Benjolan di Telapak Tangan Bisa Disebabkan oleh Penyakit Ini

(0)
19 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Benjolan di telapak tangan dapat disebabkan oleh kontraktur DupuytrenKontraktur Dupuytren dapat menyebabkan benjolan di telapak tangan
Salah satu penyebab benjolan di telapak tangan adalah kontraktur Dupuytren. Penyakit ini menyebabkan adanya nodul atau simpul yang terbentuk di bawah kulit telapak tangan. Kontraktur Dupuytren dapat menyebabkan pergerakan jari tangan terbatas atau bahkan tersangkut (menekuk) sampai tidak bisa diluruskan kembali.Perkembangan penyakit ini cenderung lambat dan bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun. Jari manis dan kelingking adalah jari yang paling sering terpengaruh kondisi ini. Meski demikian, kontraktur Dupuytren dapat memengaruhi jari-jemari mana saja yang dekat dengan benjolan di telapak tangan.

Penyebab benjolan di telapak tangan karena kontraktur Dupuytren

Penyebab dari benjolan di telapak tangan karena kontraktur Dupuytren tidak dapat dipastikan. Namun, ada sejumlah kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini, di antaranya:
  • Laki-laki
  • Berusia antara 40-60 tahun
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit yang sama
  • Merokok dan minum alkohol
  • Pengidap diabetes
  • Kejang, misalnya seperti pada pengidap epilepsi.
Sementara itu, cedera tangan, terlalu banyak bekerja dengan menggunakan tangan, dan melakukan pekerjaan atau gerakan yang sama berulang-ulang, tidak akan menyebabkan penyakit kontraktur Dupuytren.Meregangkan jari-jari dengan paksa tidak direkomendasikan karena alih-alih menyembuhkan, tindakan ini malah bisa mempercepat pembengkokan menjadi semakin parah.

Fase kontraktur Dupuytren

Fase paling parah dari kontraktur Dupuytren adalah jari menjadi bengkok dan kaku sehingga sulit diluruskan. Setidaknya ada tiga fase yang terjadi sebelum jari tidak bisa berfungsi dengan baik.

1. Nodul

Gejala pertama kontraktur Dupuytren ditandai dengan benjolan di telapak tangan yang terasa lembut (nodul).Benjolan di bawah kulit ini adalah jaringan ikat fasia palmaris yang mengalami penebalan. Benjolan dapat terasa sakit pada awalnya, sebelum rasa tidak nyamannya berkurang dan menghilang.

2. Kabel

Seiring berjalannya waktu, nodul akan mengalami penebalan dan membentuk “kabel” jaringan yang kian mengeras (pita fibrosa). Kondisi ini akan menyebabkan jari mulai menekuk ke arah telapak tangan dan kehilangan fleksibilitasnya.

3. Kontraktur

Fase kontraktur adalah yang paling parah dalam penyakit ini. Jari-jemari Anda mungkin akan sangat sulit atau bahkan mustahil untuk diluruskan.Individu yang sudah memasuki fase kontraktur dapat kesulitan dalam melakukan tindakan sederhana, seperti berjabat tangan, menulis, memungut, memasang sarung tangan, hingga menggenggam sesuatu.

Mengobati kontraktur Dupuytren

Tidak ada obat untuk menyembuhkan benjolan di telapak tangan akibat kontraktur Dupuytren. Meski penyakit ini dapat bertahan seumur hidup, Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya.Kontraktur Dupuytren tidak membahayakan atau mengancam nyawa. Orang yang memiliki benjolan di telapak tangan tetap dapat melakukan aktivitas tanpa perawatan khusus.Terdapat beberapa perawatan yang dapat mengatasi gejala-gejala kontraktur Dupuytren. Anda mungkin akan memerlukan perawatan jika:
  • Benjolan terasa sakit dan semakin terasa mengganggu aktivitas seiring waktu.
  • Jari mulai menekuk dan sulit diluruskan sehingga mempersulit kegiatan sehari-hari.
Dokter dapat memberikan perawatan yang tepat secara nonbedah atau lewat pembedahan.

Tindakan nonbedah

Tindakan nonbedah untuk mengobati benjolan di telapak tangan akibat kontraktur Dupuytren dapat dilakukan melalui prosedur-prosedur berikut.

1. Suntikan steroid

Dokter akan menyuntikkan kortikosteroid pada nodul untuk menghilangkan peradangan dan pembengkakan.Suntikan ini berfungsi menghilangkan rasa sakit akibat benjolan di telapak tangan atau mencegah pembengkokan lebih parah. Namun, jika jari sudah menekuk maka suntikan ini tidak berfungsi untuk meluruskan jari.

2. Suntikan enzim

Suntikan enzim diberikan saat jari telah menekuk. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan pemberian suntikan kolagenase untuk melenturkan pita fibrosa yang kencang.

3. Tusuk jarum aponeurotomi

Prosedur ini merupakan tindakan perawatan dengan menusukkan jarum untuk memutus atau memisahkan kabel-kabel fibrosa. Prosedur ini disebut juga needle fasciotomy.Perawatan ini akan membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Meski demikian, tidak semua kontraktur dapat ditangani dengan metode ini.

Tindakan bedah

Tindakan bedah untuk mengobati benjolan di telapak tangan akibat kontraktur Dupuytren dapat dilakukan lewat prosedur-prosedur berikut.

1. Fasciotomy

Fasciotomy adalah prosedur untuk memisahkan pita jaringan ligamen sehingga jari dapat bergerak bebas. Diperlukan sayatan kecil di telapak tangan dekat jari yang terdampak. Selama penyembuhan, Anda harus memakai belat jari (finger splint).

2. Fasiektomi palmar subtotal

Fasiektomi palmar subtotal merupakan prosedur pengangkatan jaringan dan kabel sebanyak mungkin agar jari dapat diluruskan. Prosedur operasi ini lebih rumit dari fasciotomy dan memerlukan lebih banyak waktu dalam pelaksanaan serta pemulihannya.Perawatan benjolan di telapak tangan akibat kontraktur Dupuytren mungkin memerlukan kombinasi beberapa metode.Beberapa perawatan dapat meringankan gejala atau mengembalikan kondisi jari, tapi perlu diingat kondisi kontraktur Dupuytren mungkin bisa muncul kembali.Konsultasikan dengan dokter ortopedi untuk memilih jenis perawatan yang tepat sesuai kondisi dan perkembangan penyakit.Jika Anda memiliki pertanyaan tentang benjolan di telapak tangan, jangan ragu untuk tanyakan langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
penyakit tanganpenyakit sendi
Web MD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/dupuytrens-disease-topic-overview#2
Diakses 6 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/dupuytrens-contracture
Diakses 6 Oktober 2020
UOFM Health. https://www.uofmhealth.org/health-library/abp3208
Diakses 6 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait