logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Benarkah Beras Jasmine Lebih Sehat daripada Beras Putih?

open-summary

Beras jasmine memiliki aroma unik mirip bunga melati dengan tekstur yang lebih pulen dan lengket. Sedangkan kandungan nutrisi beras melati hampir sama dengan beras putih.


close-summary

13 Okt 2021

| Annisa Nur Indah

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Beras jasmine memiliki aroma unik mirip bunga melati dengan tekstur yang lebih pulen dan lengket

Beras jasmine sebenarnya memiliki kandungan nutrisi yang sama seperti beras putih umumnya

Table of Content

  • Mengenal beras jasmine
  • Kandungan nutrisi beras melati vs beras putih
  • Mana yang lebih sehat, beras jasmine atau beras putih?

Sebagai makanan pokok orang Indonesia dan jutaan orang lain di seluruh dunia, beras memiliki berbagai macam jenis. Berasal dari varietas dengan kandungan nutrisi yang berbeda, jenis beras sangat beragam. Salah satu jenisnya adalah beras jasmine atau beras melati. Lantas, apa bedanya dengan beras putih yang biasa kita makan?

Advertisement

Mengenal beras jasmine

Beras jasmine atau beras melati adalah jenis beras yang berasal dari Thailand. Masyarakat setempat menyebutnya dengan Thai Hom Mali Rice. Varietas ini ditemukan oleh petani lokal pada tahun 1945 dan telah dikembangkan sebagai varietas unggul. 

Salah satu ciri khas yang paling mencolok pada beras melati adalah wangi nasi matang yang menyerupai wangi bunga melati. Hal ini karena terdapat gen aromatik amino aldehida pada beras tersebut. Ditambah lagi, tekstur yang lembut dan halus saat dimasak menjadi keunggulan lain beras jasmine.

Ada dua jenis beras jasmine, yaitu warna putih dan cokelat. Orang lebih sering menggunakan beras melati putih. Beras melati cocok untuk masakan Asia, misalnya disajikan bersama tumis sayuran, maupun dibuat menjadi bubur dan puding beras.

Dalam 100 gram beras melati putih, mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 129
  • Lemak: 0,46 g
  • Karbohidrat: 27,86 g
  • Serat: 0,7 g
  • Gula: 0 gram
  • Protein: 2,86 g

Kandungan nutrisi beras melati vs beras putih

Beras melati dan beras putih berasal dari tanaman yang sama yaitu Oryza sativa. Beras melati bentuknya lebih panjang dan tipis daripada kebanyakan jenis beras lainnya. Saat dimasak, tekstur beras jasmine lebih lembut dan menggumpal. 

Sedangkan, nasi putih yang biasa kita makan mengacu pada proses pengolahan beras. Produsen biasanya sudah menghilangkan lapisan dedak luar dan sekam pada semua jenis beras putih. Proses ini menghasilkan nasi yang lebih manis dan lembut, yang disebut sebagai nasi putih.

Beras melati dan beras putih memiliki kandungan yang hampir sama. Dalam 100 gram nasi putih mengandung:

  • Kalori: 114
  • Lemak: 0 g
  • Karbohidrat: 25,71 g
  • Serat: 0,7 g
  • Gula: 0 gram
  • Protein: 2,86 g

Karena tekstur yang empuk dan sedikit lengket saat dimasak, beras melati dianggap memiliki kualitas yang lebih baik. Selain itu, wangi yang dihasilkan juga menjadi pilihan banyak orang. Sementara nasi putih biasa tidak memiliki bau yang khas saat dimasak, teksturnya lebih ringan, dan bertepung.

Nasi putih memiliki rasa hambar dan sedikit manis. Namun, nasi melati, kata sebagian orang, terdapat sedikit rasa pedas, dan terasa seperti tanaman. 

Aroma nasi dapat memengaruhi persepsi orang tentang rasanya. Di sebagian besar hidangan, faktor utama yang menentukan rasa adalah bagaimana seseorang membumbui nasinya.

Baca Juga

  • Cara Mengobati Flu pada Bayi dengan Bawang Merah, Mitos atau Fakta?
  • 9 Manfaat Tanaman Krokot bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya
  • 16 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Menyehatkan

Mana yang lebih sehat, beras jasmine atau beras putih?

Baik nasi putih dan nasi melati berasal dari beras yang telah diolah, bagian yang berserat dan bergizi telah dihilangkan. Hal ini membuat nutrisi kedua jenis beras hampir sama. 

Karena kurangnya kandungan serat dan protein, tubuh akan lebih mudah mencerna kedua jenis beras ini sehingga meningkatkan kadar gula darah lebih tinggi.

Itulah kenapa banyak penderita diabetes yang mengganti beras putih ke beras merah. Ditambah lagi beras melati merah juga mengandung serat yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula dan meminimalkan akumulasi gula darah dalam aliran darah.

Beras merah juga mengandung fitonutrien, seperti flavonoid, antosianin, dan fenolat. Senyawa ini memiliki berbagai manfaat yang dapat mendukung jantung dan sistem kekebalan tubuh.

Jadi, bisa dikatakan bahwa nasi melati merah lebih sehat daripada nasi melati putih atau nasi putih biasa. 

Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang kandungan beras jasmine tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

makanan sehatkarbohidrateat cleannutrisi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 24 Jam

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved