logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Benjolan di Daun Telinga, Apakah Berbahaya?

open-summary

Pernahkah meraba daun telinga dan merasakan benjolan? Sekilas terasa seperti jerawat, benjolan di daun telinga adalah kista atau earlobe cyst. Warna dari benjolan ini bisa berbeda pada setiap orang, namun cenderung kemerahan.


close-summary

19 Sep 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Benjolan di daun telinga dapat hilang dengan sendirinya

Benjolan di daun telinga bukanlah hal yang mengkhawatirkan

Table of Content

  • Penyebab munculnya benjolan di daun telinga
  • Faktor risiko munculnya benjolan di daun telinga
  • Cara penanganan benjolan di daun telinga
  • Bisakah benjolan di daun telinga dipecahkan sendiri?

Pernahkah meraba daun telinga dan merasakan benjolan? Sekilas terasa seperti jerawat, benjolan di daun telinga adalah kista atau earlobe cyst. Warna dari benjolan ini bisa berbeda pada setiap orang, namun cenderung kemerahan.

Advertisement

Beberapa jenis kista di daun telinga ini tidak memerlukan perawatan. Namun jika menimbulkan rasa nyeri dan tak kunjung hilang, konsultasikan pada dokter.

Penyebab munculnya benjolan di daun telinga

Benjolan di daun telinga berukuran kecil, namun harus diperhatikan betul apakah ada perubahan ukuran dari waktu ke waktu. Sebagian besar benjolan di daun telinga adalah kista yang tidak ganas dan tidak menimbulkan masalah apapun. Isi dari benjolan ini adalah cairan, udara, atau substansi lainnya.

Hanya saja, terkadang seseorang bisa merasa kurang nyaman ketika beraktivitas. Contohnya saat memakai headphone dan bergesekan dengan benjolan ini. Selain di daun telinga, benjolan serupa juga bisa muncul di bagian dalam telinga, belakang telinga, dan juga kulit kepala.

Penyebab munculnya benjolan di daun telinga adalah ketika sel epidermis kulit masuk ke dalam kulit dan terakumulasi. Sel-sel ini kemudian membentuk dinding kista dan menghasilkan keratin yang membuat benjolan terisi.

Kista seperti benjolan di daun telinga ini bisa merupakan faktor keturunan, atau muncul begitu saja tanpa sebab. Tak hanya itu, kelenjar minyak dan folikel rambut yang rusak bisa juga menjadi penyebab munculnya benjolan di daun telinga.

Baca Juga

  • 9 Cara Mengatasi Rabun Jauh alias Mata Minus di Rumah
  • Penyakit CIPA, Saat Seseorang Tak Merasakan Nyeri Atau Berkeringat
  • Penderita Hipoglikemia, Ini Cara Menaikkan Gula Darah Rendah Lewat Makanan

Faktor risiko munculnya benjolan di daun telinga

Meskipun sebagian besar benjolan di daun telinga tidak menimbulkan masalah apapun, beberapa orang memiliki faktor risiko lebih besar mengalaminya, di antaranya:

  • Menderita sindrom langka atau kelainan genetik
  • Sudah melewati fase pubertas
  • Laki-laki dewasa lebih rentan memiliki benjolan di daun telinga
  • Bermasalah dengan jerawat atau kulit rentan memiliki benjolan berisi cairan
  • Luka kulit sehingga sel bereaksi dengan cara abnormal dan menimbulkan benjolan

Benjolan di daun telinga akan menghilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun pada beberapa kasus, benjolan ini bisa membesar dan menimbulkan rasa nyeri. Apabila ini yang terjadi, segera cari bantuan medis.

Tak hanya itu, jangan sepelekan apabila benjolan di daun telinga menyebabkan gangguan pendengaran. Ketika benjolan di daun telinga mengalami perubahan warna, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter untuk tahu penanganan yang tepat.

Cara penanganan benjolan di daun telinga

Apabila dirasa mengganggu, orang yang memiliki benjolan di daun telinga bisa meminta dokter untuk mengangkatnya. Ini bergantung pada seberapa parah kondisinya. Terlebih jika benjolan di daun telinga menyebabkan rasa nyeri berkepanjangan, dikhawatirkan terjadi infeksi.

Dokter akan mengangkat benjolan di daun telinga lewat prosedur operasi dengan bius lokal. Kemudian, dilakukan insisi, mengambil kista, dan dijahit kembali.

Opsi lain adalah melakukan insisi kecil di kista dan mengeluarkan substansi di dalam benjolan. Prosedur ini lebih cepat dan sederhana, namun kemungkinan munculnya kembali benjolan lebih besar.

Setelah prosedur rampung, dokter bisa merekomendasikan antibiotik untuk mencegah infeksi. Selain itu, dokter juga bisa memberikan steroid ke kista untuk mereduksi inflamasi.

Bisakah benjolan di daun telinga dipecahkan sendiri?

Meski ingin melakukannya, sebaiknya jangan memecahkan sendiri atau berusaha mengeluarkan substansi dari benjolan di daun telinga di rumah. Hal ini bisa menyebabkan luka permanen hingga infeksi.

Namun, tak masalah memberikan kompres hangat di benjolan untuk mengurangi rasa tidak nyaman. Selama tidak menimbulkan gejala seperti nyeri atau infeksi, benjolan di daun telinga tak perlu dipermasalahkan. Sebagian besar benjolan semacam ini bisa hilang dengan sendirinya.

Advertisement

penyakitkistakista epidermoid

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved