Benarkah Detak Jantung Janin Laki-Laki Lebih Lambat dari Perempuan?

(0)
28 Jan 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Detak jantung janin laki-laki dipercaya lebih lambat dibandingkan janin perempuan.Benarkah detak jantung janin laki-laki lebih lambat dibandingkan perempuan?
Jenis kelamin janin dapat diprediksi saat kehamilan sudah menginjak usia 4 bulan melalui teknologi ultrasonografi (USG). Namun sebagian orangtua percaya bahwa detak jantung dapat menjadi indikasi dari jenis kelamin janin.Klaim ini menyebutkan, detak jantung janin laki-laki dipercaya lebih lambat dibandingkan perempuan. Apakah pernyataan ini hanya sekadar mitos atau memang benar adanya?

Detak jantung janin laki-laki lebih lambat dari perempuan, mitos atau fakta?

Klaim detak jantung janin laki-laki lebih lamban dibandingkan perempuan dianggap sebagai mitos belaka
Detak jantung janin laki-laki dianggap lebih lamban dibandingkan perempuan, benarkah?
Sejak trimester pertama, dokter memang bisa memeriksa detak jantung janin. Karena alasan ini, beberapa ibu mungkin akan bertanya-tanya kepada dokter mengenai detak jantung janin untuk mengetahui jenis kelaminnya.Mereka yang mendukung klaim ini beranggapan, jika detak jantung janin di bawah 140 kali per menit, itu artinya janin berjenis kelamin laki-laki. Jika detak jantungnya di atas 140 kali per menit, maka jenis kelamin janin adalah perempuan.Sayangnya, tidak ada penelitian ilmiah yang dapat mendukung klaim tersebut. Bahkan, beberapa studi sudah mencoba membuktikannya.Misalnya, riset dari tahun 2006 menyatakan bahwa para ahli tidak menemukan korelasi antara detak jantung dengan jenis kelamin.Sejumlah ahli di dalam riset tersebut merekam detak jantung yang tercatat pada 477 sonogram selama trimester pertama. Kemudian, hasil rekaman itu dibandingkan dengan sonogram yang direkam pada trimester kedua.Para ahli tersebut menyimpulkan bahwa detak jantung janin tidak dapat menjadi indikasi dari jenis kelamin mereka.Riset lain juga membuktikan, hasil rekaman detak jantung dari 332 janin perempuan dan 323 janin laki-laki selama trimester pertama tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Cara mengetahui jenis kelamin janin secara akurat

Daripada memercayai hal yang kebenarannya masih dipertanyakan, lebih baik Anda melakukan beberapa cara mengetahui jenis kelamin yang sudah terbukti akurat, di antaranya:
  • USG

USG adalah cara paling umum untuk mengetahui jenis kelamin janin. Sebenarnya, USG dilakukan untuk memastikan perkembangan dan kesehatan janin. Namun pada usia kehamilan 18-22 minggu, dokter kandungan bisa membantu Anda mengetahui jenis kelamin janin lewat USG ini.Selama proses USG, jika dokter melihat adanya tanda ‘hamburger’, maka jenis kelamin janin adalah perempuan. Jika memang janin berjenis kelamin laki-laki, biasanya penis sudah bisa terlihat.
  • Amniosentesis

Amniosentesis adalah salah satu cara paling akurat untuk mengetahui jenis kelamin janin. Namun, prosedur ini jarang dilakukan karena terdapat beberapa risiko yang bisa mengganggu kesehatan bumil dan janin.Selama proses amniosentesis, dokter akan memasukkan jarum secara perlahan melalui perut bumil hingga mencapai kantung ketuban. Dari sana, dokter akan menggunakan bantuan USG untuk memandu jarum untuk menarik cairan ketuban tanpa membahayakan janin.Setelah itu, dokter akan memeriksa air ketuban yang sudah diambil. Perlu diketahui, air ketuban mengandung materi genetik janin sehingga dapat digunakan untuk mengetahui jenis kelaminnya serta mendeteksi adanya penyakit genetik tertentu.
  • Chorionic villus sampling (CVS)

Chorionic villus sampling (CVS) adalah metode yang bisa dilakukan untuk mengetahui jenis kelamin janin, dengan tingkat akurasi hampir mencapai 100 persen.CVS akan mengambil sampel jaringan yang diambil dari plasenta, khususnya jaringan plasenta yang mirip seperti rambut bernama vili.Kemudian, vili akan diperiksa lebih lanjut oleh dokter untuk melihat apakah kromosom bayi adalah XX (perempuan) atau XY (laki-laki).Ibu hamil bisa berkonsultasi dengan dokter terkait pemilihan metode yang paling cocok untuk mengetahui jenis kelamin janinnya.

Catatan dari SehatQ

Klaim bahwa detak jantung janin laki-laki lebih lambat dibandingkan perempuan hanyalah mitos semata. Para ibu yang sedang menanti kelahiran anaknya lebih baik melakukan tes kehamilan seperti USG untuk hasil yang lebih akurat.Jika Anda masih penasaran seputar tes kehamilan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
perkembangan janinkehamilantes kehamilanusg
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322914#can-babies-heart-rates-indicate-their-sex
Diakses pada 13 Januari 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/predicting-the-sex-of-your-baby-facts-and-myths-4580299
Diakses pada 13 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait