Cukur Rambut Bayi Bisa Menebalkan Rambut, Benarkah?


Cukur rambut bayi dipercaya dapat membuat rambut bayi tumbuh lebih tebal. Namun, sebelum memutuskan untuk mencukur rambut bayi, penting bagi Anda untuk mengetahui hal ini terlebih dahulu.

(0)
04 Feb 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cukur rambut bayi tidak terbukti membuat rambut tebalCukur rambut bayi hanya menghilangkan rambut di permukaan kulit kepala
Cukur rambut bayi tidak membuat rambut lebat. Sebab, saat mencukur rambut bayi, hanya bagian di atas kulit kepalanya yang terpotong.Artinya, hanya sel yang mati yang terpotong, bukan yang hidup, yang berada di bawah kulit kepala.Tidak semua bayi dilahirkan dengan rambut yang lebat. Sebagian lainnya mungkin dilahirkan volume rambut yang tipis atau hampir botak.Untuk menyiasati rambut yang tipis ini, tidak sedikit orang tua di Indonesia yang mempercayai bahwa cukur rambut bayi sebagai perawatan bayi baru lahir dapat merangsang pertumbuhan rambutnya maupun mengakali rambut bayi rontok agar lebat. Anggapan ini terus dipertahankan secara turun-temurun di masyarakat, tanpa ada bukti yang sahih akan kebenarannya.Oleh karena itu, mari kita telusuri kebenaran cukur rambut bayi yang dipercaya bisa menebalkan rambut mereka. 

Mitos cukur rambut bayi bisa menebalkan rambut

Cukur rambut bayi tidak membuat rambut bayi tebal dan cepat tumbuh
Sebenarnya, menurut riset yang dipaparkan pada jurnal The BMJ menyatakan, cukur rambut bayi tidak berpengaruh pada laju pertumbuhan ataupun ketebalan rambut.Alasannya adalah rambut tumbuh dari folikel di bawah kulit kepala, sementara mencukur hanya menghilangkan rambut di permukaan kulit.Rambut yang berada di atas kulit kepala ini merupakan sel yang sudah mati. Hal ini tentu tak akan memengaruhi rambut yang tumbuh di folikel. Akan tetapi, ketika rambut yang dicukur tumbuh kembali, memang akan terasa lebih tebal karena ujung rambutnya sama panjang.Selain itu, tekstur rambut bayi juga dipengaruhi oleh faktor genetik sehingga gen dari orangtua memainkan peran dalam ketebalan rambutnya. Ketika lahir, bayi biasanya memiliki rambut yang tipis. Mencukur kepala bayi pun dapat menghilangkan rambut bayi (vellus) hingga mendorong munculnya “rambut dewasa”. Perubahan rambut bayi tersebut biasanya terjadi selama tahun pertamaNamun, meski tidak bercukur, perubahan tersebut bisa terjadi secara alami. Masing-masing helai rambut memiliki dua fase, yaitu fase pertumbuhan dan fase istirahat, yang bisa rontok dan tumbuh dengan sendirinya. 

Tips cukur rambut bayi

Pilih waktu cukur rambut  bayi saat bayi tidur
Sebelum cukur rambut bayi, perhatikan apakah ia memiliki cradle cap (dermatitis seboroik pada bayi) atau tidak. Cukur rambut bayi ketika memiliki cradle cap dapat mengiritasi kulit dan memperburuk kondisinya.Selain itu, Anda juga harus berhati-hati dengan bagian atas kepala bayi yang sangat lunak (fontanel) karena bisa saja terluka oleh alat cukur. Jadi, Anda tak perlu terburu-buru melakukannya. Namun, cukur rambut bayi juga bisa memberi beberapa keuntungan. Beberapa di antaranya seperti membuat Anda lebih cepat mengetahui bila ada masalah pada kulit kepala bayi.Selain itu, ini memudahkan Anda membersihkan kepala bayi, dan membuat bayi merasa lebih nyaman karena mengurangi kegerahan.Oleh sebab itu, jika Anda memutuskan untuk mencukur rambut Buah Hati, berikut cara mencukur rambut bayi yang dapat Anda ikuti:

1. Pilih waktu yang tepat

Cara mencukur rambut bayi yang pertama adalah pilihlah waktu di mana bayi terlihat tenang atau bahagia.Ketika bayi terlelap mungkin dapat menjadi pilihan waktu terbaik karena mereka tak akan banyak bergerak. Selain itu, pastikan juga bayi berada dalam keadaan kenyang agar ia tidak terbangun dan rewel ketika dicukur.

2. Posisikan yang aman dan nyaman

Saat melakukan cara mencukur rambut bayi, posisikan bayi dengan aman dan nyaman agar kepalanya tidak terkilir. Taruhlah handuk kecil sebagai alas di bawah kepalanya. Selanjutnya, angkat kepala bayi sedikit dan cukurlah secara perlahan.

3. Basahi sedikit rambut bayi

Sebelum mencukur, basahi sedikit rambut bayi. Ini akan memudahkan Anda untuk mencukur rambutnya. Usapkan sedikit air secara perlahan pada rambut bayi.

4. Gunting rambut yang panjang terlebih dahulu

Cara mencukur rambut bayi selanjutnya adalah guntinglah rambut bayi Anda yang panjang terlebih dahulu. Lakukanlah dengan hati-hati agar mereka tidak terkejut.

5. Gunakan trimmer rambut bayi

Akan lebih baik jika Anda menghindari pisau cukur biasa karena dikhawatirkan akan melukai kepala bayi.Gunakanlah trimmer rambut yang memang dikhususkan untuk mencukur rambut bayi. Selain itu, alat ini juga merupakan pilihan yang jauh lebih aman.

6. Cukur sisa-sisa rambut

Cukurlah sisa-sisa rambut bayi dengan trimmer rambut. Mulailah dari bagian belakang kepala, Anda dapat mencukur rambutnya dari tengkuk ke atas, kemudian mencukur bagian atas kepala dari depan ke belakang. Jika bayi terbangun, Anda dapat mengalihkan perhatiannya dengan menggunakan mainan bayi. Namun, mencukur bayi ketika mereka bangun harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.Sebab, bayi bisa melakukan gerakan secara tiba-tiba. Jadi, sebaiknya hentikan proses mencukur jika bayi terbangun dan menangis.

7. Mandikan air hangat

Setelah dicukur, mungkin banyak rambut-rambut yang menempel pada tubuh atau pakaian bayi. Oleh sebab itu, mandikan bayi dengan air hangat untuk menghilangkan semua rambut yang menempel.

8. Pijatkan baby oil

Jika sudah mandi, pijatkan sedikit baby oil pada kepala bayi untuk mencegah kulitnya kering dan gatal. Metode ini juga akan membantu menenangkan bayi.

Tips cukur rambut bayi di salon

Beri mainan agar cukur rambut bayi di salon tanpa rewel dan menangis
Bila Anda ragu untuk cukur rambut Si Kecil, Anda bisa membawanya ke salon khusus bayi. Terdapat berbagai salon dengan para tenaga profesional yang biasa mencukur bayi.Rambut mereka pun akan dicukur dengan hati-hati sehingga risiko kepala bayi terluka akan berkurang.Pada umumnya, bayi sudah siap bertemu orang di keramaian pada usia 8 bulan. Namun, bukan tidak mungkin jika Si Kecil ketakutan, baik dengan peralatan cukur maupun dengan orang asing.Untuk itu, kenali tips cukur rambut bayi di salon:
  • Beri contoh ke bayi, seperti mengajaknya saat Anda ke salon untuk menata rambut.
  • Pastikan salon menyediakan mainan, hiburan berguna agar bayi tidak rewel dan bisa teralihkan saat mencukur rambut bayi.
  • Bawakan mainan favoritnya, agar merasa nyaman saat mencukur.
  • Beri pujian, apresiasi maupun hadiah kecil berguna sebagai bentuk pujian karena Si Kecil sudah berani dan tidak rewel.

Catatan dari SehatQ

Cukur rambut bayi sebenarnya tidak menebalkan rambut maupun mempercepat rambut tumbuh. Sebab, yang dicukur adalah bagian rambut yang berada di atas kulit kepala. Artinya, bagian rambut tersebut merupakan sel yang sudah mati.Cara mencukur rambut bayi dimulai dengan memilih waktu yang tepat, terutama saat bayi tidur maupun habis menyusu.Lalu, dilanjutkan dengan mencari posisi yang pas dan membasahi sedikit rambut bayi. Setelah itu, gunting bagian panjang dan diikuti dengan memotong bagian sisa-sisa yang pendek dengan trimmer atau pisau cukur.Jika Anda menemukan masalah terkait rambut bayi, segera hubungi dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Apabila Anda ingin mendapatkan keperluan perawatan rambut bayi, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayi & menyusuibayikesehatan rambutkepala bayipertumbuhan rambut kepala
Momlovesbest. https://momlovesbest.com/shave-baby-hair
Diakses pada 03 Februari 2020
Baby Center. https://www.babycenter.com/404_is-it-true-that-shaving-a-babys-head-or-cutting-his-hair-ver_10303163.bc
Diakses pada 03 Februari 2020
The BMJ. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2151163/
Diakses pada 25 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait