Makan Acar Timun Menyebabkan Hipertensi, Mitos atau Fakta?

(0)
09 Dec 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Acar timun ternyata mengandung kadar sodium yang cukup tinggiAcar timun memang lezat tapi konsumsinya mesti dibatasi
Acar timun dikenal sebagai pelengkap dari banyak jenis makanan, mulai dari nasi goreng hingga burger. Ternyata acar timun ini juga memiliki manfaat bagi kesehatan, asalkan tidak dikonsumsi terlalu banyak karena justru malah akan menaikkan risiko Anda terkena hipertensi.Acar timun dibuat dari timun segar yang direndam dalam air garam. Terkadang, bahan lain juga disertakan dalam larutan itu, misalnya cuka, gula, bawang merah, hingga cabe rawit untuk menambah kaya rasanya.Pada dasarnya, acar timun masih memiliki nutrisi yang sama dengan timun segar (misalnya serat, vitamin, dan mineral), hanya saja acar ini juga mengandung garam yang tinggi sehingga berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

Manfaat acar timun

Mengonsumsi acar timun dipercaya dapat mencegah keram, diabetes, bahkan menurunkan berat badan. Acar timun sendiri banyak dikonsumsi oleh orang yang menjalani diet ketogenik karena kandungan sodium (garam) di dalamnya dapat menyeimbangkan elektrolit tubuh.Timun yang diolah menjadi acar juga mengandung antioksidan karena tidak diolah dengan melibatkan pemanasan. Antioksidan dalam timun terbukti dapat menangkal radikal bebas yang sering dihubungkan sebagai penyebab utama berbagai penyakit kronis, seperti sakit jantung dan kanker.

Acar timun dan hipertensi

Meski memiliki beberapa manfaat, Anda perlu berhati-hati ketika mengonsumsi acar timun karena kandungan utama di dalamnya adalah sodium yang didapat dari garam sebagai pelarut sekaligus pengawet mereka.Dalam 35 gram acar timun saja bisa terdapat 283 mg sodium sehingga tidak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Padahal jumlah konsumsi maksimal garam menurut Kementerian Kesehatan RI adalah 2.000 mg per hari atau sekitar satu sendok teh (5 gram) saja.Garam adalah elektrolit dengan senyama kimia bernama NaCl. Sifat dari NaCl ini adalah menahan lebih banyak air di dalam tubuh. Lama-kelamaan, jumlah cairan di ginjal, pembuluh darah, jantung, hingga otak, akan berlebih.Untuk mengimbangi kondisi tersebut, pembuluh darah akan bekerja ekstra untuk mengalirkan cairan dan jantung juga akan memompa lebih keras, sehingga justru akan membuat tekanan pada pembuluh darah ini meningkat.Kerusakan pada pembuluh darah karena terlalu banyak mengonsumsi garam pada acar timun ini kemudian menjalar pada jantung. Gejala awal adanya penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah adalah ketika Anda akan mengalami rasa sakit pada dada ketika tengah beraktivitas.Kondisi tersebut menandakan jantung tidak mendapat asupan nutrisi dan oksigen yang cukup. Jika gejala tersebut tidak membuat Anda membatasi konsumsi acar timun maupun garam pada umumnya, maka arteri jantung akan makin sempit dan bisa berakhir dengan penyumbatan sehingga Anda mengalami berbagai penyakit jantung, salah satunya serangan jantung.Proses penebalan dinding pembuluh darah maupun kerusakan jantung biasanya berlangsung dalam bertahun-tahun. Jadi jangan heran jika Anda kini gemar mengonsumsi acar timun, tapi merasa tidak mengalami masalah kesehatan apa pun karena efek buruk penumpukkan sodium memang tidak instan.

Tak perlu takut makan acar timun

Anda dikatakan menderita hipertensi ketika tekanan darah (sistolik/diastolik) lebih tinggi dari 130/80 milimeter merkuri (mmHg). Namun, Anda sudah harus waspada ketika tekanan darah Anda berada pada status elevated, yakni dengan sistolik 120-129 mmHg dan diastolik 80 mmHg.Konsumsi garam yang terdapat pada acar timun tentu bukan satu-satunya penyebab Anda mengalami tekanan darah tinggi. Faktor usia, gaya hidup tidak sehat (misalnya sering merokok atau minum alkohol) juga dapat menuntun Anda pada hipertensi sehingga Anda tidak perlu menghindari konsumsi acar timun sama sekali.Meski demikian, Anda memang harus membatasi konsumsi garam, termasuk tidak berlebihan saat makan acar timun, sebagai bentuk pencegahan terhadap naiknya tekanan darah. Jika Anda sudah terlanjur mengidap hipertensi, dokter pasti juga akan menganjurkan Anda untuk mengawasi asupan garam selain memberi obat penurun tekanan darah.
hipertensitekanan darah tinggibuah dan sayuran
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/are-pickles-good-for-you
Diakses pada 7 Desember 2019
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/409857-side-effects-of-eating-too-many-pickles-or-pickle-juice/
Diakses pada 7 Desember 2019
Kemenkes RI. https://www.depkes.go.id/article/view/17103100004/healthy-starting-from-my-food-plate.html
Diakses pada 7 Desember 2019
Blood Pressure Association UK. http://www.bloodpressureuk.org/microsites/salt/Home/Whysaltisbad/Saltseffects
Diakses pada 7 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/150109.php
Diakses pada 7 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait