Ciri Infeksi pada Luka Caesar bagian Dalam, Ibu Wajib Tahu (Plus Mencegahnya!)


Ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam adalah rasa nyeri, gatal, berdarah, dan bernanah. Untuk mengatasi ciri-ciri luka caesar infeksi, Anda harus menjaga kebersihannya dan tidak menggaruknya.

(0)
23 Dec 2019|Azelia Trifiana
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam adalah rasa nyeri, panas, dan gatalCiri infeksi pada luka caesar bagian dalam menunjukkan rasa nyeri, panas, dan gatal
Ciri-ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam harus segera disembuhkan. Hal ini berguna untuk menghindari risiko penyakit lainnya yang membahayakan ibu.Perjuangan ibu yang mengandung selama 9 bulan belum berakhir ketika bayi lahir. Selain harus mengurus si Kecil, ibu juga harus menjaga agar luka bekas jahitan operasi caesar tidak terinfeksi.Lantas, berapa lama luka bekas operasi caesar sembuh? Normalnya, bekas luka akan pulih saat setelah 6 minggu usai operasi.Operasi caesar dilakukan untuk bersalin dengan cara membuat sayatan di perut sehingga bayi keluar dari sayatan tersebut.Setelah prosedur ini dilakukan, Anda harus mengamati perubahan tubuh yang ada, salah satunya bila Anda menemui ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam.Luka bekas jahitan sesar mudah terinfeksi jika area kulit sekitarnya terus lembap dan menjadi sarang bakteri.Jika ciri-ciri luka caesar infeksi dibiarkan, bakteri bisa menyebar ke dalam organ perut dan rahim. Lantas, bagaimana cara mengatasi luka bekas jahitan operasi caesar yang telanjur terasa perih dan gatal?

Tanda-tanda luka bekas jahitan sesar bermasalah

Nyeri perut tak tertahankan menunjukkan adanya ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam
Nyeri perut tak tertahankan menunjukkan adanya ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam
Umumnya, operasi yang direncanakan memiliki risiko infeksi luka operasi caesar yang lebih rendah ketimbang operasi caesar darurat.Pasalnya, baik pihak dokter kandungan maupun pasien sama-sama punya waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan.Namun, ada beberapa faktor risiko yang rentan menimbulkan ciri-ciri luka caesar infeksi, seperti:
  • Obesitas
  • Diabetes
  • Pernah menjalani operasi caesar sebelumnya
  • Mengonsumsi obat imunosupresan untuk menekan sistem imun
  • Kebiasaan merokok
  • Alergi terhadap antibiotik penisilin
  • Jahitan caesar terbuka
Lantas, kenapa bekas operasi caesar masih sakit? Luka bekas jahitan operasi caesar mengalami infeksi jika terus-terusan terasa perih dalam beberapa hari setelah persalinan usai. Beberapa ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam di antaranya:
  • Kemerahan pada bekas jahitan
  • Bekas jahitan jahitan caesar mengeras dan bengkak
  • Bekas jahitan caesar terasa nyeri di titik yang spesifik saja, bukan pada seluruh luka
  • Keluar cairan atau nanah dari bekas jahitan
  • Bekas jahitan operasi caesar keluar darah
  • Demam
  • Nyeri perut
  • Keputihan dengan aroma tidak sedap
Sebenarnya, bekas jahitan caesar mengeras adalah pertanda jaringan kulit baru sudah terbentuk. Jaringan yang keras ini disebut juga jaringan parut.Hanya saja, ada pula bekas jahitan caesar mengeras sebagai ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam.Bekas jahitan caesar keluar nanah terjadi akibat adanya infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Kondisi ini umum ditemukan pada ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam, yaitu sebanyak 15-20% ibu.Sebenarnya, bekas jahitan caesar panas juga lumrah terjadi.Mengingat, jaringan juga sedang mengalami proses penyembuhan. Jadi, sensasi ini tidak terhindarkan. Namun, ini juga menunjukkan adanya ciri-ciri luka caesar infeksi.Bila Anda menemui bekas jahitan caesar timbul benjolan, alih-alih ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam, bisa jadi Anda mengalami hernia insisional. Menurut riset terbitan European Journal of Obstetrics, Gynecology, and Reproductive Biology, kondisi ini dialami sebanyak 5,6% ibu yang mengalami operasi caesar.

Kapan harus ke dokter

Setelah Anda menemukan ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam, Anda harus segera ke dokter bila Anda mengalami:
  • Rasa sakit di bagian luka lebih tidak kunjung reda
  • Muncul cairan di sekitar bekas jahitan
  • Perdarahan hebat pada vagina.

Cara mencegah infeksi pada luka bekas jahitan operasi caesar

Pemberian antibiotik oleh dokter sebelum persalinan bantu cegah infeksi pada luka caesar
Pemberian antibiotik oleh dokter sebelum persalinan bantu cegah infeksi pada luka caesar
Bagi ibu hamil yang sudah merencakan operasi C-section, biasanya dokter akan meminta mandi dengan sabun antibakteri khusus sebelum proses persalinan berlangsung.Tak kalah penting, pemberian antibiotik secara berkala sebelum operasi C-section dapat mengurangi risiko infeksi pada rahim.Setiap persiapan sebelum operasi C-section sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya masalah di kemudian hari.Bentuk persiapan ini bisa berbeda antara satu ibu hamil dan lainnya, bergantung pada kondisi kesehatan dan rekam medisnya.Contohnya, ibu hamil yang menderita diabetes dan akan menjalani operasi C-section akan diminta mengendalikan kadar gula darah beberapa hari jelang dan setelah operasi dilakukan.

Cara merawat luka bekas jahitan operasi caesar yang terasa perih

Hindari mengangkat beban berat untuk merawat bekas luka caesar
Hindari mengangkat beban berat untuk merawat bekas luka caesar
 Meskipun termasuk dalam operasi besar, bekas jahitan caesar relatif kecil. Insisi akan dilakukan di bawah garis rambut pusar dengan bentuk horizontal. Ukurannya seukuran kepala bayi, yaitu sekitar 10-15 cm.Setelah persalinan, bekas jahitan yang semula berwarna kemerahan atau keunguan perlahan akan memudar dan menjadi garis tipis.Demi menjaga agar bekas jahitan sesar tidak terinfeksi, berikut ini cara perawatan luka pasca operasi Caesar yang harus diperhatikan:

1. Jaga kebersihannya

Agar tidak muncul ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam, pastikan bekas jahitan caesar tetap tertutup dan bersih hingga seminggu setelah persalinan. Saat mandi, setidaknya selama seminggu pertama jaga agar bekas jahitan tidak terkena air.Di kemudian hari, jangan pula menggosok bekas jahitan caesar dengan handuk.

2. Angin-anginkan agar cepat kering

Paparan udara dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Jadi, risiko mengalami ciri-ciri luka caesar infeksi pun bisa berkurang.Jangan biarkan area luka bekas jahitan operasi caesar dalam keadaan lembap terlalu lama sehingga rasa perih tidak kunjung hilang.Kenakan pakaian yang longgar agar area perut mendapat sirkulasi udara yang baik.

3. Jangan bawa barang berat

Hingga 2 minggu pertama setelah bersalin, salah satu pantangan pasca operasi Caesar yang harus Anda patuhi adalah jangan membawa beban terlalu berat.Sebab, hal ini dapat mengganggu proses penyembuhan.Selain itu, hingga 6 minggu pertama, jangan melakukan aktivitas fisik terlalu berat karena dapat menyebabkan iritasi pada bekas jahitan.

4. Tetap aktif bergerak

Meskipun Anda disarankan untuk menghindari aktivitas fisik terlalu berat, usahakan agar tetap aktif bergerak.Aliran darah yang lancar dapat membantu proses penyembuhan serta mencegah penyumbatan darah.

5. Jangan menggaruk bekas jahitan caesar

Ketika Anda merasakan ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam berupa rasa gatal, hindari menggaruk area luka bekas jahitan operasi caesar Anda.Sebenarnya, bekas jahitan caesar gatal sangat lumrah terjadi. Bahkan, ini adalah tanda bekas jahitan operasi yang sudah mulai pulih.Sebab, pada masa pemulihan luka, saraf di bagian jahitan menjadi terganggu.Apabila terasa gatal, aplikasikan krim pendingin (misalnya jel Aloe vera) di sekitar luka atau kompres dengan es batu yang dibalut dengan handuk selama 5-10 menit. Selain itu, mengonsumsi makanan bernutrisi dapat mempercepat proses penyembuhan.Jika Anda merasa ada ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam, sampaikan pada dokter apa yang dirasakan sedetail mungkin. Dokter dapat mencari tahu penyebab dan cara paling tepat untuk mengatasinya. Jangan biarkan risiko ciri-ciri luka caesar infeksi menghantui pikiran Anda.Ada banyak ibu hamil yang punya memori berkesan setelah melahirkan dengan operasi caesar, dan ini termasuk operasi yang paling aman dan sering dilakukan.

Komplikasi yang ditimbulkan akibat infeksi setelah operasi caesar

Bila ciri infeksi pada luka caesar bagian dalam tidak segera ditangani, bakteri yang ditemukan pada bekas luka caesar akan berpindah ke bagian tubuh atau bahkan darah.Beberapa komplikasi yang bisa muncul adalah:
  • Osteomielitis, infeksi sumsum tulang
  • Bakteremia atau sepsis, bakteri yang menginfeksi darah sehingga menyebabkan infeksi yang berbahaya
  • Endokarditis, radang yang terjadi akibat infeksi pada bagian jantung, seperti selaput, otot, dan katup jantung.

Catatan dari SehatQ

Ciri infeksi pada luka Caesar bagian dalam yang Anda temukan perlu mendapatkan penanganan secepat mungkin.Segera temui dokter untuk mendapatkan pertolongan agar terhindar dari risiko maupun komplikasi lainnya.Bila Anda memiliki pertanyaan seputar tanda-tanda infeksi, Anda bisa konsultasi secara gratis dengan dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
operasi caesarcaesarpenyembuhan lukainfeksi luka pasca operasibekas luka
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/c-section-scars
Diakses 17 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/cesarean/c-section-scar-care/
Diakses 17 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/cesarean/c-section-infections-signs-prevention-and-treatment/
Diakses 17 Desember 2019
European Journal of Obstetrics, Gynecology, and Reproductive Biology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31785469/
Diakses pada 8 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait