Benarkah Wanita Kurus Susah Hamil? Ini Penjelasannya

Berat badan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi memengaruhi kemampuan untuk hamil.
Susah hamil bisa disebabkan oleh berat badan

Mempersiapkan kehamilan bukanlah perkara yang mudah. Banyak wanita yang tidak kunjung hamil meski sudah melakukan berbagai cara.

Namun, tahukah Anda bahwa berat badan juga memengaruhi hal tersebut? Bahkan, ada anggapan bahwa wanita kurus lebih susah hamil.

Benarkah wanita kurus susah hamil?

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang kurus membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil, ketimbang wanita yang memiliki berat badan normal.

Jika Anda memiliki badan yang kurus dengan angka indeks massa tubuh hanya 18,5 atau di bawahnya, terdapat kemungkinan Anda akan susah hamil. Kekurangan berat badan bisa menyebabkan tubuh berhenti memproduksi estrogen.

Kondisi ini dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur, yang mengakibatkan Anda tidak bisa melepaskan sel telur untuk dibuahi pada setiap siklus. Hal ini lebih mungkin terjadi pada wanita yang kurus karena kurang makan, terlalu banyak berolahraga, atau mungkin merupakan tanda-tanda gangguan makan.

Untuk mempersiapkan kehamilan, tubuh pun harus mampu menopang janin yang nantinya akan berkembang di dalam rahim. Bila wanita memiliki tubuh yang terlalu kurus, maka dikhawatirkan tidak bisa melakukan hal ini.

Berat badan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi sebetulnya sama-sama memengaruhi kemampuan untuk hamil. Kegemukan atau obesitas juga dapat memengaruhi kesuburan dengan mencegah ovulasi. Ketika indung telur menghasilkan estrogen, sel-sel lemak turut menghasilkan estrogen.

Terlalu banyak estrogen dapat membuat tubuh bereaksi seolah-olah Anda menggunakan kontrasepsi hormonal atau sudah hamil. Hal ini dapat mencegah Anda memiliki siklus menstruasi yang teratur dan tak terjadi pelepasan sel telur.

Bukan hanya membuat wanita sulit hamil, kelebihan dan kekurangan berat badan juga dapat menyebabkan masalah selama kehamilan. Oleh sebab itu, memiliki berat badan yang normal dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil dan mengandung janin yang sehat.

Pada umumnya, wanita memiliki peluang kehamilan yang lebih besar jika memiliki BMI 20-25. Apabila Anda kurus dan perlu menaikkan berat badan sebelum hamil, maka lakukanlah secara bertahap. Selain itu, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi pada dokter mengenai cara menambah berat badan dengan aman.

Cara menaikkan berat badan untuk persiapan kehamilan

Selain dapat meningkatkan peluang untuk hamil, memiliki berat badan yang normal juga dapat mengurangi risiko bayi lahir dengan berat rendah atau prematur. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menaikkan berat badan menjadi ideal:

  • Mengonsumsi lebih banyak kalori

Salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk menambah berat badan, yaitu mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibakar oleh tubuh. Ketika Anda menginginkan berat badan bertambah secara perlahan dan teratur, Anda membutuhkan 300-500 kalori ekstra.

Sementara, jika berat badan ingin bertambah dengan cepat, maka Anda membutuhkan 700-1.000 kalori lebih banyak. Anda dapat mencoba mengonsumsi makanan berkalori tinggi yang sehat, seperti alpukat, polong-polongan, dan lainnya.

  • Mengonsumsi banyak protein

Protein adalah nutrisi penting untuk menaikkan berat badan. Makanan berprotein tinggi yang dapat Anda konsumsi, yaitu daging, ikan, telur, produk olahan susu, dan kacang-kacangan.

Ketika Anda mencoba menaikkan berat badan, konsumsi 1,5-2,2 gram protein per kilogram berat badan untuk meraih hasil yang diinginkan.

  • Makan tiga kali sehari

Makanlah sebanyak tiga kali sehari, dan tambah asupan dengan camilan padat energi untuk meningkatkan kemungkinan berat badan Anda naik dengan cepat.

Konsumsi banyak protein, karbohidrat, dan lemak setiap kali Anda makan sehingga berat badan dapat meningkat.

  • Tidak minum sebelum makan

Hindari minum sebelum makan karena ini dapat membuat perut Anda penuh sehingga membuat tubuh lebih sulit untuk mendapat kalori yang cukup.

  • Tidur dengan cukup

Mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas juga penting untuk menambah berat badan Anda dengan baik. Selain itu, hal ini juga bagus untuk pertumbuhan otot.

  • Tidak merokok

Perokok cenderung memiliki berat badan yang kurus daripada bukan perokok. Dengan berhenti merokok, ada kemungkinan berat badan menjadi bertambah.

Sebelum menjalani berbagai cara menaikkan berat badan untuk mempersiapkan kehamilan ini, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Selain itu, penting juga untuk mengonsumsi suplemen asam folat setiap harinya saat Anda merencanakan kehamilan.

Womens Health. https://www.womenshealth.gov/healthy-weight/weight-fertility-and-pregnancy
Diakses pada 15 November 2019

Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/x554802/will-being-underweight-affect-my-ability-to-get-pregnant
Diakses pada 15 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-to-gain-weight#section10
Diakses pada 15 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed