Benarkah Susu Peninggi Badan Efektif Meninggikan Badan? Ini Faktanya

Susu peninggi badan bisa memengaruhi postur tubuh untuk mencapai potensi terbaiknya
Susu peninggi badan dipercaya mampu meninggikan badan

Minum susu kerap diasosiasikan sebagai salah satu cara meninggikan badan. Bahkan, sudah banyak terdapat iklan susu peninggi badan yang diklaim bisa membantu Anda mencapai tinggi yang ideal. Namun, benarkah minum susu merupakan cara efektif dalam meninggikan badan?

Perlu diketahui bahwa faktor terbesar yang memengaruhi tinggi badan Anda adalah gen (60-80 persen). Jadi jika orangtua Anda memiliki tinggi menjulang, kemungkinan besar Anda akan memiliki postur yang sama, begitu pula sebaliknya.

Faktor nutrisi, seperti meminum susu peninggi badan, juga dapat memengaruhi postur Anda dengan persentase 20-40 persen saja. Namun dengan memaksimalkan faktor nutrisi ini, tinggi badan Anda dapat mencapai potensi terbaiknya.

Benarkah susu peninggi badan efektif meninggikan badan?

Susu peninggi badan yang beredar di pasaran pada dasarnya merupakan susu sapi. Susu ini memang kaya akan nutrisi (termasuk vitamin, mineral, protein, lemak sehat, dan antioksidan yang berguna bagi kesehatan.

Kandungan spesifik susu peninggi badan berbeda-beda, tergantung komposisi lain yang ditambahkan pada susu dan cara pengolahannya. Namun, 1 gelas susu sapi (244 gram) pada umumnya memiliki kandungan sebagai berikut:

  • 146 kalori
  • 8 gram protein
  • 8 gram lemak
  • 28% kebutuhan harian kalsium
  • 24% kebutuhan harian vitamin D
  • 26% kebutuhan harian riboflavin (B2)
  • 18% kebutuhan harian vitamin B12
  • 10% kebutuhan harian potassium
  • 22% kebutuhan harian fosfor
  • 13% kebutuhan harian selenium

Pertanyaannya kemudian, benarkah nutrisi dalam susu peninggi badan ini efektif meninggikan badan? Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Bristol, Inggris, mengonsumsi susu sapi memang dapat membuat tulang kaki tumbuh lebih panjang.

Fakta ini berkaitan dengan kandungan protein yang terdapat di dalam susu sapi. Susu sapi merupakan sumber protein yang komplet karena mengandung semua (sembilan) asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh secara optimal.

Terdapat dua jenis protein yang paling banyak ditemukan pada susu sapi, yakni casein (80 persen) dan whey protein (20 persen). Keduanya merupakan protein kualitas tinggi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk mengoptimalkan pertumbuhan tulang.

Susu peninggi badan yang terbuat dari susu sapi bukan hanya meningkatkan pertumbuhan tulang, namun juga menguatkannya. Hal ini berkaitan dengan kandungan kalsium, fosfor, dan potasium yang memang berfungsi menguatkan dan menyehatkan tulang.

Tak kurang dari 99 persen kandungan susu disimpan di tulang dan gigi sehingga efek susu sapi ini dapat langsung Anda rasakan. Rajin minum susu semasa muda juga dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit tulang seperti osteoporosis di masa tua.

Apakah ada cara lain meninggikan badan selain minum susu peninggi badan?

Tidak dipungkiri bahwa ada orang yang memiliki intoleransi terhadap protein sehingga tidak dapat mengonsumsi susu peninggi badan yang terbuat dari susu sapi ini. Jika Anda salah satunya, jangan kecewa karena minum susu peninggi badan hanyalah salah satu alternatif untuk meninggikan badan.

Pada dasarnya, cara mengoptimalkan pertumbuhan, termasuk memastikan tulang tumbuh dengan normal, antara lain:

  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang kaya akan protein: selain pada susu peninggi badan, protein juga bisa didapat dari telur, unggas (ayam atau burung), daging, susu kedelai (atau olahan kedelai lain seperti tahu dan tempe), serta tanaman polong-polongan.

  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung vitamin D dan kalsium: misalnya bayam, keju, yogurt, ikan sarden, salmon, hati sapi, kuning telur, atau makanan terfortifikasi (oatmeal dan sereal).

  • Tidak merokok: menerapkan pola hidup sehat juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan badan.

Tidak ada olahraga yang dapat meninggikan badan secara signifikan, sekalipun Anda mungkin pernah mendengar klaim olahraga tertentu, seperti berenang. Namun olahraga dapat mengoptimalkan hormon pertumbuhan.  Meski demikian, Anda tetap dapat berolahraga secara rutin untuk meningkatkan massa tulang agar lebih padat dan tidak rawan keropos atau patah.

Sebaliknya, olahraga tertentu seperti angkat berat juga tidak akan menghambat pertumbuhan tulang Anda. Namun, pertumbuhan tinggi badan Anda memang dapat terhambat jika Anda menderita cedera akibat olahraga ini, misalnya ketika piringan di antara dua tulang belakang terjepit dan berkembang menjadi hernia.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/increasing-height
Diakses pada 20 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/milk-benefits
Diakses pada 20 Oktober 2019

Pub Med. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16684388
Diakses pada 20 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/guide/calcium-vitamin-d-foods
Diakses pada 20 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed