Benarkah Kelelahan Dapat Menyebabkan Mimisan? Ini Penjelasannya

(0)
08 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Mimisan karena kelelahan dapat terjadi secara tidak langsungKelelahan secara tidak langsung dapat menyebabkan mimisan
Mimisan karena kelelahan bisa mengindikasikan banyak hal, mulai dari tubuh yang harus segera diistirahatkan hingga penyakit tertentu yang butuh penanganan. Meski demikian, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengobati mimisan sekaligus mencegahnya datang kembali di kemudian hari.Mimisan alias keluarnya darah dari hidung pada umumnya bukan merupakan kondisi gawat darurat, apalagi jika hanya terjadi sesekali dan secara tiba-tiba. Mimisan disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di dalam hidung yang memang bersifat sangat rapuh dan bisa terluka bahkan hanya karena Anda terlalu sering menghirup udara kering (misalnya di ruangan ber-AC).Meskipun demikian, mimisan karena kelelahan yang terlalu sering terjadi bisa saja mengindikasikan masalah kesehatan yang lebih serius. Dalam kondisi ini, Anda sebaiknya memeriksakan kondisi tersebut ke dokter.

Mengapa kelelahan bisa mengakibatkan mimisan?

Hubungan mimisan dan kelelahan sebetulnya tidak langsung, artinya tubuh yang lelah tidak serta-merta membuat pembuluh darah di hidung Anda mudah pecah.Lebih dari itu, mimisan karena kelelahan mungkin mengindikasikan hal lain, seperti gaya hidup yang kurang sehat, penyakit tertentu, dan konsumsi obat-obatan yang dapat memicu mimisan.Beberapa hal yang dapat mengakibatkan munculnya mimisan karena kelelahan adalah:

1. Menghirup udara kering

Penyebab paling sering dari mimisan karena kelelahan adalah ketika Anda beraktivitas di lingkungan dengan udara yang kering dan panas. Kondisi ini akan membuat membran di dalam hidung menjadi kering, berkerak, dan sensitif sehingga dapat dengan mudah pecah dan mengeluarkan darah.Kemungkinan Anda untuk mimisan sekaligus merasa lelah akan lebih tinggi ketika Anda berada di area yang tinggi, seperti di gunung. Semakin tinggi jarat daratan dari permukaan laut, semakin tipis level oksigen yang akan membuat Anda lebih mudah merasa capek dan kondisi udara juga lebih kering yang lebih rentan melukai membran hidung.

2. Masuk angin

Masuk angin dan badan pegal-pegal kerap tidak terpisahkan. Kadang, mimisan juga bisa hadir bila Anda sering bersin, batuk, dan berusaha mengeluarkan lendiri dari hidung sehingga kulit hidung bagian dalam menjadi iritasi dan mudah terluka.

3. Rhinitis

Mimisan karena kelelahan juga bisa terjadi ketika pembuluh darah di dalam hidung memang pada dasarnya sangat sensitif. Sensitivitas ini bisa diakibatkan oleh rhinitis, baik rhinitis alergi maupun nonalergi.

4. Anemia

Anemia adalah kondisi tubuh yang kekurangan sel darah merah sehingga dapat membuat Anda mudah merasa lelah dan sulit menjalani aktivitas sehari-hari dengan maksimal. Selain mimisan karena kelelahan, gejala lain yang mungkin Anda rasakan adalah munculnya bintik kecil di kulit, terutama di kaki bagian bawah.Jika mimisan sangat sering terjadi dan dibarengi dengan munculnya memar di beberapa titik tubuh, Anda mungkin juga mengalami kelainan penggumpanan darah. Untuk memastikannya, Anda harus memeriksakan kondisi tersebut ke dokter.

5. Kanker

Dalam kasus yang lebih jarang, mimisan karena kelelahan juga bisa terjadi karena Anda sedang mengidap kanker. Namun, rasa lelah yang Anda rasakan bukan sekedar seperti saat selesai berolahraga atau beraktivitas berat, melainkan seperti tubuh yang tidak lagi memiliki energi, bahkan untuk pergi ke kamar mandi.

Cara mengobati mimisan karena kelelahan

Selama mimisan karena kelelahan bukan dilatarbelakangi oleh penyakit serius, Anda cukup melakukan pertolongan pertama sendiri atau meminta bantuan orang terdekat. Meski hidung yang mengeluarkan darah bisa membuat panik, Anda sebaiknya tetap tenang dan lakukan langkah-langkah berikut:
  • Duduk tegak, jangan tiduran. Pastikan kepala Anda diposisikan lebih tinggi dari jantung.
  • Condongkan badan ke depan. Posisi ini akan mencegah darah di hidung untuk masuk ke tenggorokan.
  • Tutup lubang hidung. Sumpal hidung Anda dengan kain kassa atau (bila tidak ada) jari telunjuk maupun jempol selama 5-10 menit . Langkah ini bertujuan memberi tekanan pada dinding hidung sehingga darah akan segera berhenti.
Setelah keluarnya darah mereda, jangan langsung meniup hidung dengan keras karena mimisan bisa berulang. Anda juga dapat menyemprotkan obat yang mengandung dekongestan seperti oxymetazoline di kedua lubang hidung, lalu bernapaslah lewat mulut selama 5-10 menit terlebih dahulu.Bila mimisan karena kelelahan yang Anda alami tidak kunjung berhenti dalam 20 menit dan Anda mulai merasa lemas, segera pergi ke rumah sakit. Dokter akan terlebih dahulu berusaha menghentikan mimisan Anda sebelum memastikan penyebabnya dan memberi perawatan yang sesuai.Untuk mencegah mimisan karena kelelahan kambuh lagi, Anda sebaiknya menghindari faktor pencetusnya. Selalu patuhi saran dokter dan lakukan pola hidup sehat.
mimisan
Healthline. https://www.healthline.com/health/nosebleed
Diakses pada 27 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/can-stress-cause-nosebleeds
Diakses pada 27 Juli 2020
Chemo Care. http://chemocare.com/chemotherapy/side-effects/nosebleeds.aspx
Diakses pada 27 Juli 2020
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13464-nosebleed-epistaxis
Diakses pada 27 Juli 2020
Cancer. https://www.cancer.org/treatment/treatments-and-side-effects/physical-side-effects/fatigue/what-is-cancer-related-fatigue.html
Diakses pada 27 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/nosebleeds-causes-and-treatments
Diakses pada 27 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait