Benarkah Kelompok Dewasa Muda Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental?


Dewasa muda merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan secara keseluruhan, bahkan memicu kematian.

(0)
Kesehatan mental seseorang akan diuji ketika memasuki usia dewasa mudaKelompok usia dewasa muda rentan mengalami masalah kesehatan mental
Dewasa muda merupakan salah satu kategori usia yang rentan mengalami masalah kesehatan. Masalah yang dihadapi umumnya mengganggu kesehatan orang-orang pada kelompok usia ini secara mental. Siapa yang masuk dalam kategori usia ini? Lalu, apa saja masalah yang sering dialami? Simak bahasannya di bawah ini.

Siapa saja orang yang masuk kategori dewasa muda?

Dewasa muda adalah fase di mana seorang individu mulai memiliki tanggung jawab terhadap keinginan, sikap dan tindakannya sendiri, serta mulai tidak bergantung pada orang lain. Dalam fase ini, orang-orang akan fokus membangun karir, memperbanyak relasi, hingga membentuk keluarga sendiri.Teori mengenai usia berapa saja yang masuk dalam kategori dewasa muda sangat beragam. Ada yang menyebut bahwa fase ini dimulai saat Anda memasuki usia 18-22 tahun dan akan berakhir pada umur 35-40 tahun. Namun, ada juga yang menyebut bahwa tahapan ini dimulai pada usia 18 tahun dan berakhir di umur 29 tahun.

Masalah-masalah yang sering dihadapi golongan usia dewasa muda

Saat memasuki usia dewasa muda, Anda akan dihadapkan dengan berbagai masalah yang memengaruhi kondisi kesehatan fisik maupun mental. Berikut masalah-masalah yang paling banyak diderita kelompok usia dewasa muda:

1. Kekerasan

Kelompok dewasa muda rentan mengalami pelecehan seksual
Pelecehan seksual rentan dialami perempuan dari kelompok dewasa muda
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kekerasan merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi orang-orang kelompok usia dewasa muda dan remaja. Contoh kekerasan yang kerap terjadi pada kelompok umur ini adalah bullying dan pelecehan seksual.Dampak yang ditimbulkan dari kekerasan di antaranya cedera, masalah kesehatan mental, kehamilan yang tidak diharapkan, gangguan reproduksi, hingga penularan penyakit infeksi menular seksual (IMS). Untuk memulihkan kondisi korban kekerasan, dukungan perawatan perlu dilakukan secara fisik dan psikologis.

2. Depresi

Depresi merupakan salah satu penyebab utama penyakit, kecacatan, dan bunuh diri pada usia remaja dan dewasa muda. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, antara lain kekerasan, kemiskinan, hingga hidup dalam lingkungan yang rentan menyebabkan gangguan kesehatan mental.Deteksi dan penanganan depresi pada kategori usia ini harus dilakukan tepat waktu. Jika tidak, kondisi tersebut bisa merusak kesehatan fisik dan mental, yang tentunya akan berbahaya bagi keselamatan nyawa.

3. Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang

Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang banyak dilakukan kelompok usia remaja serta dewasa muda. Kebiasaan tersebut dapat mengurangi pengendalian diri dan meningkatkan perilaku berisiko seperti seks bebas hingga mengemudi ugal-ugalan.Akibatnya, banyak dari mereka yang kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas, kekerasan, dan kematian. Konsumsi narkoba dan alkohol juga dikaitkan dengan gangguan neurokognitif, yang dapat menyebabkan masalah pada emosi, perilaku, dan kemampuan sosial di kemudian hari.

4. Kecemasan

Kelompok dewasa muda seringkali mengalami kecemasan dan fobia
Serangan panik dialami oleh orang dewasa muda yang memiliki fobia sosial
Selain depresi, kelompok usia dewasa muda juga seringkali mengalami gangguan kecemasan. Kondisi ini termasuk fobia, gangguan panik, kecemasan sosial, gangguan stres pasca trauma (PTSD), dan gangguan obsesif kompulsif (OCD).Penyebabnya sendiri bermacam-macam. Sebagai contoh, PTSD disebabkan oleh peristiwa traumatis, sedangkan fobia dipicu ketakutan ekstrem terhadap orang, tempat, atau kondisi tertentu. Kecemasan membuat orang dewasa muda sering menyendiri, gelisah, emosional, takut, tidak responsif, dan tak terkendali.

5. Gangguan makan

Gangguan makan seperti bulimia, anoreksia, body dysmorphic disorder (BDD) merupakan salah satu masalah yang sering dialami kelompok umur dewasa muda, khususnya wanita. Kondisi ini terjadi karena tekanan sosial yang berasal dari teman sebaya, industri hiburan, hingga standar mengenai berat badan ideal.Tanda-tanda Anda mengalami gangguan ini yaitu berusaha untuk menurunkan berat badan secara drastis, selalu merasa tidak percaya diri, dan takut berat badan bertambah. Jika terus dibiarkan, kondisi tersebut dapat berbahaya bagi nyawa Anda.Apabila Anda mengalami masalah-masalah di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter, psikiater, maupun psikolog. Penanganan sedini mungkin bisa mencegah kondisi yang Anda alami semakin parah.

Catatan dari SehatQ

Dewasa muda adalah salah satu kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental. Kondisi tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda secara keseluruhan, bahkan menyebabkan kematian.Maka dari itu, jika kondisi psikologis Anda terganggu akibat masalah-masalah yang dihadapi, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapat penanganan. Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kesehatan mental pada usia dewasa muda, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.
depresikesehatan mentalgangguan kecemasankekerasan
AMCHP. http://www.amchp.org/AboutAMCHP/Newsletters/Pulse/Archive/2014/JulyAugust2014/Pages/Feature-4.aspx
Diakses pada 19 Maret 2021
Universitas Indonesia Library. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/126729-331.702%20AND%20p%20-%20Perbedaan%20Fokus%20-%20Literatur.pdf
Diakses pada 19 Maret 2021
WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescents-health-risks-and-solutions
Diakses pada 19 Maret 2021
Dual Diagnosis. https://dualdiagnosis.org/mental-health-and-addiction/common-young-adults/
Diakses pada 19 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait