Tanpa Aplikasi, Kebiasaan Ini Bisa Buat Wajah Menjadi Cepat Tua

Banyak kebiasaan yang memicu wajah cepat tua, seperti sering menggosok mata dan tidak menggunakan tabir surya yang tepat
Penuaan dini dan wajah cepat tua dapat dicegah, jika area wajah selalu terjaga dari tekanan dan UVB

Tren di era media sosial seperti tak ada habisnya. Saat ini, netizen ramai membagikan foto mereka yang telah di-edit dengan aplikasi yang membuat wajah terlihat jauh lebih tua, sehingga wajah menjadi berkeriput.

Sebenarnya, Anda tak perlu menggunakan aplikasi untuk membuat wajah lebih tua. Banyak kebiasaan kecil yang mungkin sering dilakukan sehari-hari, ternyata membuat kulit Anda, terutama wajah, menjadi lebih cepat tua.

[[artikel-terkait]]

Kebiasaan kecil dan kondisi yang membuat wajah menjadi cepat tua

Beberapa kebiasaan kecil seperti mengerutkan bibir saat menggunakan sedotan, atau sering menggosok mata, menjadi contoh kegiatan yang menimbulkan kerutan di wajah Anda. Kebiasaan tersebut memang terlihat sepele. Namun jika dibiarkan bertahun-tahun, bukan tak mungkin, kulit wajah bisa lebih cepat tua, dibandingkan rekan seusia Anda.

Berikut ini beberapa kebiasaan kecil yang memicu penuaan dini pada wajah Anda.

  • Tidak menggunakan tabir surya yang menangkal UVB

Tabir surya atau sunscreen dapat membantu beberapa masalah kulit, seperti mencegah rasa terbakar pada kulit (sunburn), kanker kulit, serta tentu saja menangkal penuaan dini. Walau begitu, Anda harus jeli dalam membeli tabir surya, karena tak semuanya dapat melindungi kulit dari pernuaan.

Sunscreen yang ideal harus melindungi Anda dari UVA & UVB. Meski keduanya bisa sama-sama merusak kulit, UVA-lah yang menjadi penyebab kulit Anda menjadi cepat tua. Oleh karena itu, pilihlah tabir surya dengan label ‘broad spectrum’, yang berarti dapat menangkal UVA dan UVB.

Anda juga disarankan untuk memilih tabir surya yang memiliki kandungan SPF minimal 30. Aplikasikan tabir surya ini setiap dua jam sekali, termasuk saat Anda lebih banyak berada di dalam ruangan.

  • Berat badan terlalu kurus

Tidak hanya kondisi obesitas yang berefek negatif. Terlalu kurus juga tidak sehat, termasuk membuat kulit Anda menjadi lebih cepat tua. Kekurangan lemak di wajah, memicu kulit kendur pada bagian ini, serta membuat penampilan terlihat lebih tua.

Jika Anda terlalu kurus, diet sehat dan makan yang cukup, menjadi cara untuk mengatasi hal ini. Konsumsilah nutrisi seperti omega-3, yang banyak terkandung di ikan untuk melawan kerutan. Selain itu, Anda juga disarankan untuk rajin mengonsumsi vitamin C, yang dapat meningkatkan produksi kolagen.

  • Sering menggosok mata

Mungkin Anda sering melakukan kebiasaan ini, secara tak disengaja. Sering menggosok mata dapat memicu lingkaran hitam di area tersebut, dan berpengaruh pada penampilan wajah Anda.

Jika Anda tak bisa berhenti melakukan kebiasaan ini, cobalah untuk menjadwalkan pertemuan dengan dokter. Sebab, ada kemungkinan alergi di balik mata gatal, yang mengakibatkan Anda sering menggosok mata.

Bagi Anda yang sering menggunakan kontak lensa, dan mengoleskan kosmetik, lakukan dua hal tersebut dengan lembut. Dengan begitu, Anda dapat mencegah munculnya masalah pigmen di kulit, serta mencegah wajah menjadi lebih cepat tua.

  • Sering mengalami stres

Banyak hal yang memicu kondisi stres pada diri Anda, mulai dari urusan keluarga, hingga drama pekerjaan. Stres yang menganggu Anda tersebut, dapat memicu penuaan dini di kulit.

Saat Anda merasa stres, otak akan melepas hormon kortisol. Hormon ini dapat melemahkan kolagen, sehingga berujung kulit Anda menjadi lebih cepat tua.

Oleh karena itu itu, Anda sebaiknya mengenali faktor yang membuat Anda sering merasa stres, serta mencari tahu langkah untuk menangani kondisi stres tersebut. Tips yang mudah, seperti mendengarkan musik, mengatur napas, serta berolahraga, dapat Anda terapkan.

Apabila stres yang Anda rasakan sangat parah, hingga mengarah pada gejala gangguan stres akut, segera cari pertolongan dari ahli kejiwaan.

  • Mengerutkan bibir saat menggunakan sedotan

Mungkin hal ini belum pernah Anda dengar. Namun, terlalu sering mengerutkan bibir saat memakai sedotan, dapat memicu penuaan kulit menjadi lebih cepat. Kebiasaan tesebut dapat menyebabkan munculnya garis-garis halus atau kerutan di area mulut, sebagai efek jangka panjangnya.

Menghindari penggunaan sedotan menjadi cara terbaik, untuk menurunkan risiko kerutan tersebut. Sebisa mungkin, hindari pula mengerutkan mulut saat berciuman.

  • Tidur menyamping

Anda mungkin baru bisa terlelap saat tidur dengan posisi menyamping. Namun Anda harus tahu, posisi ini memiliki dampak yang buruk bagi kulit wajah.

Posisi tidur menyamping dapat menekan kulit, selama beberapa jam, saat Anda terlelap. Jika berlangsung selama bertahun-tahun, kebiasaan ini akan memicu kerutan dan mengakibatkan penuaan.

Walau setiap posisi tidur memiliki kelebihan dan kekurangan, tidur terlentang menjadi pilihan untuk menghindari penuaan kulit di wajah. Selain itu, tidur terlentang juga memiliki manfaat lain seperti mengurangi tekanan karena sakit kepala, serta melaraskan tulang belakang.

Selain menghindari kegiatan di atas, Anda juga bisa mempraktikkan tips awet muda, untuk mencegah penuaan dini. Berolahraga kardio, mengonsumsi makanan segar, serta melakukan meditasi, dapat Anda terapkan.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/skin-beauty/12-habits-make-you-look-old/
Diakses pada 17 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/sunscreen-guide
Diakses pada 17 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/healthy-sleep/sleeping-on-your-back-how-to#1
Diakses pada 17 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/ways-to-lower-cortisol
Diakses pada 17 Juli 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/does-sunscreen-really-prevent-skin-aging-2223301
Diakses pada 17 Juli 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed