Belum Kantongi Izin di indonesia, Apa Sebenarnya Bank Sperma?

Bank sperma merupakan wadah bagi orang yang menyumbang dan mendonorkan sperma
Ada syarat khusus menjadi pendonor di bank sperma

Meski konsep ini masih asing di Indonesia karena tidak diperbolehkan, bank sperma adalah hal yang biasa negara-negara lain penjuru dunia. Bank sperma mewadahi donasi sperma lewat prosedur dan persyaratan ketat. Di beberapa negara, bank sperma bahkan bisa diakses setiap hari dan buka selama 24 jam.

Sebelum seseorang dinyatakan memenuhi syarat untuk menyumbang sperma, perlu ada proses seleksi. Tak hanya persyaratan fisik, namun juga ada komitmen waktu yang harus dipenuhi. Persyaratan ini bisa berbeda antara satu bank sperma dan lainnya.

Apa syarat menjadi donor sperma?

Bank sperma ada sebagai wadah bagi orang yang menyumbang dan mendonorkan sperma. Biasanya, permintaan datang dari individu atau pasangan yang ingin memiliki keturunan.

Bisnis ini tidak main-main. Skalanya sangat besar, katakanlah satu vial (tabung kecil) sperma bisa dijual seharga 1.000 dolar. Meski demikian, tidak sembarang orang bisa mengantongi izin sebagai donor sperma.

Persyaratan untuk mendapatkan izin sebagai donor sperma hanya bisa diperoleh lewat seleksi ketat. Sebut saja dua bank sperma terbesar, California Cryobank dan Fairfax Cryobank hanya akan menerima 1 dari 100 pendaftar donor sperma.

Apa saja syarat umum menjadi donor sperma?

  • Tinggi badan minimal 170 cm
  • Usia antara 20-39 tahun
  • Memberikan informasi riwayat medis dari kedua sisi orangtua biologis
  • Tidak mengidap penyakit kronis
  • Bersedia berkomitmen sebagai donor selama periode tertentu

Selain beberapa persyaratan administratif itu, tentu ada persyaratan kesehatan seperti jumlah sperma harus sangat tinggi. Artinya, seorang donor perlu absen berhubungan seksual setidaknya selama 3 hari sebelum periode donasi.

Umumnya, donor sperma diminta memproduksi spesimen berkualitas tinggi 1-2 kali dalam sepekan. Artinya, kesempatan untuk berhubungan seksual bagi orang yang sudah berkomitmen sebagai donor akan sangat berkurang.

Proses tes menjadi donor sperma pun tidak singkat. Akan ada banyak tes dengan berbagai bentuk. Bank sperma juga dapat meminta foto masa kecil dan dewasa, meminta calon donor menulis esai atau wawancara yang bisa dibagikan kepada calon pembeli sperma.

Tak kalah penting, pihak bank sperma juga tidak akan mencairkan pembayaran sampai spesimen sperma dicek 6 bulan kemudian. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit seperti HIV dan lainnya. Ketentuan ini dikeluarkan oleh the Food and Drug Administration Amerika Serikat.

Mengapa bank sperma menuntut komitmen?

Menjadi donor sperma berarti harus memiliki komitmen yang tinggi. Bukan sekadar hobi, donasi sperma harus dilakukan sesuai permintaan bank sperma. Artinya, tempat tinggal pendonor juga sebaiknya dekat dengan salah satu cabang bank sperma.

Selama proses seleksi donor, bank sperma menghabiskan dana setidaknya 2000 dolar. Itu sebabnya pihak bank sperma akan meminta perjanjian bahwa donasi akan dilakukan setidaknya dalam jangka waktu 6-12 bulan.

Umumnya, pihak bank sperma akan menyediakan ruangan khusus untuk proses donasi sperma. Pendonor akan diberikan stimulus seksual untuk membantu mencapai ejakulasi. Pihak donor juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Siapa yang mengakses bank sperma?

Orang yang bisa mengakses bank sperma juga akan menjalani tes dan harus menyiapkan dana tidak sedikit. Kompensasi untuk pembelian sperma bervariasi pada tiap bank sperma, namun rata-rata 1 vial sperma dijual seharga 500-900 dolar.

Jika bank sperma juga menjual vial sperma untuk bayi tabung, harganya bisa lebih murah mengingat tingkat kesuksesannya lebih rendah.

Biasanya, bank sperma dengan banyak cabang memiliki peraturan bahwa seorang pendonor tidak boleh menjadi “ayah” lebih dari 25-30 unit keluarga. Meski demikian, ada kemungkinan keluarga penerima donor memiliki 2-3 anak tanpa mendaftarkan kelahiran anak mereka.

Lebih jauh lagi, pihak bank sperma akan memberi hak bagi pendonor dikenal sebagai anonim. Pilihan lainnya adalah hanya akan bertemu dengan “anak” mereka setelah usianya menginjak 18 tahun.

Belakangan, ada tren bahwa pendonor sperma ingin diidentifikasi mengingat hak anak untuk tahu siapa orangtua genetik mereka. Belum lagi, tes genetik untuk mengetahui “ayah biologis” di negara-negara maju sudah menjadi hal lazim dan bisa diakses dengan harga terjangkau.

Adakah bank sperma di Indonesia?

Donor sperma adalah hal yang tidak diperbolehkan di Indonesia, sehingga tidak ada bank sperma di sini. Menurut Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 serta PP tentang Kesehatan Reproduksi Nomor 41 Tahun 2014, inseminasi maupun bayi tabung hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri resmi.

Menurut hukum yang berlaku di Indonesia, tidak boleh ada penerima donor sperma dari orang selain suaminya sendiri. Namun di luar negeri, bank sperma sudah menjadi bisnis yang menggurita dan bisa diakses siapapun asal memenuhi syarat.

New York Times. https://www.nytimes.com/2016/11/08/health/sperm-donor-facts.html
Diakses 25 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/sperm-donation/about/pac-20395032
Diakses 25 Februari 2020

The Guardian. https://www.theguardian.com/society/2012/nov/02/worlds-biggest-sperm-bank-denmark
Diakses 25 Februari 2020

IHR. http://www.ihr.com/infertility/provider/spermbank.html
Diakses 25 Februari 2020

Artikel Terkait