Benarkah Tumor Jinak di Telinga Termasuk Salah Satu Efek Radiasi HP?

Radiasi hp dapat menganggu pendengaran dan memicu munculnya neuroma akustik atau tumor di telinga
Tumor jinak di telinga bisa jadi salah satu efek radiasi hp yang perlu diwaspadai

Penggunaan handphone telah menjangkau segala usia, termasuk lansia. Perangkat yang mulai digunakan secara masif pada akhir tahun 90-an ini, menjadikan lansia sebagai salah satu kelompok usia yang sudah lama terpapar benda elektronik ini.

Telepon genggam yang Anda gunakan, akan mengeluarkan suatu energi yang dinamakan gelombang radiofrekuensi. Gelombang inilah yang telah menjadi banyak perbincangan, dapat menimbulkan efek radiasi HP.

Gelombang radiofrekuensi bisa meningkatkan risiko terjadinya tumor di otak serta area lain di sekitar leher dan kepala, termasuk telinga. Tumor jinak di telinga (neuroma akustik), merupakan kondisi yang kerap dikaitkan dengan bahaya radiasi HP.

Neuroma akustik, salah satu bahaya radiasi HP yang perlu diwaspadai

Bahaya radiasi HP memang menjadi ancaman kesehatan yang perlu lebih diperhatikan, terutama di masa serba digital saat ini. Salah satu ancaman kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan telepon genggam adalah neuroma akustik.

Neuroma akustik merupakan tumor jinak yang terbentuk di saraf penghubung telinga dalam dan otak. Cabang saraf ini berlokasi di dekat area kepala dan berfungsi untuk mengatur keseimbangan serta pendengaran. Lokasi ini memang berdekatan dengan posisi ponsel biasanya digunakan.

Sebuah penelitian menyebutkan, semakin sering Anda menggunakan telepon genggam, risiko mengalami radiasi HP seperti neuroma akustik pun semakin tinggi. Durasi penggunaan telepon genggam juga berkaitan dengan besarnya tumor yang terbentuk.

Meskipun begitu, masih diperlukan lebih banyak penelitian tambahan mengenai keterkaitan ini.

[[artikel-terkait]]

Bagaimana efek radiasi HP terhadap tubuh? 

Gelombang radiofrekuensi pada telepon genggam datang dari antena yang terdapat di dalamnya. Gelombang ini paling kuat saat terpancar dari antena di HP dan akan terus melemah ketika gelombang tersebut sudah bergerak menjauhi ponsel.

Saat membicarakan masalah antena, mungkin Anda terbayang bentuk panjang yang menjulang pada ujung telepon genggam model lama. Perlu diketahui, antena juga terdapat pada smartphone yang banyak digunakan saat ini. Namun, letak serta bentuknya sudah disesuaikan, menjadi bagian dari dalam telepon genggam.

Semakin dekat posisi antena ke kepala, semakin tinggi juga paparan gelombang yang akan diterima. Jaringan tubuh yang paling dekat dengan HP saat digunakan, akan menyerap lebih banyak energi dari gelombang tersebut, dibandingkan dengan jaringan di lokasi lain.

Akibatnya, area kepala, leher, dan sekitarnya, bisa dibilang cukup rentan terkena efek radiasi dari HP.

Faktor yang memengaruhi efek radiasi HP pada tubuh

Tidak semua pengguna ponsel akan terpapar gelombang radiofrekuensi dalam jumlah yang sama. Ada hal-hal yang bisa memengaruhi kondisi ini, seperti:

  • Jumlah waktu yang dihabiskan seseorang dalam menggunakan telepon genggam.
  • Jarak dan jalur yang dilalui hingga mencapai menara pancar sinyal telepon genggam terdekat. Semakin dekat jaraknya, maka gelombang yang keluar akan semakin sedikit.
  • Jumlah telepon genggam di sekitar Anda. Semakin banyak jumlahnya,energi yang dibutuhkan untuk mendapatkan sinyal yang bagus pun akan semakin bertambah. Sehingga, gelombang yang keluar akan semakin kuat.
  • Jenis telepon genggam yang digunakan. Pada jenis yang berbeda, jumlah energi yang dibutuhkan serta gelombang yang dipancarkan pun akan berbeda.

Penggunaan telepon genggam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk oleh lansia. Namun, bahaya radiasi HP yang mengincar juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Oleh sebab itu mulai sekarang, cobalah untuk mengurangi penggunaan telepon genggam. Anda juga bisa mulai menggunakan earphone, headset atau alat bantu lainnya yang bisa menjauhkan telepon genggam dari tubuh. 

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3907669/
Diakses pada 8 Juli 2019

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/cancer-causes/radiation-exposure/cellular-phones.html
Diakses pada 8 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acoustic-neuroma/symptoms-causes/syc-20356127
Diakses pada 8 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed