Beberapa Penyebab Gejala Batuk Kering yang Perlu Anda Ketahui

Asma dapat menimbulkan penyebab gejala batuk kering
Gejala batuk kering merupakan refleks untuk mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan.

Gejala batuk kering tentu mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi terkadang batuk yang terlalu keras atau sering membuat tenggorokan terasa sakit.

Batuk merupakan refleks dari saluran napas untuk mengeluarkan benda asing, termasuk dahak atau debu. Batuk kering merupakan batuk yang tidak menghasilkan dahak.

Kondisi yang menyebabkan gejala batuk kering

Gejala batuk kering dapat muncul disebabkan oleh beberapa kondisi sebagai berikut:

1. Asma

Asma adalah penyakit kronis pada saluran napas. Pada kondisi asma, saluran napas seseorang mengalami peradangan. Peradangan ini akan bertambah parah ketika ada yang memicunya.

Ketika terpicu, maka gejala batuk kering atau suara mengi akan muncul dan kemudian disertai sesak napas dan dada yang terasa seperti terjepit.

2. Refluks asam lambung atau Gastroesophageal reflux disease (GERD)

Asam lambung yang naik kembali menuju kerongkongan dapat mengiritasi dinding kerongkongan. Iritasi inilah yang akan menimbulkan gejala batuk kering.

Gejala lain yang dialami ketika seseorang mendertia GERD adalah rasa panas ataupun nyeri di ulu hati. Biasanya gejala-gejala ini timbul setelah makan.

3. Post nasal drip

Post nasal drip merupakan tetesan lendir dari bagian belakang hidung yang dapat menimbulkan gejala batuk kering.

Dalam keadaan normal, lapisan dinding pada hidung, tenggorokan, saluran napas, lambung, hingga usus menghasilkan lendir. Lendir di sini berfungsi sebagai pelembab dan membantu menjebak dan membunuh benda asing seperti bakteri atau virus.

Dalam jumlah yang normal, lendir ini akan bercampur dengan air ludah dan tertelan sehingga kita tidak menyadarinya. Namun, saat terjadi kondisi seperti infeksi atau alergi, lendir yang dihasilkan bertambah dan menyebabkan munculnya gejala batuk kering.

4. Infeksi virus

Infeksi virus merupakan salah satu penyebab flu. Biasanya, gejala akan hilang dalam waktu kurang dari seminggu. Gejala batuk kering sendiri biasanya dapat terjadi setelah infeksi virus selesai dan dapat bertahan hingga dua bulan ke depan.

Jika terjadi, diperlukan kesabaran untuk terlepas dari batuk kering tersebut. Air atau teh hangat dapat membantu meredakan gejala batuk kering Anda.

5. Pertusis

Batuk 100 hari atau pertusis merupakan infeksi yang sebagian besar menyerang anak-anak. Gejala batuk kering ini akan timbul tanpa henti dalam sekali batuk. Imunisasi lengkap merupakan kunci mencegah terjadinya infeksi ini.

6. Penyakit jantung

Penyakit jantung yang kronis bisa membuat paru-paru terisi air akibat gagalnya jantung memompa dengan maksimal. Kondisi ini merangsang saluran napas untuk mengeluarkan air tersebut dengan cara batuk. Biasanya gejala lain yang menyertai adalah mudah lelah yang progresif.

Gejala batuk kering akibat hal lain

Selain kondisi yang telah disebutkan, gejala batuk kering juga dapat muncul akibat dari beberapa efek berikut

1. Asap rokok

Asap rokok yang terhirup dan masuk ke saluran napas akan dianggap sebagai benda asing sehingga akan menimbulkan gejala batuk kering, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan asap rokok.

2. Debu

Debu yang terhirup saat bernapas juga bisa menyebabkan gejala batuk kering. Selain itu, biasanya seseorang yang mengisap debu akan bersin-bersin sebagai respons untuk mengeluarkan debu.

3. Obat darah tinggi

Obat darah tinggi golongan Penyekat ACE memiliki efek samping batuk bagi beberapa orang. Salah satu contoh obat penyekat ACE adalah captopril dan lisinopril. Cek kembali obat darah tinggi Anda jika Anda mengalami gejala batuk kering setelah mengkonsumsi obat darah tinggi.

4. Menggunakan suara berlebihan

Berteriak-teriak atau menyanyi tanpa istirahat dapat menyebabkan tenggorokan kering dan iritasi sehingga menghasilkan gejala batuk kering.

Artikel Terkait

Banner Telemed