelah atau dua-duanya. Berikut ini adalah beberapa penyebab munculnya benjolan pada testis di dalam skrotum:

1. Spermatokel

Di atas testis, terdapat struktur menyerupai pipa yang disebut epididimis. Epididimis berfungsi untuk menyalurkan sel sperma keluar dari testis. Jika terbentuk kantung berisi cairan (kista) pada epididimis atau spermatokel, hal ini dapat menyebabkan munculnya benjolan pada testis.

2. Epididimitis

Epididimitis adalah radang pada epididimis. Epididimitis sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri, termasuk infeksi menular seksual. Pada beberapa kasus, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh infeksi virus atau aliran urine yang tidak normal ke epididimis.

3. Varikokel

penyebab benjolan di testis salah satunya varikokel
Varikokel adalah salah satu penyebab ada benjolan di testis
Varikokel adalah penyakit reproduksi pria yang terjadi ketika pembuluh darah pada testis mengalami pembesaran. Varikokel tampak serupa dengan varises pada pembuluh darah kaki.Varikokel juga dapat menyebabkan munculnya benjolan di buah zakar. Pada beberapa kasus, varikokel tidak membutuhkan penanganan medis khusus.Akan tetapi, jika penyakit ini sudah tergolong berat, penderita mungkin memerlukan tindakan medis berupa operasi varikokel (varikokelektomi) untuk menormalkan kembali pembuluh darah yang bermasalah.

4. Hidrokel

Hidrokel adalah penumpukan cairan pada selaput yang menyelubungi testis. Penumpukan cairan dalam jumlah kecil adalah normal, tapi jika jumlahnya banyak dapat menyebabkan benjolan di skrotum yang, umumnya, tidak terasa nyeri.Hidrokel sering terjadi pasca infeksi atau cedera pada area genital (kelamin). Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua testis.

5. Hematokel

Penyebab ada benjolan di testis selanjutnya adalah hematokel. Hematokel juga merupakan gangguan medis yang menyerang selaput penyelubung testis. Namun, pada hematokel yang mengalami penumpukan adalah darah. Kondisi ini biasanya dipicu oleh adanya cedera pada testis

6. Hernia inguinalis

Hernia inguinalis, atau lebih dikenal dengan istilah "turun berok", adalah kondisi ketika sebagian dari usus halus turun menuju skrotum hingga menyebabkan munculnya benjolan di skrotum. Hernia inguinalis disebabkan oleh melemahnya saluran inguinal dan otot pada perut maupun pangkal paha.

7. Torsio testis

Torsio testis adalah kondisi ketika buah zakar terkilir. Torsio testis menimbulkan rasa sakit yang cukup berat, di samping gejala lainnya termasuk benjolan pada testis.Penyebab testis terkilir belum dapat diketahui secara pasti, terlepas dari sejumlah faktor risiko seperti usia, riwayat keluarga, cedera, hingga cuaca. Puntiran menyebabkan terjepitnya pembuluh darah dan serabut saraf, sehingga tindakan untuk melepaskan puntiran harus segera dilakukan untuk menjaga aliran darah ke testis tetap lancar dan mencegah kematian sel-sel testis.

8. Orkitis

Orkitis adalah peradangan pada testis yang paling sering disebabkan oleh virus, misalnya virus campak. Penyakit ini ditandai oleh sejumlah gejala, seperti testis terasa nyeri dan muncul benjolan di testis.

9. Kanker testis

Tidak bisa dipungkiri, benjolan pada buah zakar juga bisa menjadi pertanda kanker testis. Umumnya, jika disebabkan oleh kanker testis, benjolan yang Anda rasakan di skrotum tidak terasa sakit.Gejala lain, biasanya skrotum terasa lebih berat dari biasanya. Namun, Anda tidak perlu buru-buru khawatir karena memiliki benjolan belum pasti Anda memiliki kanker. Benjolan juga bisa saja merupakan tumor testis, tapi tidak berpotensi kanker. 

Faktor risiko benjolan di testis

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami benjolan di testis, meliputi:
  • Testis tidak turun (undescended testicle) 
    Dalam satu tahun pertama kehidupan, testis yang awal mulanya berada di dalam rongga perut akan turun ke dalam skrotum. Kegagalan testis untuk turun, baik satu maupun kedua testis, disebut dengan undescended testicle. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya:
    • Hernia inguinalis
    • Testis terpuntir (torsio testis)
    • Kanker testis
  • Kelainan testis
    Kelainan bawaan lahir pada testis, penis, atau ginjal meningkatkan risiko timbulnya benjolan pada testis di kemudian hari.
  • Riwayat kanker testis
    Testis terdiri atas dua buah zakar, sebelah kiri dan kanan. Jika Anda didiagnosis kanker pada satu testis, maka testis lainnya juga berisiko terkena kanker. Riwayat kanker testis pada ayah atau saudara laki-laki juga meningkatkan risiko kanker testis.

Kapan harus ke dokter?

Menurut Urology Care Foundation, sebagai langkah awal, Anda dapat melakukan pemeriksaan sendiri untuk melihat kondisi organ reproduksi pria yang satu ini.Anda perlu mengetahui seperti apa ciri testis yang sehat dan normal ataupun tidak. Dengan begitu, jika ada perubahan abnormal pada testis, Anda dapat mengetahuinya sejak dini.Berikut adalah cara melakukan pemeriksaan testis sendiri di rumah secara mandiri:
  • Lakukan pemeriksaan ketika berdiri.
  • Perhatikan dan cari ada tidaknya pembengkakan pada bagian skrotum.
  • Raba kantong skrotum dengan lembut untuk melihat testis.
  • Periksa testis satu per satu dengan menggulungnya secara lembut di antara jempol dan jari lainnya untuk merasakan ada tidaknya benjolan pada seluruh permukaan.
Jika Anda menemukan sesuatu yang berbeda pada buah zakar, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan guna memastikan penyebab adanya benjolan di testis maupun kondisi tidak wajar lainnya yang terlihat melalui pemeriksaan fisik.

Cara mengatasi benjolan di testis

Cara mengatasi benjolan di buah zakar berbeda-beda, bergantung pada penyebab munculnya benjolan. Meski demikian, sebagian besar benjolan tidak membutuhkan penanganan khusus jika tidak menimbulkan keluhan dan tidak menunjukkan tanda keganasan.Beberapa benjolan akan hilang dengan sendirinya. Untuk mengurangi rasa nyeri atau tidak nyaman yang muncul karena benjolan pada skrotum, Anda dapat minum obat antinyeri, seperti paracetamol dan ibuprofen.Cobalah untuk mengenakan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat agar rasa tidak nyaman akibat benjolan testis tidak bertambah berat. Jika benjolan tidak juga hilang, pemeriksaan dan tatalaksana lebih lanjut mungkin dibutuhkan.Anda bisa berkonsultasi secara online terlebih dahulu mengenai benjolan pada testis dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang juga di App Store dan Google Play.
nyeri testiskanker testisherniamasalah reproduksikesehatan pria
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321980.php
Diakses pada April 2019
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scrotal-masses/symptoms-causes/syc-20352604
Diakses pada April 2019
National Health Service. https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/sexual-and-reproductive/testicular-lumps-and-swellings
Diakses pada April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait