Anda bisa memanfaatkan sejumlah bahan alami untuk menghilangkan bisul yang mengganggu.
Beberapa bahan alami dapat menghilangkan bisul yang mengganggu penampilan.

Bisul adalah jenis infeksi kulit yang sering dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa. Pada umumnya, bisul bisa sembuh sendiri. Meski begitu, ada beberapa kasus yang cukup parah dan perlu menggunakan obat atau penanganan dokter untuk menghilangkan bisul.

Mengenali cara menghilangkan bisul yang benar pun diperlukan. Tujuannya untuk meminimalisir risiko kemunculan bekas bisul pada kulit. Sebenarnya tanpa ke dokter, Anda bisa menghilangkan bisul sendiri.

Menghilangkan bisul dengan cara ini bisa cegah bekasnya

Air rebusan jahe dan kunyit bisa dikonsumsi
untuk menghilangkan bisul.

Langkah penanganan bisul yang benar juga bisa dilakukan agar lukanya tidak membekas. Bagaimanakah caranya?

  1. Menempelkan kompres hangat

    Sejak bisul mulai terbentuk, berikan kompres hangat. Tempelkan handuk yang telah dibasahi air hangat di atas bisul selama 20 menit, dan ulangi 3-4 kali dalam sehari. Kompres hangat akan meningkatkan sirkulasi antibodi dan sel darah putih ke area yang terinfeksi, serta menarik nanah untuk mengumpul di permukaan bisul.
  2. Tidak memencetnya

    Sebaiknya jangan memecahkan atau memencet bisul secara paksa ketika puncak benjolan masih terasa agak keras dan kulit sekitarnya memerah. Tunggu hingga bisul matang yang ditandai dengan terkumpulnya nanah di permukaan bisul dan bisul terasa lunak. Dalam perawatan medis, dokter bisa mengeluarkan nanah bisul menggunakan alat steril.
  3. Mengoleskan tea tree oil

    Kandungan antibakteri dan antiseptik pada tea tree oil ampuh untuk mengobati bisul. Campur beberapa tetes minyak tea tree dengan minyak zaitun, lalu oleskan pada bisul dengan menggunakan kapas. Jangan meneteskan tea tree oil langsung pada bisul karena bisa menyebabkan sensasi terbakar.
  4. Mengonsumsi air rebusan kunyit dan jahe

    Kunyit dan jahe merupakan bahal alami bersifat antibakteri dan antiradang yang mampu menyembuhkan bisul. Rebuslah kunyit dan jahe dan minum airnya, yang telah disaring. Selain itu, Anda juga dapat mengoleskan kunyit dan jahe yang telah dihaluskan, pada bisul. Lakukan dua kali sehari.
  5. Mengoleskan minyak neem

    Minyak neem atau daun mimba dikenal sebagai bahan herbal untuk kecantikan. Ternyata, minyak neem juga bisa menghilangkan bisul karena memiliki kandungan antiseptik, antibakteri dan antijamur yang berkhasiat mengobati infeksi kulit.
  6. Menggunakan salep antibiotik

    Anda juga boleh juga menggunakan obat salep antibiotik yang dijual bebas, ke atas luka bekas bisul yang pecah atau kulit yang terasa sakit, untuk mencegah infeksi kembali. Bisul bisa muncul di berbagai area tubuh dan umumnya berupa benjolan bulat dan kemerahan. Seiring berjalannya waktu, benjolan perlahan-lahan membengkak serta mengandung nanah.

Jika bekas bisul terlanjur muncul, gunakan bahan alami ini

Air perasan lemon bisa membantu menghilangkan
bekas bisul.

 

Setelah bisul sembuh, ada kemungkinan timbul bekas luka pada kulit yang terasa sakit. Bekas bisul bisa berupa noda hitam di kulit atau seperti bekas luka. Jika lokasinya di tempat yang mudah terlihat, tentu akan mengganggu penampilan.

Tanpa harus ke dokter, Anda pun bisa mencoba bahan-bahan alami ini, untuk menghilangkan bekas bisul ini di rumah dengan penggunaan gel lidah buaya, lemon, madu, serta vitamin C.

  • Lidah buaya

    Kupas bagian kulit lidah buaya yang berwarna hijau untuk mendapatkan dagingnya yang bening dan bertekstur mirip gel. Oleskan gel tersebut ke atas bekas bisul dengan gerakan memutar sebanyak dua kali sehari. Biarkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hingga bersih.
  • Madu

    Oleskan madu pada bekas bisul, lalu tutupi dengan kain atau perban. Biarkan semalaman dan basuh pada keesokan paginya. Untuk mendapatkan manfaat madu secara maksimal, lakukan langkah ini setiap hari.
  • Minyak kelapa

    Ambil beberapa sendok makan minyak kepala dan hangatkan. Kemudian, oleskan minyak pada bekas bisul dan lakukan pijatan selama 10 menit. Lalu, biarkan minyak kelapa selama maksimal satu jam agar meresap di kulit. Ulangi sebanyak 2-4 kali setiap hari.
  • Lemon

    Oleskan air perasan lemon pada bekas bisul dengan kapas atau cotton bud. Biarkan selama 10 menit sebelum membasuhnya dengan air bersih. Anda bisa melakukannya secara rutin setiap hari. Usahakan melakukannya pada jam yang sama.
  • Cuka apel

    Ambil 2 sendok makan cuka apel dan campurkan dengan 4 sendok makan air sulingan (distilled water). Lalu, gunakan kapas untuk mengoleskan cairan ini ke bekas bisul dan biarkan hingga kering. Biarkan semalaman dan basuh keesokan harinya. Ulangi setiap malam agar hasilnya maksimal.
  • Vitamin C

    Konsumsi suplemen ini dapat membantu dalam mempercepat penyembuhan luka sekaligus regenerasi kulit.

Ingatlah pula untuk mengoleskan tabir surya pada bekas bisul saat beraktivitas di luar ruangan. Jangan sampai paparan sinar ultraviolet dari matahari memperburuk kondisi kulit bekas bisul yang ada pada kulit Anda.

Cara menghilangkan bekas bisul di atas mungkin akan memberikan efek yang berbeda-beda bagi tiap orang. Namun, luka bekas bisul setidaknya bisa disamarkan.

Hati-hati, bisul sering muncul di bokong

Ada jenis bisul yang sering muncul di bokong,
yaitu kista pilodinal.

 

Bokong termasuk bagian tubuh yang bisa rentan terserang bisul. Bisul dan kulit di sekitarnya akan terasa sakit, terutama bila tersentuh. Kemunculan bisul umumnya berlangsung selama dua minggu, sebelum akhirnya pecah dan mengeluarkan nanah.

Bisul yang tumbuh tepat di atas tulang ekor atau belahan bokong, dikenal dengan istilah kista pilonidal. Penyebab munculnya bisul adalah bakteri yang masuk ke dalam folikel rambut yang terbuka atau luka gores pada kulit. Di dalam folikel, bakteri berkoloni dan menyebabkan infeksi.

Kista pilonidal adalah benjolan yang terbentuk akibat tumpukan kotoran dan rambut-rambut di bawah kulit. Bisul biasanya terbentuk di bagian atas belahan bokong, tepat di ujung bawah tulang ekor. Benjolan kista pilonidal timbul akibat tekanan dan gesekan terus-menerus pada area bokong dan tulang ekor.

Kista ini biasa dialami oleh orang yang terlalu sering duduk bersandar dalam posisi cenderung membungkuk. Apalagi jika orang tersebut kegemukan, mudah berkeringat dan kurang menjaga kebersihan tubuhnya.

Bakteri penyebab bisul bisa menyebar ke orang lain melalui kontak langsung antarkulit atau melalui benda yang sudah terkontaminasi. Misalnya, handuk atau seprai. Ada juga bisul yang terjadi karena kulit yang rusak akibat luka gores, atau gesekan dan tekanan terus-menerus di area yang sama. Kasus bisul dari kista pilonidal termasuk salah satu contohnya.

Jenis-jenis bisul lainnya

Selain kista pinodal, beberapa tipe bisul yang lain adalah:

  • Furuncle, yaitu bisul yang muncul dari infeksi di folikel rambut dan disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus
  • Carbuncle, yaitu bisul besar yang melibatkan infeksi di beberapa folikel rambut

Furuncle dan carbuncle bisa sembuh dan kambuh secara berulang-ulang. Kondisi itu disebut furunculosis atau carbunculosis.

 

Catatan dari SehatQ

Meski dikatakan alami, bahan-bahan di atas tetap berisiko menimbulkan reaksi alergi pada kulit Anda. Jika bisul tak kunjung sembuh, atau kulit mengalami reaksi alergi, misalnya gatal-gatal setelah menggunakan bahan-bahan alami untuk mengobati bisul, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter.

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/boils/article.htm
Diakses pada 24 Juni 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321082.php
Diakses pada 24 Juni 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/153174-how-to-remove-scars-left-from-boils/
Diakses pada 24 Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-boils#remedies
Diakses pada 7 Januari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/abscess#2-4
Diakses pada 7 Januari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed