Benarkah Buah Kering Lebih Menyehatkan dari Buah Segar?


Buah kering mengandung lebih banyak serat dibanding buah segar, tapi di sisi lain kandungan gula dan kalorinya juga lebih tinggi. Oleh karena itu, meski bisa memberikan beberapa manfaat, konsumsi buah kering juga perlu dibatasi

(0)
23 Dec 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Buah kering tinggi serat dan kaloriBuah kering mengandung lebih banyak serat
Konsumsi buah kering akhir-akhir ini makin meningkat seiring dengan naiknya tren makanan sehat. Sebab, kudapan manis ini seringkali dijadikan toping untuk menambah rasa pada asupan sehat seperti yogurt dan oatmeal. Lantas, apakah buah kering juga bisa memberikan manfaat untuk kesehatan?Buah kering memang masih bisa memberikan manfaat untuk tubuh. Namun, karena proses pengolahannya, ada beberapa risiko yang mungkin muncul apabila Anda mengonsumsi secara berlebihan.

Buah kering telah melalui proses ini

Buah kering adalah buah yang sudah melalui proses pengeringan melalui penjemuran ataupun metode lain hingga kandungan air di dalam buah tersebut hilang atau berkurang drasits. Setelah dikeringkan, ukuran buah akan menciut.Kismis adalah produk buah kering yang sudah populer. Selain itu, buah lain seperti aprikot, kurma, buah ara, dan buah prune juga kerap diolah dengan cara ini.Proses pengeringan pada buah, juga bisa menjadi salah satu jalan untuk mengawetkannya, karena buah kering tidak mudah busuk meski disimpan di suhu ruangan. Untuk menambah rasa, proses pengeringan buah juga disertai penambahan bahan baku lain seperti gula, dan menjadikannya sebagai manisan buah.

Manfaat mengonsumsi buah kering

Mengonsumsi buah kering bisa menghadirkan manfaat untuk kesehatan, seperti:

1. Memberikan energi untuk gaya hidup aktif

Buah kering mengandung banyak kalori, sehingga baik dikonsumsi orang yang memiliki gaya hidup aktif. Saat mengonsumsi buah kering sebagai sumber energi, tentu Anda tetap perlu memerhatikan total kalori yang masuk ke tubuh.Buah kering baik dijadikan sumber kalori, tapi tetap tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan, apalagi jika buah tersebut mengandung tambahan gula. Untuk Anda yang hobi mengonsumsi buah kering, pastikan menyeimbangkan asupan kalori dengan mengurangi kalori berlebih dari makanan lain yang tidak sehat seperti gorengan atau fastfood.

2. Kaya akan serat dan antioksidan

Buah kering adalah asupan yang tinggi nutrisi. Bahkan, buah kering mengandung serat 3,5 kali lebih banyak dibandingkan dengan buah segar. Tidak hanya itu. Buah kering juga bisa menjadi sumber antioksidan yang baik untuk tubuh. Jenis antioksidan dalam buah kering adalah polifenol, yang secara medis terbukti dapat melancarkan aliran darah, menyehatkan saluran pencernaan dan mengurangi risiko terjadinya penyakit berbahaya.

3. Membantu mengurangi risiko diabetes

Kebanyakan buah kering yang dijual di pasaran sudah mengandung tambahan gula sehingga tidak baik bila dikonsumsi oleh orang dengan riwayat diabetes. Namun, buah kering alami yang tidak mengandung gula tambahan, sebenarnya bisa membantu mengurangi risiko diabetes, terutama kismis. Kismis adalah anggur kering yang secara alami mengandung banyak serat, kalium, dan berbagai komponen sehat lainnya. Kismis juga merupakan makanan dengan indeks glikemik sedang. Artinya, buah ini tidak akan langsung meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.Hal ini membuat kismis alami yang tidak ditambahkan gula, dianggap bisa membantu mengurangi risiko seseorang terkena diabetes.Baca Juga: Mengenal Ragam Manfaat Kismis, Si Manis yang Menyehatkan

4. Baik untuk ibu hamil

Buah kering seperti kurma, merupakan sumber serat, kalium, dan zat besi yang sangat baik untuk ibu hamil. Menurut penelitian, mengonsumsi kurma secara teratur beberapa minggu sebelum persalinan juga dapat membantu melancarkan proses melahirkan.Kurma dianggap bisa membantu melebarkan leher rahim menjelang persalinan, sehingga kebutuhan untuk induksi bisa berkurang.

Risiko kesehatan akibat buah kering

Meski buah kering memiliki manfaat untuk kesehatan, bukan berarti Anda bisa mengonsumsinya secara berlebihan. Pasalnya, kadar gula di beberapa kemasan buah kering termasuk tinggi. Oleh karena itu, buah ini tidak disarankan untuk Anda yang sedang membatasi asupan gula karena diet ataupun riwayat diabetes. Konsumsi gula berlebih juga bisa akan meningkatkan risiko munculnya penyakit jantung.Selain gula, risiko gangguan kesehatan pun mungkin muncul akibat tingginya jumlah kalori buah kering jika dibandingkan dengan buah segar. Seperti yang diketahui, kelebihan kalori dapat berujung pada kenaikan berat badan.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang manfaat buah kering serta risikonya bagi kesehatan tubuh, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan tidak sehatbuah dan sayuran
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/eating-dried-fruit-linked-to-better-overall-diet-and-health
Diakses pada 8 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/dried-fruit-good-or-bad
Diakses pada 8 Desember 2020
WebMD. https://www.webmd.com/diet/dried-fruit-is-it-good-for-you#1
Diakses pada 8 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait