Benarkah Laser Vagina Dapat Mengencangkan dan Meremajakan Miss V?


Beberapa tahun terakhir, metode laser vagina banyak digunakan untuk mengencangkan dan meremajakan miss V. Padahal, manfaat dari perawatan ini belum terbukti sepenuhnya dan berisiko menimbulkan komplikasi.

(0)
Laser vagina adalah perawatan yang disebut dapat membantu mengatasi gejala menopause dan atrofi vaginaSejumlah penelitian menunjukkan bahwa laser vagina membantu menebalkan lapisan miss V yang rapuh
Kadar estrogen dalam tubuh wanita akan mengalami penurunan seiring bertambahnya usia. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala menopause dan atrofi vagina seperti munculnya rasa terbakar, iritasi, hingga sakit pada organ intim ketika melakukan hubungan seksual. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, sejumlah penyedia layanan kesehatan menawarkan metode perawatan menggunakan laser vagina. Menurut klaim yang berkembang, perawatan laser vagina dapat membantu meningkatkan aliran darah ke vagina sehingga organ intim Anda terasa lebih kencang dan sehat.

Benarkah laser vagina dapat mengencangkan dan meremajakan miss V?

Hingga saat ini, belum ada bukti kuat yang mendukung klaim bahwa perawatan menggunakan laser vagina dapat mengencangkan dan meremajakan miss V. Di sisi lain, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat malah mengeluarkan peringatan mengenai penggunaan metode perawatan ini.Hal ini tidak lepas dari potensi komplikasi yang bisa timbul dari perawatan laser vagina. FDA juga mengatakan bahwa manfaat yang ditawarkan dari metode perawatan ini juga belum terbukti sepenuhnya melalui studi maupun penelitian.

Manfaat metode perawatan laser vagina

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa laser vagina membantu menebalkan lapisan miss V yang rapuh. Selain itu, metode perawatan yang masih terbilang baru ini juga disebut dapat membantu mengatasi vagina yang kering dengan meningkatkan lubrikasi.Pemakaian laser karbon dioksida seperti dalam perawatan ini memang telah digunakan selama bertahun-tahun dalam dunia pengobatan. Laser karbon dioksida sering dipakai untuk mengatasi beberapa masalah kulit, kelainan serviks prakanker, maupun kutil kelamin.The Therapeutics Goods Administration (TGA) Australia menyetujui bahwa terapi laser karbon dioksida membantu mengatasi masalah pada sejumlah jaringan lunak tubuh, namun manfaatnya dalam pengobatan gejala menopause dan atrofi vagina masih dipertanyakan.

Efek samping dari perawatan laser vagina

Sekitar 3 persen wanita yang menggunakan metode perawatan ini mengeluhkan rasa nyeri pada organ intim mereka. Selain itu, beberapa dari mereka diketahui juga mengalami infeksi kandung kemih.Di sisi lain, FDA mengatakan bahwa metode perawatan laser vagina bisa berpotensi memicu sejumlah komplikasi seperti memunculkan jaringan parut, infeksi, nyeri pada vagina, hingga perubahan sensasi seksual.

Cara alami menjaga kesehatan vagina melalui makanan

Mengingat keamanan dan manfaat metode perawatan laser vagina belum terbukti sepenuhnya, ada beberapa cara alami yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan organ intim. Salah satu cara menjaga kesehatan organ intim secara alami adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat bernutrisi.Berikut ini beberapa pilihan makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan vagina Anda secara alami:

1. Kranberi

Kandungan antioksidan dan senyawa asam dalam kranberi dapat membantu melawan infeksi dan bakteri yang menempel di dinding kandung kemih. Menurut studi tertentu, mengonsumsi kranberi juga sangat bermanfaat dalam mencegah infeksi saluran kemih pada wanita.Namun, Anda disarankan untuk tidak menambahkan gula ketika mengonsumsi kranberi dalam bentuk jus karena malah dapat memperburuk keadaan.

2. Kentang

Kentang dapat memberi perlindungan pada vagina
Kaya akan kandungan beta-karoten dan vitamin A, mengonsumsi kentang dapat membantu memperkuat dan memberi perlindungan kepada dinding rahim dan vagina. Selain itu, nutrisi yang ada di dalam kentang juga membantu produksi hormon seks.

3. Probiotik

Biasa ditemukan dalam produk makanan fermentasi seperti yogurt dan kimchi, probiotik dapat membantu menyeimbangkan tingkat pH dalam vagina. Selain itu, bakteri baik yang terkandung dalam probiotik juga membantu mencegah infeksi jamur.

4. Lemak nabati

Dibanding meminum ibuprofen (obat pereda nyeri akibat peradangan), mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak nabati seperti kenari dan biji rami dapat membantu mengatasi nyeri akibat menstruasi. Selain itu, lemak nabati juga membantu meningkatkan sirkulasi darah serta meredakan gejala vagina kering.

5. Apel

Kandungan phytoestrogen phloridzin dan antioksidan yang terdapat dalam apel membantu memperlancar aliran darah ke vagina. Selain itu, kandungan-kandungan tersebut juga bisa membantu meningkatkan fungsi seksual, lubrikasi, dan kemampuan untuk orgasme.

6. Kedelai

Mengonsumsi kedelai sangatlah bermanfaat bagi Anda yang mulai mengalami gejala vagina kering karena penurunan kadar estrogen dalam tubuh. Kemampuan tersebut tak lepas dari fitoestrogen yang terkandung dalam kedelai.Selain membantu mengatasi gejala vagina kering, fitoestrogen dalam kedelai juga bermanfaat untuk kesehatan kulit dan pembuluh darah pada wanita pascamenopause.

7. Alpukat

Kandungan vitamin B-6 dan kalium dalam alpukat dapat membantu meningkatkan lubrikasi dan memperkuat dinding vagina. Selain itu, alpukat juga mengandung lemak sehat yang membantu menambah libido.

8. Sayuran hijau

Mengonsumsi sayuran hijau seperti kangkung dan bayam dapat membantu mencegah gejala vagina kering. Selain itu, sayuran hijau juga secara alami membersihkan, serta memperlancar sirkulasi darah menuju vagina.

Catatan dari SehatQ

Laser vagina adalah perawatan yang disebut dapat membantu mengatasi gejala menopause dan atrofi vagina. Namun, hingga kini belum ada bukti kuat yang menunjukkan manfaat dari metode perawatan ini. Selain itu, keamanan dari laser vagina juga masih dipertanyakan.Sebagai alternatif, Anda dapat menjaga kesehatan vagina menggunakan cara alami. Salah satu cara alami menjaga kesehatan vagina adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat seperti buah dan sayur serta melakukan senam kegel.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait laser vagina dan efek sampingnya terhadap kesehatan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menopausekesehatan wanitaperawatan laserkanker vaginakesehatan vagina
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/food-for-vagina
Diakses pada 30 Oktober 2020
Australian Menopause Society. https://www.menopause.org.au/health-info/fact-sheets/vaginal-laser-therapy
Diakses pada 30 Oktober 2020
Australian Menopause Society. https://www.menopause.org.au/hp/news/1266-update-on-vaginal-laser-therapy
Diakses pada 30 Oktober 2020
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/womens-health/treating-vaginal-problems-with-estrogen-laser-therapies/
Diakses pada 30 Oktober 2020
Breastcancer.org. https://www.breastcancer.org/research-news/fda-issues-warning-on-vagina-laser-tx
Diakses pada 30 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait