logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Fungsi Laring yang Ternyata Berbeda dengan Tenggorokan

open-summary

Fungsi laring tak hanya untuk memproduksi suara, tapi juga membantu proses menelan dan pernapasan. Jika bagian ini terganggu, dampaknya berbahaya bagi kesehatan.


close-summary

3

(3)

23 Des 2019

| Rieke Saraswati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Fungsi laring salah satunya untuk membantu proses menelan

Laring tak hanya memproduksi suara, tapi juga penting untuk proses menelan dan pernapasan

Table of Content

  • Apa itu laring?
  • Anatomi dan struktur laring
  • Fungsi laring dalam tubuh manusia
  • Gangguan yang memengaruhi fungsi laring

Laring adalah bagian dari tenggorokan yang terletak di bagian belakang tenggorokan, setara dengan jakun. Di dalam laring, terdapat pita suara. Selain untuk memproduksi suara, ada berapa fungsi laring lainnya yang tak kalah penting. Berikut adalah penjelasannya.

Advertisement

Apa itu laring?

Laring atau kotak suara adalah bagian dari saluran pernapasan atas. Ini merupakan tabung fleksibel, yang menjadi tempat udara melewati bagian belakang hidung (faring) dan tenggorokan.

Bagian dari sistem pernapasan manusia ini terbuat dari tulang rawan dan otot yang dilapisi selaput lendir. Selain berada di tengah leher, letak laring di antara tulang leher keempat hingga keeenam.

Mengutip dari Cleveland Clinic, laring juga berisi pita suara yang berperan dalam proses berbicara. Hal ini lah yang membuat laring disebut sebagai kotak suara.

Ada perbedaan antara laring dan faring. Laring adalag ruangan kecil sebelum trakea yang berisi pita suara. Sedangkan faring adalah tenggorokan bagian atas, tempat berkumpulnya udara.

Baca Juga

  • Apa Itu CT Scan dan Bagaimanakah Prosedurnya Dilakukan?
  • Apa itu Katup Jantung dan Fungsinya?
  • Ingin Napas Lebih Efektif? Coba Teknik Pursed Lip Breathing

Anatomi dan struktur laring

Gambar struktur laring
Gambari struktur laring 

Sebelum mengetahui anatomi beserta fungsi laring, berikut adalah penjelasan mengenai struktur pembuat laring, seperti:

  • Tulang rawan, memberikan struktur.
  • Ligamen, menghubungkan tulang rawan dan menempelkan laring.
  • Membran, membantu menyatukan tulang rawan.

Otot, menggerakkan laring saat menelan, membantu pernapasan, dan menghasilkan suara.

Selain itu, laring juga terdiri dari tiga bagian, seperti supralaring, laring, dan juga sublaring. Berikut adalah anatomi laring pada tubuh manusia.

1. Tulang rawan

Ada sekitar 9 struktur tulang rawan pada laring, fungsinya adalah sebagai pemberi struktur. Termasuk salah satunya epiglotis, lapisan kulit yang menutupi pembukaan laring.

Fungsinya adalah mencegah makanan dan partikel lainnya agar tidak masuk ke dalam sistem pernapasan. Lalu, ada juga tulang rawan tiroid yang membungkus bagian depan dan samping laring, sekaligus membentuk jakun.

2 Ligamen dan membran

Ada beberapa struktur pada ligamen dan membran laring, yang meliputi:

  • Ligamen dan membran ekstrinsik, menempel ke bagian atas laring ke tulang hyoid serta bawah trakea.
  • Ligamen dan membran intrinsik, membangun hubungan internal struktur tulang rawan yang membentuk laring.
  • Selaput lendir, membran yang melapisi permukaan bagian dalam laring.

3 Lipatan jaringan lunak

Ini adalah area berongga di dalam laring yang berisi dua jenis lipatan jaringan lunak, seperti:

  • Lipatan vestibular, pita suara palsu yang letaknya berada di atas lipatan vocal dan melindungi laring.
  • Lipatan vokal, pita suara sebenarnya yang menonjol dari dinding bagian dalam.

Fungsi laring dalam tubuh manusia

Terletak di atas leher, fungsi utama laring adalah untuk membantu proses bernapas, bersuara, serta memastikan makanan tidak tersangkut di tenggorokan.

1. Menelan

Laring mempunyai fungsi dalam mengalirkan makanan masuk ke kerongkongan.

Saat menelan makanan, gerakan mundur lidah memaksa epiglotis (kartilago pada laring) untuk menutupi glotis (bagian tengah laring) agar makanan tidak masuk ke paru-paru

Lalu, laring juga akan bergerak ke atas dan ke depan untuk membuka kerongkongan. Dengan ini, makanan bisa lewat dengan lancar, sehingga tidak tersedak.

2. Pernapasan

Proses pernapasan yang disebut respirasi terbagi menjadi dua fase, yaitu inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi adalah proses ketika udara masuk ke paru-paru (menarik napas).

Sedangkan ekspirasi merupakan proses saat udara keluar dari paru-paru (menghembuskan napas).

Dalam penjelasan sebelumnya, selaput dan tulang rawan yang membentuk laring berfungsi untuk melindungi saluran pernapasan Anda.

Saat tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen, pita suara terbuka lebih lebar karena Anda berusaha untuk menghirup udara.

Pada proses pernapasan, sensor laring berfungsi mendeteksi partikel asing, sehingga akan terjadi refleks batuk.

3. Bersuara

Ada dua pasang pita suara pada laring, yaitu struktur membran mukosa. getaran pita suara membuat laring berfungsi untuk berbicara hingga bernyanyi.

Apabila terjadi perubahan kecepatan getaran dan juga ketegangan, nada dari pita suara menjadi bervariasi. Selama proses bersuara, pita suara dan kartilago artenoid akan menutup.

Gangguan yang memengaruhi fungsi laring

Terdapat beberapa kondisi yang bisa memengaruhi kondisi kesehatan laring, di antaranya adalah:

1. Laringitis

Laringitis adalah peradangan pada laring. Kondisi ini bisa terjadi karena penggunaan suara yang berlebihan, iritasi, atau infeksi.

Gejala laringitis yang paling umum adalah suara serak atau melemah, kehilangan suara, tenggorokan kering, sensasi geli pada tenggorokan, dan batuk kering.

Biasanya, gejala bersifat ringan dan bisa sembuh sendiri. Anda hanya perlu mengistirahatkan suara serta minum air cukup. Namun, inflamasi pada fungsi laring juga bisa berlangsung lama hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

2. Croup

Peradangan pada fungsi laring ini biasanya menyerang anak-anak. Gejala yang paling umum adalah batuk yang terdengar seperti suara gonggongan. Umumnya, terjadi pada malam hari.

Penyakit croup bisa pula disertai gejala berupa suara berisik saat bernapas (stridor), serak, ruam, mata merah, serta pembengkakan kelenjar getah bening. Penyebab croup bisa karena infeksi virus atau infeksi bakteri.

Penyakit ini umumnya dapat diatasi dengan istirahat, pemberian cairan, dan paracetamol untuk meredakan nyeri. Jika susah bernapas, dokter mungkin akan meresepkan obat kortikosteroid.

3. Kelumpuhan pita suara

Kelumpuhan pita suara terjadi ketika pita suara tidak dapat bergerak. Penyebabnya adalah kerusakan sara, dan bisa membuat seseorang sulit berbicara.

Orang yang mengalami kelumpuhan pita suara umumnya bersuara serak, volume suara menjadi pelan, sakit pada tenggorokan ketika berbicara, serta mudah tersedak.

Penanganan untuk kelumpuhan pita suara biasanya terapi dan operasi. Dokter akan menentukan langkah pengobatan dengan melihat penyebab, tingkat keparahan gejala, serta durasinya. 

4. Polip dan nodul pita suara

Polip dan nodul pita suara adalah benjolan pada pita suara. Kondisi ini penyebabnya adalah penggunaan suara yang berlebihan (sering berteriak) dan kebiasaan merokok.

Untuk menangani kondisi ini, tindakan pembedahan dapat menjadi pilihan. Sementara nodul pada pita suara anak terkadang bisa diatasi dengan terapi suara. 

5. Kanker laring

Kanker yang memengaruhi fungsi laring ini memiliki dua tipe, yaitu karsinoma sel skuamosa dan karsinoma verucosa. Penyebab kanker laring umumnya adalah kebiasaan merokok.

Gejala kanker laring awalnya berupa suara serak, kemudian diikuti batuk kering atau batuk darah. Lambat-laun, pasien bisa mengalami kesulitan bernapas dan menelan.

Prosedur medis untuk menangani kanker laring adalah dengan radioterapi, kemoterapi, dan operasi.

Tiap organ tubuh memiliki perannya masing-masing, termasuk laring. anda perlu menjaga kesehatannya agar tidak timbul masalah kesehatan yang terkait dengan fungsi laring.

Berhenti merokok, menghindari penggunaan suara secara berlebihan, dan memelihara kebugaran fisik adalah cara yang bisa Anda lakukan agar fungsi laring tetap normal.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai proses pencernaan kimiawi dan mekanik, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

suara seraklaringitiskanker laringpita suaragangguan pita suarasaluran pernapasanfungsi organ

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved